Korban Bogem Mentah, Bibir Pecah Sumardji Warnai Kesuksesan Timnas Indonesia di Kamboja

Rully Fauzi

Rabu, 17 Mei 2023 | 19:58 WIB
Korban Bogem Mentah, Bibir Pecah Sumardji Warnai Kesuksesan Timnas Indonesia di Kamboja
Manajer Timnas Indonesia U-22, Sumardji menunjukkan bibirnya yang terluka akibat terkena pukulan ofisial Timnas Thailand saat laga final sepak bola SEA Games 2023. [ANTARA/Bayu Kuncahyo]

Suara.com - Menit di papan skor menunjukkan angka 91, ketika Irfan Jauhari terlepas dari kawalan di sisi kiri pertahanan Thailand. Sang striker pengganti Timnas Indonesia U-22 itu pun dengan indah mencongkel bola melewati kiper Soponwit Rakyart untuk menjadi sebuah gol yang mengubah skor menjadi 3-2.

Gol Irfan memicu luapan kegembiraan kubu Timnas Indonesia U-22 di bangku cadangan seolah membayar tuntas selebrasi prematur yang sempat mereka lakukan semenit sebelum injury time babak normal habis karena kubu Indonesia menyangka permainan telah berakhir dengan kemenangan 2-1 di tangan.

Namun, waktu ternyata masih menyisakan satu menit lagi dan itu cukup bagi Thailand untuk membuat skor menjadi 2-2 dan final sepak bola SEA Games 2023 di Kamboja pun menjadi lebih epik, Rabu (16/5/2023) malam WIB.

Selebrasi atas gol Irfan di babak perpanjangan waktu memancing beberapa ofisial Thailand mendatangi kubu Indonesia di bangku cadangan. Petugas keamanan yang tidak sigap membuat keributan tak terhindarkan.

Adu jotos dan tendangan pun terjadi. Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, yang hendak melerai malah terpental. Bibirnya pecah dan ia harus dipapah menuju tempat duduk di bangku cadangan.

"Sebenarnya saya akan menahan, tapi justru saya yang kena. Saya tidak masalah. Ini bagian dari perjuangan," kata Sumardji seperti dikutip dari Antara.

Pertandingan final di Olympic Stadium itu memang berlangsung dramatis. Tujuh gol, tujuh kartu merah, serta adanya selebrasi prematur adalah bukti bagaimana “ketegangan” yang terjadi sepanjang pertandingan yang berdurasi 120 menit itu. Insiden pun banyak terjadi baik di dalam maupun di luar lapangan.

Sang manajer pun maklum akan ketegangan itu. Ia ikhlaskan luka kecil di bibirnya sebagai wujud totalitasnya mendukung tim berjuang memenuhi harapan publik menggapai gelar juara. Ia sadar bahwa medali emas cabang sepak bola yang menutup rangkaian pertandingan pesta olahraga SEA Games 2023 ini sangat penting.

Bukan karena medalinya yang hanya semata wayang, tetapi kemenangan di cabang sepak bola adalah upaya yang harus diperjuangkan untuk memberikan kebanggaan bagi banyak warga negara. Apalagi ada embel-embel sudah 32 tahun Indonesia tak pernah juara.

baca juga

Final sepak bola putra antara Indonesia kontra Thailand adalah klimaks dari sebuah episode drama 18 hari SEA Games 2023 Kamboja yang mempertegas bahwa olahraga bukanlah sekedar monolog gagap seputar kejasmanian. Olahraga telah menjadi sarana banyak hal termasuk perangkat mempertebal kecintaan kepada negara.

Dalam final olahraga terseksi yang memberikan klimaks sempurna bagi rangkaian sukses Kontingen Merah Putih di Kamboja itu, sangat terasa bahwa kontes olahraga telah melewati definisi olahraga itu sendiri, bahkan pertandingan olahraga bukan sekedar memperebutkan medali tetapi lebih ke sebuah perjuangan memberikan kebanggaan bagi negara.

Karena itu tak heran jika yang berjuang habis-habisan bukan hanya Marcelino dan kawan-kawan, tetapi Pak Sumardji dan pasukan yang duduk dan berdiri dekat di area bangku cadangan pun tak kalah heroik berjuang dengan porsinya masing-masing..

Di final itu, para pemain laiknya pasukan yang tengah membela negara sehingga para petinggi negara pun urun rembuk memberi komentar dan meluapkan kegembiraan dan kebanggaan.

Kemenangan pasukan Indra sjafri menjadi sebuah momentum untuk meyakinkan diri bahwa Indonesia adalah bangsa yang hebat. Bangsa yang “bernyali”. “Saya selalu ingatkan bahwa kita punya mental, punya nyali, ada hari ini. Itu yang membuat kita menang,” kata Ketua Umum PSSI Errick Thorir.

Drama di final sepak bola sekali lagi membuktikan bahwa olahraga tidak bisa lagi hanya dipandang sebagai pertandingan atau permainan, tetapi jauh melampaui itu.

Tak salah jika Cambodia SEA Games Organizing Committee (CAMSOC) menggaungkan #beyondthegames terkait penyelenggaraan SEA Games ke-32, karena pesta olahraga multi cabang di kawasan Asia Tenggara ini kembali menegaskan bahwa olahraga memiliki spektrum yang luas yang melampaui kontes adu kuat, adu cepat, adu tepat dengan kepingan medali sebagai tujuan utama.

Tentu perburuan medali tetap menjadi menu utama setiap cerita tentang pesta olahraga multievent. Mulai dari obrolan masyarakat di warung kopi hingga para petinggi negara memberi perhatian pada perolehan medali negaranya masing-masing.

Presiden Joko Widodo pun merasa perlu untuk menyebut batas angka 69 sebagai jumlah medali emas yang harus diraih kontingen Indonesia.

Medali ini seharusnya yang paling bisa dipakai sebagai parameter untuk menilai sukses tidaknya seorang atlet, sebuah tim, dan keseluruhan kontingen. Paradoksnya, justru demi medali, yang menjadi penjelasan kuantitatif tentang prestasi ini, terkadang berbagai upaya dilakukan.

Pengadaan cabang olahraga “aneh” oleh setiap tuan rumah adalah manifestasi dari ambisi ingin mengeruk medali itu. Di atas tabel klasemen medali, ia bisa bertepuk dada sebagai juara, meskipun hakikatnya melanggar prinsip-prinsip sportivitas, jalan yang harus ditempuh oleh sang juara sejati.

Fenomena ini barangkali tak jauh beda dengan survey-survey politik yang berusaha memainkan statistik demi syahwat kekuasaan.

#Beyondthegames pun jadi pedang bermata dua persis seperti yang dikatakan Friedrich Nietzsche bahwa "apa pun yang dilakukan karena cinta selalu berlangsung melampaui baik dan jahat." Jika postulat ini dipakai dalam konteks bibir memar Pak Manajer, maka baik yang memukul maupun yang dipukul tidak bisa dilabeli sebagai "si baik" atau "si jahat" sejauh itu dilakukan karena cinta pada negara.

Tentu banyak yang tidak setuju bahkan anti pada Nietzsche, tetapi apa yang dilakukan Sumardji yang meniadakan batas siapa yang salah dan siapa yang benar dalam insiden bibir pecahnya adalah sebuah pengejawantahan dari #beyondthegames yang elok. Ia mengaku dirinyalah yang telah meminta maaf ke manajemen Timnas Thailand dan dia pun tak mempermasalahkan ada tidak adanya permintaan maaf dari ofisial tim sepak bola negeri Gajah Putih itu.

Meski mengalami luka di bibir, Sumardji bisa tersenyum dan mungkin itu salah satu senyum paling renyah sepanjang hidupnya, sama dengan jutaan senyum masyarakat Indonesia yang bahagia karena pahlawan mereka telah memberikan kebanggaan lagi setelah 32 tahun menunggu.

[Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:44 WIB

Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya

Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 05:52 WIB

Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026

Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:37 WIB

Legenda Real Madrid Raul Gonzales Buka Peluang Latih Timnas Indonesia: Kenapa Tidak?

Legenda Real Madrid Raul Gonzales Buka Peluang Latih Timnas Indonesia: Kenapa Tidak?

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:57 WIB

Disebut Masuk Radar John Herdman, Julian Oerip Kode Pakai Jersey Garuda

Disebut Masuk Radar John Herdman, Julian Oerip Kode Pakai Jersey Garuda

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 07:03 WIB

Ipswich Town Lawan Oxford United, Duel Pemain Timnas Indonesia Bakal Tersaji?

Ipswich Town Lawan Oxford United, Duel Pemain Timnas Indonesia Bakal Tersaji?

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 06:49 WIB

PSSI Nilai Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Kejar Target 50 Besar FIFA

PSSI Nilai Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Kejar Target 50 Besar FIFA

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 22:44 WIB

Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!

Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:12 WIB

Jurnalis Belanda Bongkar Sisi Lain Timnas Indonesia Kerap Ditunggangi Politik

Jurnalis Belanda Bongkar Sisi Lain Timnas Indonesia Kerap Ditunggangi Politik

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:29 WIB

Ini Kelebihan Adrian Wibowo yang Buat FC Wacker Innsbruck Kepincut

Ini Kelebihan Adrian Wibowo yang Buat FC Wacker Innsbruck Kepincut

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:02 WIB

Terkini

10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk

10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:20 WIB

Andrew Robertson Ingin Skotlandia Ciptakan Sejarah di Piala Dunia 2026

Andrew Robertson Ingin Skotlandia Ciptakan Sejarah di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:00 WIB

Bintang Baru Timnas Swiss! Johan Manzambi Menggila di Stadion Los Angeles

Bintang Baru Timnas Swiss! Johan Manzambi Menggila di Stadion Los Angeles

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:41 WIB

Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung

Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:38 WIB

Hajime Moriyasu Bikin Publik Jepang Terbelah Gegara Minta Foto Bareng Harry Kane

Hajime Moriyasu Bikin Publik Jepang Terbelah Gegara Minta Foto Bareng Harry Kane

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:13 WIB

Respon Berkelas Pelatih Timnas Korea Selatan Kalah Menyakitkan dari Meksiko

Respon Berkelas Pelatih Timnas Korea Selatan Kalah Menyakitkan dari Meksiko

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:11 WIB

Cristiano Ronaldo Dihina Seantero Jagat Kiper Austria Pasang Badan: Saya Tim CR7

Cristiano Ronaldo Dihina Seantero Jagat Kiper Austria Pasang Badan: Saya Tim CR7

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:08 WIB

Piala Dunia 2026 Memanas! Iran Siap Gugat AS, FIFA Bakal Bela Mati-matian?

Piala Dunia 2026 Memanas! Iran Siap Gugat AS, FIFA Bakal Bela Mati-matian?

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:02 WIB

Meksiko Hajar Korea Selatan, El Tri dan Taeguk Warriors Sama-sama Cetak Rekor Unik

Meksiko Hajar Korea Selatan, El Tri dan Taeguk Warriors Sama-sama Cetak Rekor Unik

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:00 WIB

Respon Mengejutkan Kiper Timnas Korsel Usai Blunder Fatal Lawan Meksiko

Respon Mengejutkan Kiper Timnas Korsel Usai Blunder Fatal Lawan Meksiko

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:00 WIB