Suara.com - Pelatih Venezia, Eusebio Di Francesco mengaku senang dengan performa yang ditunjukkan anak asuhnya ketika melawan Napoli di Serie A Italia, Minggu (29/12/2024).
Venezia sejatinya bisa membuat Napoli frustasi Napoli. Sebab, Partinopei membutuhkan waktu yang lama untuk mencetak gol.
Hal ini berkat pertahanan solid yang ditunjukkan Jay Idzes dkk. Bahkan bek Venezia itu berhasil mengawal ketat Romelu Lukaku.
Romelu Lukaku juga sempat mendapatkan hadiah penalti, tapi gagal mencetak gol. Sayangnya pada menit ke-79, I Lagunari kecolongan gol Giacomo Raspadori.
Meski Venezia kalah dengan skor 0-1 atas Napoli, Di Francesco mengatakan bahwa anak asuhnya sempat berhasil meredam tekanan lawan di awal pertandingan. Akan tetapi, kesalahannya tim asuhannya berhasil dimanfaatkan lawan.
"Melawan Napoli tidak pernah muda, terutama dengan pemain sayap mereka yang mengincar satu lawan satu dan memaksa kami bertahan di kotak penalti," Kami bisa menahan awal merea, tapi kami sudah mempersiapkan diri untuk itu," ucap Eusebio Di Francesco di laman resmi Venezia.
"Kami bereaksi baik, membalikkan situasi, lebih agresif dalam menyerang, dan menyulitkan mereka. Sayang satu kesalahan kami menyebabkan gol mereka. Namun, kami bermain baik, bertahan kompak dan memanfaatkan serangan balik," imbuhnya.
Walau kalah, Eusebio Di Francesco berharap performa Jay Idzes dkk yang impresif ketika melawan Napoli bisa terus diperlihatkan untuk laga berikutnya.
"Hasilnya memang tidak berpihak pada kami, tapi kami membawa performa yang memberikan kepercayaan diri ke pemain dan membuat kami memahami bahwa kami sudah siap," pungkasnya.