Menilik Metamorfosis Timnas Argentina Sejak Juara Copa America 2021, Kian Hari Kian Kuat

Rully Fauzi

Minggu, 18 Desember 2022 | 21:36 WIB
Menilik Metamorfosis Timnas Argentina Sejak Juara Copa America 2021, Kian Hari Kian Kuat
Para pemain Timnas Argentina merayakan gol ke gawang Kroasia pada laga semifinal Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail, Qatar, Rabu (14/12/2022) dini hari WIB. [Giuseppe CACACE / AFP]

Suara.com - Direngkuh di Brasil pada 2021, gelar juara Copa America ke-15 Timnas Argentina meletakkan dasar bagi perjalanan Tim Tango ke final keenam dalam Piala Dunia.

Pada 11 Juli 2021, Argentina mengalahkan Brasil di Maracana untuk menjuarai Copa America untuk ke-15 kalinya.

Itu adalah hari di mana Albiceleste --julukan Timnas Argentina-- memperbesar peluang menjuarai Piala Dunia 2022 Qatar sampai mencapai final keenamnya dalam turnamen terbesar di planet ini.

Ya, 17 bulan setelah menaklukkan Brasil, Argentina menghidupkan lagi mesinnya dengan tujuan gelar juara dunia yang ketiga yang sekaligus membuat Lionel Messi mendapatkan hadiah terbesar untuk semua yang sudah dia berikan untuk sepak bola.

Mereka konstan memiliki gagasan yang sangat jelas tentang apa yang perlu dilakukan Argentina agar terus maju.

Pelatih Lionel Scaloni menggunakan pendekatan yang sama dalam menciptakan etos tim, meskipun awalnya dinilai kurang berpengalaman, dengan hanya pernah menjadi asisten Jorge Sampaoli di Sevilla dan kemudian tim nasional serta Argentina U-20.

Scaloni mengimbanginya dengan karir bermain yang mengesankan bersama Newell's Old Boys, kemudian Estudiantes, dan lalu Deportivo La Coruna, sebelum bermain di Liga Inggris dan Italia.

Dia juga pernah tujuh kali membela negaranya, salah satunya dalam Piala Dunia Jerman 2006.

"Sejak hari pertama, kami percaya tim nasional adalah milik semua orang,” kata Scaloni yang asal kota Pujato di Argentina timur laut.

baca juga

"Kami telah mengumpulkan tim fantastis yang berjuang demi jersey ini. Itulah pencapaian terbesar kami."

Potret Lionel Scaloni, pelatih Argentina yang berhasil membawa La Albiceleste melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2022, [Twitter.com/Argentina]
Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni [Twitter.com/Argentina]

Menjuarai Copa America sungguh telah meningkatkan kepercayaan diri tim yang membuktikan Albiceleste layak mendapatkan tempat yang lebih.

Tapi dari skuad yang menjuarai Copa America 2021, Argentina harus kehilangan Giovani Lo Celso yang absen karena cedera, selain juga Nico Gonzalez yang juga cedera.

Kesatuan skuad adalah unsur penting dalam kesuksesan tim mana pun, seperti halnya kemampuan para pemain dalam melaksanakan instruksi pelatih dan memahami peran mereka dalam tim.

Dalam kasus Argentina, ada juga kebutuhan untuk membawa suasana positif dan rasa kebersamaan di ruang ganti sampai lapangan.

"Kemenangan terbesar kami adalah semua orang merasa menjadi bagian dari tim, bahkan suporter. Kami akan menikmati momen-momen ini sampai final mulai," kata Scaloni.

Setelah tahun lalu mengangkat trofi Copa America, Albiceleste tak berhenti menang setelah 13 kemenangan dan tiga kali imbang mengikuti itu sebelum digulingkan Arab Saudi dalam fase grup Qatar 2022.

Pemain Argentina merayakan dengan trofi setelah memenangkan pertandingan final turnamen sepak bola Copa America Conmebol 2021 melawan Brasil di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, pada (10/7/2021). [MAURO PIMENTEL / AFP]
Pemain Timnas Argentina merayakan juara Copa America 2021. [MAURO PIMENTEL / AFP]

Solid di belakang dan mematikan di depan, tim asuhan Scaloni mencetak 37 gol dan hanya kebobolan tiga kali. Sebelum ke Qatar, hanya Venezuela, Chile dan Ekuador yang mengoyak gawang mereka.

Statistik itu mencerminkan keunggulan mereka sebelum secara mengejutkan takluk di tangan Arab Saudi sehingga mengakhiri 36 pertandingan tak terkalahkan. Namun, sejak itu, Argentina bangkit untuk menggebuk Meksiko, Polandia, Australia, Belanda dan terakhir Kroasia.

Sejak Lionel Messi muncul, La Albiceleste selalu berusaha membangun tim di bawah fondasi Messi di mana para petarung mengelilinginya demi memberikan segalanya untuk tim nasional dan demi sang supestar.

Pemain nomor 10 itu sudah memenangkan segalanya kecuali Piala Dunia.

Kini berusia 35 tahun, Messi fokus sepenuhnya mengangkat Piala Dunia setelah tahun lalu mendapatkan bekal meyakinkan dari Copa America.

Penyerang Timnas Argentina, Lionel Messi tampil di Piala Dunia 2022. [Paul ELLIS / AFP]
Penyerang Timnas Argentina, Lionel Messi tampil di Piala Dunia 2022. [Paul ELLIS / AFP]

Tak hanya Messi, Argentina juga memiliki pemain-pemain bertipikal petarung seperti Guido Rodriguez, Papu Gomez, Lautaro Martinez, Angel Di Maria, Rodrigo De Paul, Nicolas Otamendi, dan Leandro Paredes.

Setiap dari mereka memahami perannya yang mereka tunaikan dengan sepenuh jiwa.

Hasilnya adalah tim Argentina yang agresif yang tak henti menekan, namun berkomitmen dan percaya diri.

"Jika Messi mengatakan ini pertandingan terakhirnya bersama tim nasional, lalu apa yang lebih baik dari tahap ini, apa pun hasilnya?" kata Scaloni. “Kami berharap bisa memenangkan final ini. Saya harap final ini berakhir dengan hasil terbaik untuknya."

Timnas Argentina kini bersiap meraih gelar juara dunia ketiga mereka setelah edisi 1978 dan 1986 silam. Argentina akan menghadapi Prancis pada partai puncak Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail, Qatar, Minggu (18/12) malam ini pukul 22:00 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru

Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 19:13 WIB

Timnas Argentina Didesak Dilarang Main di Piala Dunia, Sang Presiden Murka

Timnas Argentina Didesak Dilarang Main di Piala Dunia, Sang Presiden Murka

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:10 WIB

Kontroversi Spanduk Malvinas, Argentina Pasrah Disanksi FIFA

Kontroversi Spanduk Malvinas, Argentina Pasrah Disanksi FIFA

Bola | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:40 WIB

Hidup Sejak Piala Dunia Pertama, Nenek Pendukung Argentina Ini Dapat Jersey Lionel Messi

Hidup Sejak Piala Dunia Pertama, Nenek Pendukung Argentina Ini Dapat Jersey Lionel Messi

Video | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:30 WIB

Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi

Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:15 WIB

Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol

Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:11 WIB

Kalem Jelang Lawan Inggris, Lionel Scaloni: Hanya Pertandingan Semifinal Biasa

Kalem Jelang Lawan Inggris, Lionel Scaloni: Hanya Pertandingan Semifinal Biasa

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 17:58 WIB

Julian Alvarez: Inggris Lawan yang Lebih Berat!

Julian Alvarez: Inggris Lawan yang Lebih Berat!

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 08:05 WIB

Lionel Messi Sebut Laga Kontra Inggris di Semifinal Piala Dunia Jadi Momen Spesial

Lionel Messi Sebut Laga Kontra Inggris di Semifinal Piala Dunia Jadi Momen Spesial

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 10:00 WIB

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:16 WIB

Terkini

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:25 WIB

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:10 WIB

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

×