Skandal Korupsi FIFA Dibuka! Kasus Suap Hak Siar ke Pejabat Sepak Bola Amerika Selatan

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 19 Januari 2023 | 11:00 WIB
Skandal Korupsi FIFA Dibuka! Kasus Suap Hak Siar ke Pejabat Sepak Bola Amerika Selatan
Logo FIFA. [OZAN KOSE / AFP]

Suara.com - Skandal korupsi FIFA dibuka di Amerika Selatan. Kasus yang dibuka adalah kasus suap dua mantan eksekutif 21st Century Fox dan perusahaan pemasaran olahraga yang dituduh menyuap pejabat sepak bola Amerika Selatan untuk mendapatkan hak siar.

Jaksa Brooklyn mengatakan kasus ini akan membuka "budaya korupsi" di sana. Kasus mulai diusut pada Selasa kemarin.

Dikutip dari Reuters, mantan eksekutif Fox, Hernan Lopez dan Carlos Martinez, serta Full Play Group SA yang berbasis di Buenos Aires telah mengaku tidak bersalah atas kejahatan termasuk tuduhan penipuan dan konspirasi pencucian uang.

Tuduhan tersebut merupakan bagian dari penyelidikan korupsi yang berlangsung lama seputar FIFA.

"Kasus ini tentang korupsi sepak bola internasional," kata jaksa Victor Zapana kepada para juri dalam pernyataan pembukaan, dengan mengatakan skema yang diduga menyalurkan uang yang bisa digunakan untuk membangun stadion dan mengembangkan liga pemuda dan wanita ke kantong pejabat yang korup.

Seorang pengacara untuk Full Play Group, pengacara Mayling Blanco mengatakan dugaan pembayaran ilegal itu atas permintaan pejabat sepak bola Amerika Selatan. Sehingga ini sifatnya pembayaran, bukan suap.

Sementara itu seorang pengacara Lopez mengatakan kepada juri bahwa kliennya tidak mengetahui suap tersebut dan segera melaporkannya ke Fox setelah mengetahuinya.

"Bukti akan menunjukkan dia tidak punya alasan untuk terlibat dalam kejahatan ini," kata pengacara John Gleeson.

Pengusaha Argentina Alejandro Burzaco akan bersaksi sebagai saksi dari pemerintah.

baca juga

Burzaco mengaku bersalah atas tuduhan kriminal pada tahun 2015 dan mengaku membayar suap lebih dari 160 juta dolar AS. Namun dia belum dijatuhi hukuman.

Jaksa menuduh Lopez dan Martinez merencanakan untuk menyuap pejabat di federasi sepak bola Amerika Selatan CONMEBOL untuk memenangkan hak siar untuk turnamen klub top benua itu, Copa Libertadores.

Mereka juga dituduh menggunakan suap untuk membantu Fox mendapatkan informasi orang dalam tentang penawaran hak siar AS untuk Piala Dunia 2018 dan 2022. Fox membayar 400 juta dolar untuk hak berbahasa Inggris untuk kedua turnamen tersebut pada tahun 2011.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Tantangan yang Akan Dihadapi Timnas Indonesia Jika Piala AFF Masuk Kalender FIFA

3 Tantangan yang Akan Dihadapi Timnas Indonesia Jika Piala AFF Masuk Kalender FIFA

Bola | Kamis, 19 Januari 2023 | 06:35 WIB

3 Keuntungan bagi Timnas Indonesia Jika Piala AFF Masuk Kalender FIFA

3 Keuntungan bagi Timnas Indonesia Jika Piala AFF Masuk Kalender FIFA

Bola | Kamis, 19 Januari 2023 | 06:05 WIB

3 Alasan Timnas Indonesia Bisa Juara Piala AFF 2024 Jika Resmi Masuk Kalender FIFA

3 Alasan Timnas Indonesia Bisa Juara Piala AFF 2024 Jika Resmi Masuk Kalender FIFA

Bola | Rabu, 18 Januari 2023 | 19:17 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik Rp 85 T di 2027 Meski TKD Dipotong

Purbaya Klaim Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik Rp 85 T di 2027 Meski TKD Dipotong

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:41 WIB

Razia Moral Selamatkan Keluarga, Puluhan Kaum LGBT Ditangkap di Turki

Razia Moral Selamatkan Keluarga, Puluhan Kaum LGBT Ditangkap di Turki

News | Senin, 14 September 2026 | 14:41 WIB

Wajah Kusam Cocok Pakai Sunscreen Apa? Begini Cara Memilih dan Rekomendasinya

Wajah Kusam Cocok Pakai Sunscreen Apa? Begini Cara Memilih dan Rekomendasinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

Bukan Overload, PenyebabTenggelamnya KMP Virgo 8 Transport Tunggu KNKT

Bukan Overload, PenyebabTenggelamnya KMP Virgo 8 Transport Tunggu KNKT

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

Lokasi Pasar Murah di Lima Titik Wilayah Kampar dan Pekanbaru

Lokasi Pasar Murah di Lima Titik Wilayah Kampar dan Pekanbaru

Riau | Senin, 14 September 2026 | 14:34 WIB

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

News | Senin, 14 September 2026 | 14:33 WIB

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

×