Buntut Oknum Aremania Bikin Ricuh di Kediri, Erick Thohir Ancam Hukuman Pengurangan Poin

Senin, 17 Juli 2023 | 11:05 WIB
Buntut Oknum Aremania Bikin Ricuh di Kediri, Erick Thohir Ancam Hukuman Pengurangan Poin
Arthur Irawan menyapa suporter Persik usai laga melawan Arema FC. [Instagram/persikfcofficial]

Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mempertimbangkan untuk memberlakukan hukuman pengurangan poin bagi klub-klub yang suporternya membuat ulah di BRI Liga 1 2023-2024.

Wacana itu disampaikan Erick Thohir sebagai respons atas insiden kericuhan yang terjadi di dua laga BRI Liga 1 awal musim ini. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) disebut tengah menggodok rencana tersebut.

Meski PSSI telah memberlakukan aturan larangan suporter tim tandang datang ke stadion, fenomena kericuhan suporter nyatanya masih saja terjadi di BRI Liga 1 2023-2024.

Hal itu terjadi di laga PSM Makassar vs Dewa United beberapa hari lalu yang kemudian disusul keributan antara oknum Aremania dengan fans Persik Kediri.

Oknum Aremania dikabarkan menyusup ke Stadion Brawijaya saat Persik menjamu Arema FC. Padahal, PSSI sudah melarang suporter tim tandang untuk menyaksikan langsung di stadion.

Aparat polisi di lokasi Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (15/7/2023). Dalam pertandingan antara Persik Kediri dengan Arema FC itu, sekitar 25 orang penonton diamankan. ANTARA/ Asmaul
Aparat polisi di lokasi Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (15/7/2023). Dalam pertandingan antara Persik Kediri dengan Arema FC itu, sekitar 25 orang penonton diamankan. ANTARA/ Asmaul

“Ini yang kita harus dorong ke liga kalau ada kerusuhan timnya dihukum poin, tapi ini kan harus ada kesepakatan PSSI dan liga,” kata Erick Thohir kepada awak media.

Erick Thohir mengingatkan sepak bola Indonesia masih dipantau oleh FIFA buntut Tragedi Kanjuruhan pada Oktober lalu. Sanksi FIFA mungkin saja terjadi andai masih ada ribut-ribut suporter.

Erick Thohir pun mewanti-wanti bagi klub yang suporternya bikin ulah karena bisa saja kompetisi dihentikan. Ia berharap ada perubahan dilakukan para suporter.

"Kami sudah bikin kesepakatan sesuai dengan kesepakatan FIFA dan pemerintah, Liga dan kepolisian bahwa yang namanya pertandingan sepak bola Indonesia untuk dua tahun ke depan ini dipantau oleh FIFA," jelas Erick Thohir.

Baca Juga: Tampil Tajam, 4 Striker Muda BRI Liga 1 Bisa Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia U-23

"Kalau ada kerusuhan lagi nanti pasti diberhentikan, dihukum. Karena itu kenapa kesepakatannya tim tamu tidak boleh datang,” pungkas eks presiden Inter Milan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI