3 Kesalahan Taktik Shin Tae-yong Lawan China yang Tak Boleh Terulang saat Hadapi Jepang

Arief Apriadi

Kamis, 17 Oktober 2024 | 07:41 WIB
3 Kesalahan Taktik Shin Tae-yong Lawan China yang Tak Boleh Terulang saat Hadapi Jepang
Timnas Indonesia (Instagram/rizkyridhoramadhani)

Suara.com - Kekalahan Timnas Indonesia dari China bisa disebabkan karena beberapa keputusan Shin Tae-yong yang kurang tepat. Hal ini dinilai tak boleh terulang saat Garuda menjamu Jepang dan Arab Saudi bulan depan.

Pada lanjutan laga Grup C ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Selasa (15/10/2024), Timnas Indonesia kalah 1-2 dari China.

Padahal sebelum bertemu, Indonesia punya tren lebih bagus dari China. Namun beberapa keputusan Shin Tae-yong berdampak besar pada kekalahan Skuad Garuda.

1. Perubahan 11 Pemain Awal

Mees Hilgers (kiri) dan Shayne Pattynama (kanan) dalam sesi latihan bersama Timnas Indonesia di Bahrain. (X/TimnasIndonesia)
Mees Hilgers (kiri) dan Shayne Pattynama (kanan) dalam sesi latihan bersama Timnas Indonesia di Bahrain. (X/TimnasIndonesia)

Shin Tae-yong melakukan empat perubahan dalam susunan 11 pemain pertama Timnas Indonesia vs China, dari starter sebelumnya melawan Bahrain.

Shin memainkan Asnawi, Shayne Pattynama, Nathan Tjo-A-On, dan Witan Sulaeman sejak awal. Keputusan ini tidak membuat permainan Indonesia mengalir di babak pertama.

Tidak hadirnya Thom Haye sebagai pengalir bola bikin serangan mandek. Asnawi dan Witan juga tidak mampu menghidupkan permainan di sisi kanan, sedangkan Shayne tidak mampu menopang serangan dari sisi kiri.

2. Mengganti Formasi

Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya usai tim Garuda tumbang di tangan China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. (IG Ragnar Oratmangoen)
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya usai tim Garuda tumbang di tangan China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. (IG Ragnar Oratmangoen)

Shin Tae-yong biasanya menggunakan formasi 3-4-3, tapi mengubahnya menjadi 5-4-1 saat menghadapi China. Sekam ini nyatanya tidak berjalan efektif.

baca juga

Keputusan Shin menggunakan formasi ini bisa diasumsikan sebagai langkah pencegahan menghadapi direct play China lewat long ball, tapi justru menumpulkan serangan di sisi lain.

3. Pergantian Pemain yang Telat

Thom Haye, Timnas Indonesia saat melawan China (IG Timnas Indonesia)
Thom Haye, Timnas Indonesia saat melawan China (IG Timnas Indonesia)

Shin Tae-yong sendiri mengakui kalau ia sedikit terlambat dalam membuat perubahan dengan mengganti pemain. Pasalnya, rencana Timnas Indonesia sudah tidak berjalan sejak babak pertama.

Telat dalam mengganti Asnawi Mangkualam salah satunya karena pemain Port FC itu kurang optimal. Baru memasukkan Thom Haye di babak kedua juga kurang tepat karena Indonesia butuh pemain yang bisa mengalirkan bola.

Kontributor: Aditia Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSSI Tegas Tolak Permintaan Bahrain soal Pindah Venue di Luar Indonesia

PSSI Tegas Tolak Permintaan Bahrain soal Pindah Venue di Luar Indonesia

Bola | Rabu, 16 Oktober 2024 | 22:44 WIB

Media Irak Tertawakan Bahrain yang Minta Lawan Skuad Garuda Dipindah ke Luar Indonesia

Media Irak Tertawakan Bahrain yang Minta Lawan Skuad Garuda Dipindah ke Luar Indonesia

Bola | Rabu, 16 Oktober 2024 | 21:22 WIB

Ogah ke GBK, Bahrain Sorot Kelakuan Negatif Suporter Timnas Indonesia

Ogah ke GBK, Bahrain Sorot Kelakuan Negatif Suporter Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 16 Oktober 2024 | 21:14 WIB

Terkini

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

News | Rabu, 16 September 2026 | 06:25 WIB

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 06:15 WIB

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

×