Latar Belakang Issara Sritaro, Seberapa Jago Antar Thailand Kalahkan Timnas Indonesia dan Rebut Emas SEA Games 2023?

Pebriansyah Ariefana

Senin, 15 Mei 2023 | 17:05 WIB
Latar Belakang Issara Sritaro, Seberapa Jago Antar Thailand Kalahkan Timnas Indonesia dan Rebut Emas SEA Games 2023?
Pelatih timnas Thailand U-22, Issara Sritaro (kanan). [Ig@Supersub_Thailand]

Suara.com - Issara Sritaro membawa Thailand ke final SEA Games 2023 melawan Timnas Indonesia. Siapa Issara Sritaro?

Ditunjuk sebagai pelatih Timnas Thailand U-22 untuk SEA Games 2023 pada November 2022, riwayat melatih sebenarnya tak terlalu mentereng.

Klub pertama yang dilatihnya adalah Chainat Rangkong di tahun 2010, saat itu tim ini berkompetisi di kasta ketiga Liga Thailand.

Namun di bawah asuhannya Chainat Rangkong tampil menggila, setelah promosi ke Liga 2 Thailand, Issara juga turut membawa tim tersebut promosi ke Thai League 1.

Sritaro hanya sekali menukangi klub kasta tertinggi kompetisi sepak bola Thailand, saat itu ia menukangi PT Prachuap FC.

Datang saat tim tersebut nyaris terdegradasi, Sritaro menunjukkan kualitasnya dengan mengangkat performa tim dan bertahan di kasta elite sepak bola Thailand.

Setelah tak menuai kesuksesan di level klub, Sritaro merambah ke level tim nasional hingga usianya yang sudah menginjak 52 tahun.

SEA Games 2023 juga menjadi kali pertama dilakoni Sritaro, sebagai ajang dengan level kompetisi tertinggi selama karier melatihnya.

Kariernya sebagai pesepak bola juga terbilang singkat, Sritaro memutuskan pensiun saat usianya menginjak 30 tahun.

baca juga

Sempat menjadi asisten Akira Nishino sekitar dua tahun, termasuk saat menuai kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Laga Indonesia vs Thailand akan digelar di Stadion Olimpiade, Kamboja pada Selasa (16/5/2023).

Beban besar di pundak Issara Sritaro guna mempertahankan tradisi medali emas di SEA Games, Indonesia menjadi tim terakhir yang bisa menjegal.

Hingga saat ini Thailand sudah mengoleksi 9 medali emas SEA Games cabang olahraga sepak bola, diikuti Myanmar di tempat kedua dengan lima medali.

Sementara Indonesia baru mengoleksi dua medali emas dari cabor ini sejak terakhir mendapatkannya pada edisi SEA Games 1991.

Selain memperpanjang puasa Indonesia, Sritaro juga diharapkan mampu mensejajarkan namanya dengan pelatih terdahulu soal torehan emas SEA Games.

Kontributor: Eko

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indra Sjafri: Timnas Indonesia Takkan Buang Peluang Rebut Emas SEA Games 2023

Indra Sjafri: Timnas Indonesia Takkan Buang Peluang Rebut Emas SEA Games 2023

Bola | Senin, 15 Mei 2023 | 16:24 WIB

Timnas Indonesia Kerahkan "Pemain ke-13" untuk Jaga Mental Pemain Jelang Final SEA Games 2023

Timnas Indonesia Kerahkan "Pemain ke-13" untuk Jaga Mental Pemain Jelang Final SEA Games 2023

Bola | Senin, 15 Mei 2023 | 16:02 WIB

Profil Songchai Thongcham, Bek Thailand yang Pancing Emosi Fans Timnas Indonesia Jelang Final SEA Games 2023

Profil Songchai Thongcham, Bek Thailand yang Pancing Emosi Fans Timnas Indonesia Jelang Final SEA Games 2023

Bola | Senin, 15 Mei 2023 | 15:50 WIB

Terkini

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

×