Antisipasi Taktik Parkir Bus Bahrain, Timnas Indonesia Bisa Contek Strategi Hajime Moriyasu

Arief Apriadi

Selasa, 08 Oktober 2024 | 15:57 WIB
Antisipasi Taktik Parkir Bus Bahrain, Timnas Indonesia Bisa Contek Strategi Hajime Moriyasu
Skuad Timnas Indonesia menyanyikan lagu Indonesia Raya. [Dok. Instagram/@s.pattynama]

Suara.com - Timnas Indonesia berpotensi menghadapi taktik “batu” dan “parkir bus” saat menghadapi Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Skuad Garuda bakal bertandang ke Bahrain National Stadium pada Kamis (10/10/2024) malam WIB, ini menjadi matchday ketiga di Grup C.

Indonesia sedang dalam tren positif usai menahan imbang Arab Saudi dan Australia. Sedangkan Bahrain mengalahkan Australia dan dikalahkan oleh Jepang.

Pendekatan Bahrain menghadapi dua tim yang ada di atas mereka itu sama; bermain menunggu, bertahan, dan parkir bus. Tapi hasilnya tidak selalu berakhir menyenangkan buat mereka.

Melawan Australia mereka memang menang “beruntung” 1-0 berkat gol bunuh diri Harry Souttar, tapi Bahrain babak belur dibantai 0-5 saat menghadapi Jepang.

Nah, Shin Tae-yong bisa mengikuti jejak taktik Hajime Moriyasu untuk membongkar permainan “batu” Bahrain. Kebetulan, Jepang saat melawan Bahrain menggunakan skema tiga bek.

Shin Tae-yong juga cukup familiar menggunakan skema tiga bek di Timnas Indonesia. Tapi, Shin bisa melakukan beberapa modifikasi seperti yang dilakukan Hajime Moriyasu.

Modifikasi itu adalah mengganti dua wing-back dengan seorang pemain sayap atau winger yang punya kemampuan berlari cepat dan insting menyerang kuat.

Pelatih Jepang Hajime Moriyasu bereaksi setelah kalah dalam pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia 2022 antara Jepang dan Kroasia di Stadion Al-Janoub di Al-Wakrah, selatan Doha, Qatar, Senin (5/12/2022). [Anne-Christine POUJOULAT / AFP]
Pelatih Jepang Hajime Moriyasu bereaksi setelah kalah dalam pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia 2022 antara Jepang dan Kroasia di Stadion Al-Janoub di Al-Wakrah, selatan Doha, Qatar, Senin (5/12/2022). [Anne-Christine POUJOULAT / AFP]

Jepang, dalam konteks menghadapi Bahrain, memasang Kaoru Mitoma sebagai wing-back kiri dan Ritsu Doan sebagai wing-back kanan.

baca juga

Untuk Timnas Indonesia, Shin Tae-yong bisa memasang pemain-pemain dengan karakter menyerang seperti Calvin Verdonk dan Sandy Walsh untuk wing-back.

Opsi lain adalah memasang winger-winger murni menyerang mengisi pos wing-back seperti Egy Maulana Vikri dan Eliano Reijnders.

Perubahan taktik ini bisa sangat didukung dengan bertambahnya kekuatan di lini belakang yaitu Mees Hilgers. Trio lini belakang bisa lebih kokoh dengan kombinasi Hilgers, Jay Idzes, dan Rizky Ridho atau Jordi Amat.

Kontributor: Aditia Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persiapan Matang, Striker Bahrain Optimis Kalahkan Timnas Indonesia

Persiapan Matang, Striker Bahrain Optimis Kalahkan Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 08 Oktober 2024 | 15:51 WIB

Ernando Ari Siap-siap, Situasi Maarten Paes Tak Mendukung Bela Timnas Indonesia vs Bahrain

Ernando Ari Siap-siap, Situasi Maarten Paes Tak Mendukung Bela Timnas Indonesia vs Bahrain

Bola | Selasa, 08 Oktober 2024 | 15:39 WIB

3 Dampak Positif KDB Perkuat Timnas Indonesia, Liga Champions Jadi Makanan Sehari-hari

3 Dampak Positif KDB Perkuat Timnas Indonesia, Liga Champions Jadi Makanan Sehari-hari

Bola | Selasa, 08 Oktober 2024 | 15:02 WIB

Terkini

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Sumut | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:24 WIB

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:07 WIB

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:00 WIB

×