3 Faktor yang Bikin Liga Indonesia Sulit Jadi yang Terbaik di ASEAN

Reky Kalumata

Selasa, 07 Maret 2023 | 05:05 WIB
3 Faktor yang Bikin Liga Indonesia Sulit Jadi yang Terbaik di ASEAN
ilustrasi Sepak Bola. (freepik.com)

Suara.com - Ketum PSSI, Erick Thohir, bertekad membawa Liga Indonesia menjadi kompetisi terbaik di Asia Tenggara (ASEAN). Ia ingin mengalahkan Thailand dan Vietnam.

Saat ini, Liga Thailand masih menjadi yang terbaik di Asia Tenggara berdasarkan ranking dan penilaian kompetisi dari Konfederasi Sepak bola Asia (AFC).

Tentu tidak akan mudah bagi Indonesia bisa mengalahkan Thailand. Namun, Erick Thohir yang pernah menjadi Presiden Inter Milan optimistis bisa mewujudkannya.

Kendati punya keyakinan besar dan kini punya “power” luas untuk mengatur sepak bola Indonesia, ada beberapa faktor yang bikin Liga Indonesia sulit jadi yang terbaik di ASEAN.

1. Gaji Tidak Lancar

Masalah tunggakan gaji ini sudah menjadi isu lama di sepak bola Indonesia, bahkan tidak sedikit kasus yang akhirnya menjadi besar.

Gaji yang tidak lancar seolah menjadi perwujudan dari buruknya manajemen klub-klub di Indonesia dan belum majunya industri sepak bola Tanah Air.

Kondisi ini tentu sangat berbeda jauh dengan sepak bola di Thailand atau Vietnam yang sangat jarang diterpa isu penunggakan gaji.

2. Match Fixing

baca juga

Pengaturan skor atau match fixing juga sudah menjadi isu yang terkuak lama di sepak bola Indonesia. Bahkan pemberantasan mafia bola ini selalu dilontarkan oleh para calon Ketua Umum PSSI dari masa ke masa.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kredibilitas para pemangku kepentingan di sepak bola Indonesia dan manajemen klub belum bisa dipercaya sepenuhnya agar terhindar dari mafia bola.

Maraknya match fixing ini juga menunjukkan bahwa kualitas sepak bola Indonesia akan sulit berkembang dibanding negara ASEAN lainnya.

3. Liga yang Kurang Teratur

Liga menjadi salah satu aspek penting dalam kemajuan sepak bola nasional, karena dengan adanya liga yang baik, jelas dan teratur bisa menjadi tempat untuk para pemain mengasah kemampuannya.

Akan tetapi liga di Indonesia saat ini masih kurang teratur. Misalnya dari segi jadwal yang tidak ada kepastian waktu mulai dan kapan selesainya, hingga kasus diberhentikannya liga 2 & liga 3.

(Kontributor: Aditia Rizki)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Liga 1: Madura United Tunjuk Rakhmad Basuki Gantikan Fabio Lefundes

BRI Liga 1: Madura United Tunjuk Rakhmad Basuki Gantikan Fabio Lefundes

Bola | Selasa, 07 Maret 2023 | 00:02 WIB

Jamu Madura United di Jatidiri, PSIS Semarang Siap Bangkit Akhiri Puasa Kemenangan

Jamu Madura United di Jatidiri, PSIS Semarang Siap Bangkit Akhiri Puasa Kemenangan

Bola | Senin, 06 Maret 2023 | 23:15 WIB

Bali United Tanpa Eber Bessa dan Brwa Nouri, Irsyad Maulana Tak Ingin Remehkan Lawan

Bali United Tanpa Eber Bessa dan Brwa Nouri, Irsyad Maulana Tak Ingin Remehkan Lawan

Bola | Senin, 06 Maret 2023 | 23:12 WIB

Terkini

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

×