Tim unggulan, Belgia, harus tersingkir lebih cepat di babak grup Piala Dunia 2022. Hal ini membuat sang pelatih, Roberto Martinez, mengambil tanggung jawab.
Pelatih berpaspor Spanyol itu memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih Belgia yang telah diembannya sejak 2016.
Sejak 2016 itu, eks pelatih Wigan Athletic ini pun gagal membawa generasi emas Belgia meraih satu pun gelar, hingga Piala Dunia 2022.
4. Paulo Bento
Pelatih kenamaan asal Portugal, Paulo Bento, juga memutuskan mundur setelah Korea Selatan gagal melangkah jauh di Piala Dunia 2022.
Dibanding tiga pelatih sebelumnya, pencapaian Paulo Bento cukup apik karena membawa Korea Selatan lolos ke babak 16 besar mengungguli Uruguay dan Ghana.
Namun kekalahan 1-4 dari Brasil di babak 16 besar Piala Dunia 2022 membuat Paulo Bento mundur dari jabatannya sebagai pelatih Korea Selatan.
5. Luis Enrique
Pelatih kenamaan lainnya, Luis Enrique juga memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih usai Spanyol tak mampu berbicara banyak di Piala Dunia 2022.
Datang sebagai salah satu kandidat juara, Luis Enrique gagal membawa Spanyol melangkah jauh karena tumbang di babak 16 besar dari Maroko lewat adu penalti.
Kegagalan ini pun menjadi aib bagi eks pelatih Barcelona itu, yang kemudian memutuskan mundur tepat setelah kegagalan Spanyol di Piala Dunia 2022.
6. Tite
Pelatih terakhir yang mengundurkan diri dari jabatannya adalah pelatih Timnas Brasil, yakni Tite. Ia mundur karena tim Samba harus tersingkir lebih cepat.
Brasil yang berstatus unggulan di Piala Dunia 2022 ini harus tersingkir lebih cepat di babak perempat final usai tumbang dari Kroasia lewat adu penalti.