Penjelasan Mengapa Penalti Justin Hubner Diulang, Keputusan Wasit Sesuai Law of the Game

Irwan Febri Suara.Com
Sabtu, 27 April 2024 | 10:32 WIB
Penjelasan Mengapa Penalti Justin Hubner Diulang, Keputusan Wasit Sesuai Law of the Game
Penalti Justin Hubner melawan Korea Selatan. (Dok. AFC)

Suara.com - Momen krusial saat eksekusi penalti Justin Hubner gagal menjebol gawang Korea Selatan dalam adu penalti di laga perempat final Piala Asia U-23 2024.

Beruntung tendangan penalti Justin Hubner harus diulang karena kiper Korea Selatan, Baek Jong-beom, maju terlebih dulu sebelum bola ditendang pemain Indonesia.

Justin Hubner maju sebagai eksekutor kelima Timnas Indonesia U-23, sisi kanan gawang Korea Selatan jadi sasarannya namun hal itu bisa ditebak Baek Jong-beom.

Baca Juga: Profil Lee Young-jun, Penyerang Korea Selatan yang Cederai Justin Hubner, Ternyata Rekan Setim Pratama Arhan

Baek Jong-beom yang sukses menepis tendangan Hubner pun langsung merayakan kemenangan bersama rekan-rekan setim, namun wasit Shaun Evans memutuskan hal lain.

Komunikasi dengan wasit VAR pun dilakukan, hingga Shaun Evans memutuskan penalti Justin Hubner agar diulang kembali.

Beruntung percobaan kedua Hubner berhasil mengoyak jala gawang Korea, meski ditempatkan ke arah yang sama namun dengan kecepatan tendangan yang berbeda.

Yang menjadi pertanyaan, apakah dasar Shaun Evans menganulir penalti pertama Hubner dan meminta sang pemain melakukan tendangan penalti ulang?

Baca Juga: Reaksi Netizen Korea Selatan usai Kalah dari Timnas Indonesia U-23: Shin Tae-yong Balas Dendam

Baca Juga: Supporter Timnas Indonesia Nonton Piala Asia U-23, Sujud Sampai Gendong-gendongan

Usut punya usut, hal ini tak lepas dari aksi Baek Jong-beom yang melakukan pelanggaran ketika bergerak menghalau bola, posisi kedua kakinya tak menginjak garis gawang.

Sesuai aturan IFAB Law 14, gerakan yang dilakukan Baek Jong-beom merupakan sebuah pelanggaran, bunyinya sebagai berikut.

"Ketika bola ditendang, setidaknya satu kaki kiper harus menyentuh atau berada di belakang garis gawang."

"Bila pemain tim bertahan [termasuk penjaga gawang] melakukan pelanggaran dan penalti gagal atau bisa diselamatkan, maka penalti diulang."

Keputusan penalti ulang Hubner bak nyawa kedua bagi Timnas Indonesia U-23, yang pada akhirnya mampu memenangi duel ini.

Skuad Garuda Muda mengalahkan Korea Selatan dalam adu penalti dengan skor akhir 11-10, buah kesuksesan Enando Ari menepis eksekusi kedua Lee Kang-hee.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI