Peserta JKN Capai 284 Juta, Cak Imin Soroti Tantangan Layanan Kesehatan yang Setara

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 15 September 2026 | 15:28 WIB
Peserta JKN Capai 284 Juta, Cak Imin Soroti Tantangan Layanan Kesehatan yang Setara
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin). (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Peserta JKN mencapai 284 juta jiwa dengan tingkat kepesertaan aktif sebesar 79,20 persen pada 15 September 2026.
  • Menko Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang mudah dan setara bagi seluruh peserta JKN di Jakarta.
  • Peningkatan layanan didukung oleh sekitar 34,2 ribu fasilitas kesehatan yang mencatat ratusan juta kunjungan pasien.

Suara.com - Jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mencapai sekitar 284 juta jiwa atau 98,02 persen dari total penduduk Indonesia. Namun, pemerintah menilai penguatan JKN tidak cukup hanya dengan mengejar jumlah kepesertaan.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengatakan kepesertaan aktif juga menjadi hal penting dalam memastikan manfaat JKN benar-benar dirasakan masyarakat.

Saat ini, tingkat kepesertaan aktif JKN tercatat sekitar 79,20 persen.

Menurutnya, masyarakat akan merasakan manfaat JKN ketika mereka mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah dan berkualitas.

"Bagi masyarakat, JKN dirasakan ketika mereka datang dan mendapatkan pelayanan. Kalau pelayanan mudah, cepat, aman, bermutu, dan bermartabat, masyarakat akan merasa mendapatkan manfaat dan ikut menjaga JKN," kata Cak Imin dalam Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan 2026 dan Penganugerahan Seva Paramitha Awards di Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Ia menekankan tidak boleh ada pembedaan pelayanan terhadap peserta JKN. Setiap peserta berhak mendapatkan layanan yang setara, bermutu, dan bermartabat.

Ia menyebut fasilitas kesehatan menjadi pihak yang langsung berhadapan dengan masyarakat dalam pelaksanaan JKN. Karena itu, kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan menjadi salah satu hal yang ditekankan dalam penguatan ekosistem JKN.

Saat ini, ekosistem JKN didukung sekitar 34,2 ribu fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Cak Imin melihat kalau pemanfaatan layanan juga terus meningkat. Pada Januari hingga Juni 2026, kunjungan rawat jalan tingkat pertama tercatat mencapai 295,06 juta. Sementara rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) mencapai 22,05 juta.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelayanan JKN Bikin Tenang, Siti Lewati Persalinan Setelah Sempat Cemas

Pelayanan JKN Bikin Tenang, Siti Lewati Persalinan Setelah Sempat Cemas

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 15:23 WIB

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence Melalui CX126

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence Melalui CX126

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 10:51 WIB

HPN 2026, Hutama Karya Hadir Lebih Dekat melalui Layanan Kesehatan dan Apresiasi bagi Pengguna Jalan

HPN 2026, Hutama Karya Hadir Lebih Dekat melalui Layanan Kesehatan dan Apresiasi bagi Pengguna Jalan

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 22:55 WIB

Terkini

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

×