Profil Hery Fatah, Legenda Persib Bandung Era-70an Meninggal Dunia

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 13 April 2025 | 19:36 WIB
Profil Hery Fatah, Legenda Persib Bandung Era-70an Meninggal Dunia
Hery Fatah, pemain legendaris Persib Bandung yang berjaya pada era 1970-an, meninggal dunia pada Sabtu, 12 April 2025. (Dok Pribadi)

Suara.com - Kota Bandung kehilangan salah satu tokoh penting dalam sejarah kejayaan Persib. Hery Fatah, pemain legendaris Persib Bandung yang berjaya pada era 1970-an, meninggal dunia pada Sabtu, 12 April 2025. Kabar duka ini menyelimuti komunitas sepak bola, terutama di lingkungan Persib dan para penggemar setia Maung Bandung.

Suasana haru menyelimuti rumah duka yang berlokasi di Jalan Bata Merah I No. 7, Perum Bojong Raya, Caringin, Kota Bandung.

Para kerabat, sahabat lama, dan rekan setim berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang legenda yang telah banyak berjasa dalam mengangkat nama besar Persib Bandung.

Hery Fatah dikenal sebagai sosok pemain dengan semangat juang tinggi, dedikasi kuat, dan keterampilan di atas rata-rata.

Ia adalah salah satu bintang utama dalam skuad Persib era 70-an, sejajar dengan nama-nama besar seperti Encas Tonif, Yana Rodiana, Boyke Adam, Kosasih Baher, dan Ade Hery. Keberadaannya dalam tim saat itu memperkuat barisan pemain muda yang tampil berani dan penuh semangat.

Tak hanya mencetak prestasi sebagai individu, Heri juga mewarisi darah sepak bola dari sang ayah, Fatah Hidayat, yang merupakan pemain legendaris Persib pada era 50-an. Fatah Hidayat adalah sosok yang bermain bersama Aang Witarsa, Omo Suratmo, Juju Soekdar, dan Sunarto Soendoro.

Dengan latar belakang keluarga yang kuat dalam sepak bola, tidak heran jika Heri mampu berkembang menjadi pemain berpengaruh di masanya.

Salah satu pencapaian paling gemilang Hery Fatah bersama Persib terjadi pada tahun 1978 saat membawa klub kebanggaan Jawa Barat itu menjuarai turnamen Yusuf Cup di Makassar.

Pada partai final, Persib berhasil menaklukkan Persija Jakarta, rival klasik dalam sepak bola nasional.

baca juga

Kemenangan tersebut menjadi momen bersejarah yang masih dikenang oleh para penggemar hingga kini.

Keberhasilan itu pula yang membawa Persib dikirim untuk mengikuti ajang bergengsi internasional, Queens Cup di Bangkok, Thailand.

Dengan pelatih Cornelis Tomasoa dan Rukma Sujana, skuad Persib berkesempatan memperlihatkan kekuatan mereka di level Asia Tenggara. Heri Fatah menjadi salah satu pilar penting dalam skuad yang tampil pada turnamen tersebut.

Karier Heri mulai mencuat sejak tahun 1977–1978. Kala itu, ia mulai diorbitkan sebagai bagian dari regenerasi pemain muda Persib.

Ia masuk dalam proyek jangka panjang untuk memperkuat masa depan klub, dan kontribusinya pun segera membuktikan bahwa kepercayaan itu tidak salah tempat.

Konsistensinya di lapangan menjadi fondasi penting dalam formasi tim utama.

Persib Bandung secara resmi menyampaikan belasungkawa atas kepergian Hery Fatah. Rasa kehilangan juga dirasakan oleh banyak mantan pemain dan pelatih.

Salah satu sahabat dan rekan seperjuangannya di era junior, Djadjang Nurdjaman, mengingat Heri sebagai sosok yang sangat dekat dan memiliki semangat tinggi sejak masih muda.

Mereka berdua pernah berlatih bersama di masa awal karier, memperkuat generasi Persib yang produktif dan kompetitif.

Heri Fatah memang tidak hanya dikenal karena kemampuan bermainnya, tetapi juga karena kepribadian yang rendah hati dan hubungan baik dengan rekan-rekannya.

Ia menjadi inspirasi bagi generasi muda Persib dalam membangun semangat loyalitas dan profesionalisme di lapangan.

Kepergian Heri Fatah menambah daftar panjang para legenda yang telah mendahului, namun warisan perjuangannya akan terus hidup dalam sejarah panjang klub Persib Bandung.

Nama dan prestasinya akan tetap dikenang oleh para Bobotoh dan seluruh pencinta sepak bola Indonesia sebagai bagian dari tonggak penting perkembangan sepak bola di Kota Bandung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Innalillahi Selamat Tinggal Selamanya Djadjang Nurdjaman Sampaikan Kabar Duka dari Persib

Innalillahi Selamat Tinggal Selamanya Djadjang Nurdjaman Sampaikan Kabar Duka dari Persib

Bola | Minggu, 13 April 2025 | 19:00 WIB

Ole Romeny Sorot Nasib Anak Indonesia: Banyak Talenta Sepak Bola tapi Mereka Tak Selalu Bisa...

Ole Romeny Sorot Nasib Anak Indonesia: Banyak Talenta Sepak Bola tapi Mereka Tak Selalu Bisa...

Bola | Minggu, 13 April 2025 | 14:23 WIB

Habis Dihubungi PSSI, Gelandang Berdarah Surabaya Langsung Menggila Cetak Dua Assist di Liga Jerman

Habis Dihubungi PSSI, Gelandang Berdarah Surabaya Langsung Menggila Cetak Dua Assist di Liga Jerman

Bola | Minggu, 13 April 2025 | 13:11 WIB

Terkini

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:45 WIB

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:41 WIB

×