Pengakuan Jujur Djanur usai Persikabo 1973 Dipastikan Turun Kasta: Susah Dongkrak Mental Pemain

Syaiful Rachman

Sabtu, 30 Maret 2024 | 02:30 WIB
Pengakuan Jujur Djanur usai Persikabo 1973 Dipastikan Turun Kasta: Susah Dongkrak Mental Pemain
Pelatih Persikabo 1973 Djadjang Nurdjaman saat memimpin latihan tim (Dok. Persikabo 1973)

Suara.com - Pelatih Persikabo 1973 Djadjang Nurdjaman atau yang akrab disapa Djanur menilai kalah mental menjadi faktor utama keterpurukan tim asuhannya.

Djanur didatangkan klub berjuluk Laskar Padjadjaran itu pada pertengahan Maret. Ia mengisi posisi yang ditinggalkan Aji Santoso, selepas Aji dipecat setelah kekalahan 1-2 yang mereka derita dari Dewa United pada awal bulan ini.

Pada laga pertamanya, Kamis (28/3/2024), Djanur gagal membawa Persikabo meraih hasil positif. Mereka justru dihantam tuan rumah Persik Kediri dengan kekalahan 2-5, yang sekaligus memastikan Persikabo akan terdegradasi dari BRI Liga 1 pada akhir musim.

Djadjang Nurdjaman ditunjuk sebagai pelatih Persikabo 1973 menggantikan Aji Santoso (Dok. Persikabo 1973)
Djadjang Nurdjaman ditunjuk sebagai pelatih Persikabo 1973 menggantikan Aji Santoso (Dok. Persikabo 1973)

Baca Juga: Media Vietnam Kembali Kagumi Thom Haye, Beri Pujian karena Bisa Berhadapan dengan Jordan Henderson

“Susah memang mengangkat mental pemain kami yang sudah sekian lama tidak meraih kemenangan, dan bagi saya itu pekerjaan yang sulit karena ini faktor mental, sulit bangkit sehingga kekalahan elementer yang tidak perlu dibuat terjadi di laga penting ini, sehingga kami bisa kemasukan empat gol di babak pertama,” kata Djanur seperti dikutip dari laman resmi Liga Indonesia.

Mantan pelatih Persib Bandung itu meyakini mental yang anjlok membuat para punggawanya gagal tampil dengan konsentrasi penuh.

“Bisa dilihat hampir semua kesalahan pemain sendiri, dua gol dari sisi kanan yang di-crossing ke tengah itu diambil sekali, kemudian yang ketiga dari pemain passing ke Flavio (Silva) langsung berhadapan dengan kiper seperti hadiah,” tuturnya.

Dengan kekalahan itu, Persikabo gagal menambah koleksi poin dari total 17 poin dari 30 pertandingan yang mereka miliki sebagai tim penghuni dasar klasemen. Dengan sisa empat pertandingan yang masih akan dimainkan Persikabo, mereka maksimal hanya akan dapat meraup total 29 poin.

Sedangkan tiga tim yang menghuni tiga posisi teratas dari batas aman degradasi, yakni Persita Tangerang, Arema FC, dan PSS Sleman, masing-masing memiliki 31 poin.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil BRI Liga 1: Tahan Imbang Barito Putera, PSIS Semarang Jaga Asa ke Championship Series

Hasil BRI Liga 1: Tahan Imbang Barito Putera, PSIS Semarang Jaga Asa ke Championship Series

Bola | Jum'at, 29 Maret 2024 | 23:03 WIB

Hasil BRI Liga 1: Gagal Menang di Laga Kandang, Madura United Harus Puas Berbagi Poin dengan PSS Sleman

Hasil BRI Liga 1: Gagal Menang di Laga Kandang, Madura United Harus Puas Berbagi Poin dengan PSS Sleman

Bola | Jum'at, 29 Maret 2024 | 22:40 WIB

Hasil BRI Liga 1: Ditahan PSM 1-1, Borneo FC Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan Jadi 19 Laga Beruntun!

Hasil BRI Liga 1: Ditahan PSM 1-1, Borneo FC Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan Jadi 19 Laga Beruntun!

Bola | Jum'at, 29 Maret 2024 | 22:25 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×