Mentang-mentang Cetak Gol dan Assist, Witan Sulaeman Ngambek Saat Ditarik Keluar Lapangan

Syaiful Rachman, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 01 Maret 2024 | 22:17 WIB
Mentang-mentang Cetak Gol dan Assist, Witan Sulaeman Ngambek Saat Ditarik Keluar Lapangan
Witan Sulaeman saat melawan PSM Makassar. (Dok. Bhayangkara FC)

Suara.com - Caretaker Bhayangkara FC Emral Abus memahami tingkah Witan Sulaeman yang terlihat ngambek ketika ditarik keluar saat timnya mengalahkan Madura United, 3-2 di Stadion Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, Jumat (1/3//2024) malam. Ia mengatakan memiliki alasan kuat menarik keluar pemain Timnas Indonesia itu.

Witan Sulaeman memang tampil impresif di laga tersebut. Pemain yang sebelumnya membela Persija Jakarta itu membuka keunggulan Bhayangkara FC pada menit 19.

Kemudian, pada akhir babak pertama Witan menciptakan assist untuk gol yang dicetak oleh Matias Mier. Adapun Witan ditarik keluar pada menit ke-64.

Caretaker Bhayangkara FC Emral Abus dan Pemain Awan Setho saat konferensi pers usai menang melawan Madura United, 3-2 di Stadion STIK, Jakarta (Suara.com/Adie Prasetyo Nugaraha).
Caretaker Bhayangkara FC Emral Abus dan Pemain Awan Setho saat konferensi pers usai menang melawan Madura United, 3-2 di Stadion STIK, Jakarta (Suara.com/Adie Prasetyo Nugaraha).

Ketika ditarik keluar, Witan tidak seperti senang. Terlihat dari tribun penonton, sang pemain membanting botol air mineral dan langsung masuk ke locker-room tidak duduk di bench.

Emral Abus memaklumi tingkah Witan. Namun, demi kepentingan strategi, sang pemain harus ditarik keluar.

"Seorang pemain dalam keadan kepercayaan diri tinggi begitu ditarik pasti kecewa. Namun dibalik itu ada strategi kami, dari para pelatih yang melihat sisi yang harus dibenahi," kata Emral Abus dalam konferensi pers usai laga.

"Bukan berarti pemain yang dikeluarkan jelek, salah satu contoh masalah tenaga, itu yang kita diskusikan tadi, apa yang saya katakan bukan berarti si Witan dalam keadaan jelek," jelasnya.

Emral menerangkan Bhayangkara FC dalam posisi ingin mempertahankan keunggulan. Oleh sebab itu, tim kepelatihan memutar otak agar tidak kebobolan.

"Ada hal yang kami inginkan, ada tenaga baru pemain pengganti juga tidak sembarangan," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Liga 1: Tundukkan Madura United, Radja Nainggolan Akhirnya Bawa Bhayangkara FC Menang Lagi

Hasil Liga 1: Tundukkan Madura United, Radja Nainggolan Akhirnya Bawa Bhayangkara FC Menang Lagi

Bola | Jum'at, 01 Maret 2024 | 21:13 WIB

Tanpa ID Card, Gomes de Oliveira Jadi Pelatih Bhayangkara FC Lawan Madura United

Tanpa ID Card, Gomes de Oliveira Jadi Pelatih Bhayangkara FC Lawan Madura United

Bola | Jum'at, 01 Maret 2024 | 19:55 WIB

Regulasi U-23 Hilang, Teco Minta Pemain Muda dan Senior Bali United Bersaing Sehat

Regulasi U-23 Hilang, Teco Minta Pemain Muda dan Senior Bali United Bersaing Sehat

Bola | Jum'at, 01 Maret 2024 | 17:59 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:48 WIB

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:47 WIB

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:46 WIB

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:44 WIB

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:43 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:26 WIB

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:25 WIB

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:23 WIB

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

×