Suara.com - Timnas Jepang sedang menghadapi ujian berat di lini belakang menjelang pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Indonesia. Krisis cedera yang melanda para bek tengah andalan Samurai Biru mengancam soliditas pertahanan mereka.
Shogo Taniguchi, pilar utama di jantung pertahanan Jepang, terpaksa absen akibat cedera tendon Achilles yang dideritanya saat membela klub Belgia, Sint-Truiden.
Kehilangan Taniguchi merupakan pukulan telak bagi tim asuhan Hajime Moriyasu, mengingat kontribusinya yang sangat vital dalam empat laga sebelumnya di babak ketiga kualifikasi.
Kondisi ini semakin diperparah dengan absennya dua bek sentral lainnya, yakni Takehiro Tomiyasu (Arsenal) dan Hiroki Ito (Bayern Munich) yang juga mengalami cedera.
Padahal, baik Tomiyasu maupun Ito merupakan pemain kunci yang sering kali menjadi andalan di lini belakang timnas.
Media Jepang, sponichi.co.jp, melaporkan bahwa absennya para bek andalan tersebut membuat lini pertahanan Jepang berada dalam kondisi darurat.
Pelatih Moriyasu pun dipaksa memutar otak untuk mencari solusi guna mengatasi permasalahan ini.
"Absennya Taniguchi, Tomiyasu, dan Ito adalah kerugian besar bagi tim," ungkap sponichi.co.jp.
Meskipun demikian, Jepang tetap diunggulkan dalam pertandingan melawan Timnas Indonesia.
Samurai Biru saat ini masih kokoh di puncak klasemen Grup C dengan rekor sempurna.
Namun, Timnas Indonesia tentu tidak akan menyerah begitu saja. Timnas Garuda dipastikan akan tampil habis-habisan untuk memberikan kejutan di hadapan pendukungnya sendiri.
Laga antara Timnas Indonesia dan Jepang diprediksi akan berlangsung sengit.
Kedua tim sama-sama memiliki ambisi yang tinggi untuk meraih kemenangan. Bagi Indonesia, pertandingan ini adalah kesempatan emas untuk mencuri poin dari tim kuat seperti Jepang.
Sementara itu, Jepang ingin menjaga rekor tak terkalahkannya dan semakin memantapkan posisi di puncak klasemen.