Disanksi Berat Buntut Ricuh di Jalak Harupat, Manajemen Persib Buka Suara

Galih Prasetyo

Jum'at, 04 Oktober 2024 | 20:35 WIB
Disanksi Berat Buntut Ricuh di Jalak Harupat, Manajemen Persib Buka Suara
Pihak kepolisian mengamankan tribun selatan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, usai pertandingan Persib vs Persija. [Suara.com/Rahman]

Suara.com - Panitia Pelaksana Pertandingan Persib Bandung mendapatkan sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI, lantaran dianggap gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan pada laga pekan keenam BRI Liga 1 2024/2025.

Seperti diketahui, pertandingan pekan keenam kompetisi BRI Liga 1 2024/2025, Persib Bandung menghadapi Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (23/9/2024).

Sanksi diberikan melalui Surat Keputusan Komdis PSSI bernomor 027/L1/SK/KD-PSSI/X/2024, dalam surat tersebut Panpel Persib dinilai telah melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, karena terjadi penyalaan flare dalam jumlah banyak.

Kemudian pelemparan air mineral dalam botol dan plastik ke arah steward di pinggir lapangan, masuknya penonton ke area lapangan pertandingan yang mengakibatkan penganiayaan dan kerusuhan, serta adanya korban luka-luka.

Akibat pelanggaran-pelanggaran tersebut, Komdis PSSI memberikan sanksi kepada Panpel Persib berupa larangan penyelenggaraan 2 pertandingan kandang dengan penonton.

Kemudian, dilanjutkan dengan penutupan tribun utara dan selatan pada 3 pertandingan kandang berikutnya. Selain itu, Panpel Persib juga didenda sebesar Rp 295 juta.

Sanksi tersebut dijatuhkan Komdis PSSI merujuk kepada Pasal 69 ayat 2 jo Pasal 7 jo Pasal 70 ayat 1, ayat 2 dan lampiran 1 nomor 5 jo Pasal 141 jo Pasal 129 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.

Manajemen Persib buka suara terkait sanksi tersebut, menurut Vice President Operation PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Andang Ruhiat, Panpel Persib mengerti sanksi yang diberikan Komdis PSSI karena memang ada pelanggaran peraturan.

Pelanggaran tersebut yakni penyalaan flare, pelemparan, dan masuknya penonton ke area lapangan yang mengakibatkan kerusuhan dan korban luka-luka adalah tindakan yang sangat tidak dapat dibenarkan.

baca juga

"Kami menerima surat dari Komdis PSSI yang memberikan sanksi larangan menyelenggarakan 2 pertandingan kandang dengan penonton dan penutupan tribun utara dan selatan untuk 3 pertandingan berturut-turut, serta denda sebesar Rp.295.000.000," kata Andang dalam keterangannya, Jumat (4/10/2024).

"Tentunya kami memahami memang harus ada sanksi atas pelanggaran peraturan yang jelas-jelas terjadi di pertandingan lawan Persija tersebut," ucapnya menambahkan.

Manajemen Persib sendiri menurut Andang sangat menyayangkan insiden tersebut, pasalnya dengan kejadian tersebut banyak pihak yang dirugikan baik tim maupun Bobotoh.

"Yang kami sangat sayangkan adalah insiden tersebut seharusnya tidak terjadi, bukan hanya sanksi ini merugikan Persib secara material dan immaterial, tetapi khususnya merugikan Bobotoh setia yang selama ini telah secara tertib menonton dan mendukung Persib di stadion," ungkap Andang.

Manajemen Persib berharap, sanksi tersebut menjadi yang terakhir, selain itu Andang juga mengajak seluruh pihak yaitu Panpel, manajemen klub, dan Bobotoh untuk terus bergandeng tangan menjaga ketertiban dan keamanan, sehingga pertandingan berjalan lancar dan dapat dinikmati semua orang.

Andang memastikan Panpel dan pihak yang terkait akan terus memperbaiki penyelenggaraan pertandingan kandang Persib, sehingga ke depannya laga kandang skuat Maung Bandung bisa berjalan dengan aman dan lancar.

"Kami berkomitmen untuk berusaha lebih keras menjaga keamanan dan ketertiban di setiap pertandingan. Kami akan bekerja sama dengan pihak kepolisian, panitia penyelenggara, dan komunitas suporter untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang," ucapnya.

Kontributor : Rahman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bojan Hodak Beberkan Faktor Utama Persib Bandung Ditekuk Zhejiang FC

Bojan Hodak Beberkan Faktor Utama Persib Bandung Ditekuk Zhejiang FC

Bola | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 17:30 WIB

BRI Liga 1 Beri Alasan Bali United Berikan Waktu Libur pada Pemain di Jeda Kompetisi

BRI Liga 1 Beri Alasan Bali United Berikan Waktu Libur pada Pemain di Jeda Kompetisi

Your Say | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 13:04 WIB

Daftar Klub BRI Liga 1 Penyumbang Pemain Terbanyak ke Timnas Indonesia, Siapa Tim Teratas?

Daftar Klub BRI Liga 1 Penyumbang Pemain Terbanyak ke Timnas Indonesia, Siapa Tim Teratas?

Bola | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 12:36 WIB

Performance 3 Klub Promosi BRI Liga 1 hingga Pekan ke-6: Tim Mana Lebih Moncer?

Performance 3 Klub Promosi BRI Liga 1 hingga Pekan ke-6: Tim Mana Lebih Moncer?

Bola | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 11:32 WIB

Hasil ACL 2: Blunder Fatal Igbonefo Kubur Persib di Markas Zhejiang

Hasil ACL 2: Blunder Fatal Igbonefo Kubur Persib di Markas Zhejiang

Bola | Kamis, 03 Oktober 2024 | 20:53 WIB

Nick Kuipers: Di Indonesia Jika Tim Menang, Anda Pahlawan, Jika Tidak...

Nick Kuipers: Di Indonesia Jika Tim Menang, Anda Pahlawan, Jika Tidak...

Bola | Kamis, 03 Oktober 2024 | 20:48 WIB

Terkini

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

×