Timnas Indonesia Resmi Gagal Gaet Pemain Keturunan Jawa Eks Chelsea

Arief Apriadi

Selasa, 25 Maret 2025 | 12:31 WIB
Timnas Indonesia Resmi Gagal Gaet Pemain Keturunan Jawa Eks Chelsea
Ian Maatsen bersama Timnas Belanda di Euro 2024. (AFP/Miguel Medina)

Suara.com - Peluang Timnas Indonesia untuk merekrut pemain keturunan Jawa yang kini bermain untuk Aston Villa, Ian Maatsen resmi tertutup. Hal itu terjadi setelah eks bek Chelsea itu menjalani debut di laga resmi setingkat FIFA A Match bersama Timnas Belanda.

Ian Maatsen diturunkan pelatih Ronald Koeman dalam laga Belanda dalam leg kedua perempat final UEFA Nations League 2024/2025 di Stadion Mestalla, Senin (24/3) dini hari WIB.

Dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut, Belanda harus mengakui keunggulan Spanyol lewat drama adu penalti dengan skor 5-4 setelah bermain imbang 3-3 di waktu normal.

Dengan penampilan perdananya di ajang resmi, Maatsen kini tidak lagi memenuhi syarat untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia di masa depan.

Menariknya, Maatsen tidak hanya tampil sebagai starter, tetapi juga mencetak gol perdana bagi De Oranje.

Gol tersebut menunjukkan kualitas dan potensi besar pemain yang memiliki darah Indonesia ini. Namun sayangnya, kontribusinya tidak mampu menyelamatkan Belanda dari kekalahan dan tersingkir dari turnamen.

Latar Belakang Orang Tua Ian Maatsen

Pemain keturunan Indonesia, Ian Maatsen debut dan cetak gol di laga Spanyol vs Belanda. (Instagram/@onsoranje)
Pemain keturunan Indonesia, Ian Maatsen debut dan cetak gol di laga Spanyol vs Belanda dalam leg kedua perempat final UEFA Nations League 2024/2025 di Stadion Mestalla, Senin (24/3) dini hari WIB.. (Instagram/@onsoranje)

Maatsen diketahui memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya. Ibunda Maatsen berasal dari Suriname dan memiliki akar keluarga yang berasal dari suku Jawa di Indonesia.

Dengan latar belakang tersebut, nama Maatsen sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air sebagai kandidat potensial untuk dinaturalisasi membela Timnas Indonesia.

baca juga

Kabar mengenai kemungkinan Maatsen membela Timnas Indonesia sempat mencuat dalam beberapa tahun terakhir.

Performanya yang konsisten di level klub bersama Borussia Dortmund, di mana ia menjalani masa peminjaman dari Chelsea, membuat banyak pihak berharap ia dapat memperkuat Garuda.

Namun, harapan tersebut pupus setelah Maatsen memutuskan membela negara kelahirannya, Belanda.

Pemain keturunan Indonesia, Ian Maatsen berselebrasi bersama rekan-rekannya saat Aston Villa menang 1-0 atas Bayern Munich dalam lanjutan Liga Champions 2024/2025 di Villa Park, London, Kamis (3/10/2024) dini hari WIB. [Dok. IG/Ian Maatsen]
Peluang Timnas Indonesia untuk merekrut pemain keturunan Jawa yang kini bermain untuk Aston Villa, Ian Maatsen resmi tertutup. Hal itu terjadi setelah eks bek Chelsea itu menjalani debut bersama Belanda dalam leg kedua perempat final UEFA Nations League 2024/2025 di Stadion Mestalla, Senin (24/3) dini hari WIB. [Dok. IG/Ian Maatsen]

Pemain kelahiran Vlaardingen, Belanda, pada 10 Maret 2002 ini sejatinya sudah menjadi bagian dari sistem pembinaan sepak bola Belanda sejak usia muda.

Ia membela Timnas Belanda di berbagai kelompok umur mulai dari U-15 hingga U-21 sebelum akhirnya dipanggil ke tim senior.

Kehadiran Maatsen di Euro 2024 tahun lalu menjadi titik awal perjalanannya di level internasional bersama Belanda, meskipun ia belum mendapatkan menit bermain di ajang tersebut.

Debutnya di UEFA Nations League sekaligus memastikan bahwa ia terikat secara permanen dengan Timnas Belanda.

Berdasarkan regulasi FIFA, pemain yang sudah tampil di ajang resmi bersama tim senior suatu negara tidak dapat beralih membela negara lain, kecuali dalam situasi khusus dengan syarat yang sangat ketat.

Meski kehilangan peluang merekrut Maatsen, PSSI masih memiliki beberapa nama lain di radar mereka.

Beberapa pemain keturunan yang berkarier di Eropa dikabarkan sedang dalam proses pendekatan untuk membela Merah Putih.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat Timnas Indonesia yang terus berkembang di bawah arahan pelatih Patrick Kluivert.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia vs Bahrain: Patrick Kluivert Masih Incar Runner Up

Timnas Indonesia vs Bahrain: Patrick Kluivert Masih Incar Runner Up

Bola | Selasa, 25 Maret 2025 | 12:28 WIB

3 Kerugian Timnas Indonesia jika Patrick Kluivert Pilih Emil Audero Dibanding Maarten Paes

3 Kerugian Timnas Indonesia jika Patrick Kluivert Pilih Emil Audero Dibanding Maarten Paes

Bola | Selasa, 25 Maret 2025 | 12:15 WIB

Diminta Mundur, Patrick Kluivert Soroti Suporter Timnas Indonesia

Diminta Mundur, Patrick Kluivert Soroti Suporter Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 25 Maret 2025 | 11:58 WIB

Marselino Ferdinan: Chemistry Tak Bisa Dibangun 2-3 Hari

Marselino Ferdinan: Chemistry Tak Bisa Dibangun 2-3 Hari

Bola | Selasa, 25 Maret 2025 | 11:38 WIB

Kumpulan Optimisme Para Pemain Timnas Indonesia Jelang Lawan Bahrain, Menang Harga Mati!

Kumpulan Optimisme Para Pemain Timnas Indonesia Jelang Lawan Bahrain, Menang Harga Mati!

Bola | Selasa, 25 Maret 2025 | 11:32 WIB

Media Vietnam: Patrick Kluivert Kepedean

Media Vietnam: Patrick Kluivert Kepedean

Bola | Selasa, 25 Maret 2025 | 11:23 WIB

3 Pemain Bahrain Paling Berbahaya Selain Mohamed Marhoon

3 Pemain Bahrain Paling Berbahaya Selain Mohamed Marhoon

Bola | Selasa, 25 Maret 2025 | 11:04 WIB

3 Hal yang Bisa Dipelajari Timnas Indonesia dari Pertemuan Pertama Kontra Bahrain

3 Hal yang Bisa Dipelajari Timnas Indonesia dari Pertemuan Pertama Kontra Bahrain

Bola | Selasa, 25 Maret 2025 | 10:46 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×