Diduga Sentil Anang Hermansyah di Laga Timnas, Krisna Murti: Semua Bagus Kecuali Suporter Kagetan Tetiba Konser

Galih Priatmojo

Rabu, 12 Juni 2024 | 20:28 WIB
Diduga Sentil Anang Hermansyah di Laga Timnas, Krisna Murti: Semua Bagus Kecuali Suporter Kagetan Tetiba Konser
Krishna Murti turut soroti soal laga Timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno, salah satunya diduga sentil soal insiden Anang Hermansyah. [Krishnamurti_bd91/Instagram]

Suara.com - Keberhasilan Timnas Indonesia menuntaskan laga pamungkas Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Gelora Bung Karno turut tuai perhatian dari mantan Disreskrimum Polda Metro Jaya Irjen Pol Krishna Murti.

Lewat unggahan di akun Instagramnya, sosok yang kini menjabat sebagai Kadiv Hubinter Polri tersebut membagikan momen selebrasi para penggawa Timnas Indonesia di hadapan para suporter usai mengatasi perlawanan Filipina di Stadion Gelora Bung Karno.

Dalam keterangan videonya, Krishna Murti menyoroti beberapa hal yang mewarnai laga pamungkas second round Kualifikasi Piala Dunia 2026 tersebut.

Ia menyentil soal rumput lapangan Stadion Gelora Bung Karno yang dinilai buruk.

Selain itu, sosok yang viral berkat gerakan turn back crime-nya itu juga menyorot soal sosok suporter kagetan yang tetiba muncul di tengah euforia Timnas Indonesia.

Sentilan itu, diduga ditujukan ketika terjadi insiden Anang Hermansyah yang tetiba bernyanyi 'melawan' tradisi seusai laga Timnas Indonesia.

"Semuanya bagus, kecuali:
1. Rumput stadion seperti rumput kelas tarkam yg bahkan sekelas Messi juga gak akan mampu mendribble bola disana
2. Ada undangan untuk supporter kagetan yg tiba2 konser dan sangat merusak suasana vibes kestadionan (dia pikir keren kali ya?)
3. Ada bbrp pemain yg belum tune in satu sama lain. Tapi Untung menang, coba kalau kalah, pasti om Towel bilang gini: Tukh khan, kata saya juga apa..," tulis mantan Wakil Ketua Satgas Anti Mafia Bola tersebut.

Unggahan tersebut pun menuai beragam komentar netizen.

"Saya paling suka no. 2 penilaian pak jendral . Apkh si Anang ga paham ya , jika lagu tanah airku adlh lagu wajib setelah laga kandang. Malah wkt di Qatar, fans Timnas semangat banget menyanyikan lagu ini. Tambahan lagi, lagu ini sgt digandrungi pemain naturalisasi, katanya lagunya py magic bikin meleleh," kata iwanstywn.

baca juga

"Plis lain kali kalo TIMNAS maen jangan kasi TAU KELUARGA “A” merusak momen banget harusnya anthem “TANAH AIRKU”," kata obbiw.

"Jenderal sangat mewakili suara netizen," kata andre.

Pascakejadian tak terduga di Stadion Gelora Bung Karno, sosok Anang Hermansyah pun panen hujatan. Bahkan gegara hal itu, kolom komentar di akun instagram Ashanty pun sampai ditutup. 

Permintaan Maaf Anang Hermansyah

Anang Hermansyah pun belakangan menyampaikan permohonan maaf dan memberikan klarifikasinya secara tertulis.

"Kami Anang Ashanty beserta manajemen mengungkapkan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada para pendukung sepak bola tanah air. Sedikit kami luruskan ceritanya agar tidak terjadi kesalahpahaman. Kami di sini bukan menawarkan diri namun diminta untuk menjadi pengisi acara pada tanggal 11 Juni. Kami diundang sebagai pendukung acara untuk menyanyikan beberapa lagu yang telah ditentukan panitia penyelenggara dari PSSI dan kami murni terlibat sebagai pendukung tanpa ada pembayaran sedikit pun karena ini sebagai bentuk cinta kami pada Indonesia, khususnya Timnas Indonesia," tulisnya.

"Lalu kami juga mengikuti semua instruksi yang ada baik dalam pemilihan lagu, durasi lagu, waktu check sound, sampai semua detail kami ikuti. Kami di sini berpikir akan melakukan yang sama tapi balik lagi kami tidak mau mengintervensi dan hanya mengikut arahan. Panitia sudah punya SOP dan menjalankan acara sesuai yang mungkin sudah mereka sepakati," lanjutnya.

"Terakhir ini yang jujur paling membuat kami galau sampai kami berkali-kali tanya yakin bawain lagu kita? Karena lagu kita semua slow dan cinta-cintaan. Akhirnya kami memilih lagu yang beat, Rindu ini. Sampai akhirnya semua ini sudah di approve dan dijadikan rundown. pada siang hari check sound kami sempat ragu dengan lagu Rindu Ini namun rundown tidak bisa diubah karena sudah ditandatangani dan tak dapat main diubah," jelasnya.

"Tidak ada niatan sedikit pun untuk menodai malam kemenangan dengan menyanyikan lagu yang tak sesuai apalagi pergi meninggalkan arena. Meluruskan hal yang bilang lagu kami dimatikan itu tidak benar. Bahkan ketika lagu pertama berakhir Kebyar-kebyar kami sudah meminta untuk sudah distop saja lagu kedua. Jadi bukan diberhentikan tetapi kami yang meminta dihentikan karena suasana yang kami lihat sudah tak sesuai momentum. Kami berharap sekali saat pemain ada di lapangan kami diinfo atau di brief, balik lagi ini juga salah kami yang seharusnya mempelajari kultur dan budaya apa yang harus dilakukan saat terjadi hal ini," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Rekor Mentereng STY Bawa Timnas Indonesia Berjaya di Kualifikasi Piala Dunia, Memang Pelatih Top

2 Rekor Mentereng STY Bawa Timnas Indonesia Berjaya di Kualifikasi Piala Dunia, Memang Pelatih Top

Bola | Rabu, 12 Juni 2024 | 20:21 WIB

Daftar Top Skor Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Ramadhan Sananta Tersubur

Daftar Top Skor Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Ramadhan Sananta Tersubur

Bola | Rabu, 12 Juni 2024 | 20:17 WIB

Disoraki di GBK, Ashanty Juga Merasa Aneh Penyanyi Hibur Penonton Usai Laga Sepak Bola

Disoraki di GBK, Ashanty Juga Merasa Aneh Penyanyi Hibur Penonton Usai Laga Sepak Bola

Entertainment | Rabu, 12 Juni 2024 | 20:05 WIB

Terkini

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:35 WIB

Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api

Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Dari Misi Antariksa hingga Panggung LaLaLa Fest 2026, Ini Babak Baru Perjalanan Dinda Ghania

Dari Misi Antariksa hingga Panggung LaLaLa Fest 2026, Ini Babak Baru Perjalanan Dinda Ghania

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen

Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur

Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

7 Sifat dan Watak Weton Selasa Kliwon yang Dikenal Sakral

7 Sifat dan Watak Weton Selasa Kliwon yang Dikenal Sakral

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:23 WIB

Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua

Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:23 WIB

×