Profil CONIFA, Tandingan FIFA yang Bisa Jadi Alternatif Indonesia Andai PSSI Dibekukan

Arief Apriadi | Suara.com

Jum'at, 31 Maret 2023 | 09:29 WIB
Profil CONIFA, Tandingan FIFA yang Bisa Jadi Alternatif Indonesia Andai PSSI Dibekukan
Logo CONIFA [Facebook/Confederation of Independent Football Associations]

Suara.com - PSSI terancam kena sanksi berat setelah dipastikan gagal menyelenggarakan Piala Dunia U-20 2023. Confederation of Independent Football Associations (CONIFA) bisa jadi alternatif Indonesia andai keluar dari keanggotaan atau dibekukan FIFA.

Potensi Indonesia keluar dari FIFA ini muncul setelah federasi sepak bola internasional itu mencabut status RI sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 pada Rabu (29/3/2023).

Selain dipastikan batal menggelar Piala Dunia U-20, berbagai sanksi juga dikabarkan berpotensi dijatuhkan kepada Indonesia dalam hal ini PSSI selaku federasi sepak bola nasional.

Laman resmi FIFA yang melansir pencabutan status Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala U20. [FIFA]
Laman resmi FIFA yang melansir pencabutan status Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala U20. [FIFA]

Sanksi dari FIFA sendiri bukan hal baru buat Indonesia, pasalnya pada 2015 lalu FIFA pernah membekukan keanggotaan Indonesia karena masalah dualisme.

Jika Indonesia kembali mendapat sanksi pembekuan dari FIFA, CONIFA bisa menjadi labuhan baru Indonesia andai ingin tetap bisa berkompetisi di level internasional.

Konfederasi yang didirikan pada 15 Agustus 2013 ini memiliki anggota-anggota dari negara yang belum diakui, minoritas, masyarakat tanpa negara, dan wilayah serta negara mikro yang tak berafiliasi dengan FIFA.

Para pemain Timnas Indonesia U-20 menangis setelah tahu Piala Dunia U-20 2023 batal digelar di Indonesia. [PSSI]
Para pemain Timnas Indonesia U-20 menangis setelah tahu Piala Dunia U-20 2023 batal digelar di Indonesia. [PSSI]

Tujuan didirikannya CONIFA adalah untuk memberikan kesempatan bagi tim sepak bola yang tak diakui FIFA dan kelompok-kelompok yang tersingkirkan dari negara asalnya.

Dalam situs resminya, CONIFA menyatakan bahwa mereka mengusung sejumlah nilai dan tujuan yang ingin diwujudkan di atas lapangan.

Salah satu misi penting dari kehadiran CONIFA ialah keinginan untuk menjembatani dunia dan menyatukan orang-orang di seluruh dunia.

Namun demikian, CONIFA juga tak melarang anggota-anggotanya untuk menentukan keberpihakannya secara politik. Yang jelas, CONIFA menegaskan bahwa mereka bersikap netral sepenuhnya secara politik.

Sebagian besar pemain yang menjadi anggota CONIFA biasanya tidak memiliki kesempatan untuk bermain secara reguler di ajang internasional.

Biasanya, mereka dianggap tidak memiliki kelayakan atau validitas untuk bermain di bawah tim nasional yang menjadi anggota FIFA. Saat ini, seluruh orang yang terlibat bersama CONIFA bekerja secara suka rela.

Termasuk presiden CONIFA, semuanya tak mendapatkan gaji sepeser pun. Sumber pendanaannya juga sepenuhnya berasal dari pihak sponsor, dukungan publik, hingga donasi.

Dalam situs resminya, CONIFA mengklaim mewakili lebih dari 700 juta penduduk dunia. Sebanyak 54 entitas anggotanya datang dari enam benua.

CONIFA memiliki anggota yang beragam, mulai dari timnas seperti Rohingya (yang beranggotakan para pelarian etnis muslim dari Rakhine State, Myanmar), Abkhazia dan Artsakh (Nagorno-Karabakh) di Kaukasia Selatan yang kurang mendapat pengakuan, suku-suku Romani (atau kerap disebut Gipsi) yang tersebar di berbagai negara Eropa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ronaldo Kirim Karangan Bunga ke PSSI usai Piala Dunia U-20 2023 Batal di Indonesia

Ronaldo Kirim Karangan Bunga ke PSSI usai Piala Dunia U-20 2023 Batal di Indonesia

Bola | Jum'at, 31 Maret 2023 | 08:47 WIB

Shin Tae-yong Hengkang usai Piala Dunia U-20 2023 Batal di Indonesia? Begini Katanya

Shin Tae-yong Hengkang usai Piala Dunia U-20 2023 Batal di Indonesia? Begini Katanya

Bola | Jum'at, 31 Maret 2023 | 08:07 WIB

Ini Rencana Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia pasca Batal Gelar Piala Dunia U-20 2023

Ini Rencana Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia pasca Batal Gelar Piala Dunia U-20 2023

Bola | Jum'at, 31 Maret 2023 | 07:50 WIB

Presiden FIFA: Argentina Pantas Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

Presiden FIFA: Argentina Pantas Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

Bola | Jum'at, 31 Maret 2023 | 07:33 WIB

Piala Dunia U-20 2023 Batal Digelar di Indonesia, Begini Komentar Ridwan Kamil

Piala Dunia U-20 2023 Batal Digelar di Indonesia, Begini Komentar Ridwan Kamil

Bola | Jum'at, 31 Maret 2023 | 00:20 WIB

Indonesia Batal Gelar Piala Dunia U-20 2023, Plt Menpora: Kita Harus Segera Lupakan Kesedihan dan Kekecewaan

Indonesia Batal Gelar Piala Dunia U-20 2023, Plt Menpora: Kita Harus Segera Lupakan Kesedihan dan Kekecewaan

Bola | Jum'at, 31 Maret 2023 | 00:15 WIB

Terkini

Persiapan Matang Jelang Piala Dunia 2026, Uzbekistan Tantang Eks Anak Asuh John Herdman

Persiapan Matang Jelang Piala Dunia 2026, Uzbekistan Tantang Eks Anak Asuh John Herdman

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ancaman Degradasi Menghantui Persijap Jepara, Kalahkan Persita Harga Mati

Ancaman Degradasi Menghantui Persijap Jepara, Kalahkan Persita Harga Mati

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:11 WIB

CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2

CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:59 WIB

60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?

60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:59 WIB

Timnas Kongo Datang Lagi ke Piala Dunia Membawa Memori Kelam di Edisi 1974

Timnas Kongo Datang Lagi ke Piala Dunia Membawa Memori Kelam di Edisi 1974

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:47 WIB

Cerita Rekan Maarten Paes Ogah Bela Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Tanah Air

Cerita Rekan Maarten Paes Ogah Bela Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Tanah Air

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:37 WIB

Kans Bocah 16 Tahun Masuk Skuat Inggris di Piala Dunia 2026, Bakal Pecahkan Rekor Michael Owen

Kans Bocah 16 Tahun Masuk Skuat Inggris di Piala Dunia 2026, Bakal Pecahkan Rekor Michael Owen

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:28 WIB

Profil Timnas Afrika Selatan: Comeback Usai 16 Tahun, Bafana Bafana Siap Guncang Panggung Global

Profil Timnas Afrika Selatan: Comeback Usai 16 Tahun, Bafana Bafana Siap Guncang Panggung Global

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:23 WIB

Piala Dunia 2026 Terapkan Protokol Cuaca Ekstrem, Laga Dihentikan Jika Ada Petir

Piala Dunia 2026 Terapkan Protokol Cuaca Ekstrem, Laga Dihentikan Jika Ada Petir

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:18 WIB

Cesc Fabregas Puji Sosok Asal Indonesia di Tengah Isu Latih Chelsea

Cesc Fabregas Puji Sosok Asal Indonesia di Tengah Isu Latih Chelsea

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:09 WIB