4 Pemain Keturunan Diacuhkan Timnas Belanda, Tak Lama Lagi Bela Timnas Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 15 April 2025 | 06:49 WIB
4 Pemain Keturunan Diacuhkan Timnas Belanda, Tak Lama Lagi Bela Timnas Indonesia
Pemain keturunan Indonesia, Mauro Zijlstra. PSSI terus menunjukkan komitmen dalam memperkuat Timnas Indonesia melalui jalur naturalisasi, terutama dengan menggandeng para pemain keturunan yang belum mendapatkan tempat di tim nasional negara asal mereka. [Dok. Instagram/@maurozijlstra]

Suara.com - PSSI terus menunjukkan komitmen dalam memperkuat Timnas Indonesia melalui jalur naturalisasi, terutama dengan menggandeng para pemain keturunan yang belum mendapatkan tempat di tim nasional negara asal mereka.

Hingga saat ini, tercatat ada lima pemain berdarah Indonesia yang belum sekalipun dipanggil memperkuat Timnas Belanda, dan hal ini membuka peluang besar bagi mereka untuk mengenakan seragam Merah Putih.

Langkah strategis ini sejalan dengan rencana jangka panjang PSSI dalam membangun tim nasional yang kompetitif di level Asia bahkan dunia.

Dengan pencapaian Timnas Indonesia yang kian membanggakan, termasuk lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, daya tarik untuk membela Garuda semakin meningkat di kalangan pemain diaspora.

Berikut profil Empat pemain keturunan Indonesia yang saat ini belum dipanggil Timnas Belanda dan berpeluang dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia:

1. Jairo Riedewald – Pengalaman Eropa dan Tantangan Regulasi FIFA

Proses naturalisasi Jairo Riedewald menghadapi kendala yang cukup besar. Bahkan, PSSI menyebut bahwa masalah yang dihadapi gelandang Royal Antwerp ini lebih kompleks dibandingkan dengan Maarten Paes, yang akhirnya berhasil mendapatkan status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). [Dok. IG Royal Anterp]
Proses naturalisasi Jairo Riedewald menghadapi kendala yang cukup besar. Bahkan, PSSI menyebut bahwa masalah yang dihadapi gelandang Royal Antwerp ini lebih kompleks dibandingkan dengan Maarten Paes, yang akhirnya berhasil mendapatkan status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). [Dok. IG Royal Anterp]

Jairo Riedewald, bek tengah yang kini memperkuat Royal Antwerp di Liga Pro Belgia, merupakan salah satu nama yang telah lama masuk radar PSSI.

Pemain yang memiliki darah Maluku ini pernah tampil dalam tiga laga bersama Timnas Belanda senior di ajang Kualifikasi Euro 2016.

Meski begitu, peluang Riedewald untuk memperkuat Timnas Indonesia tidak bisa langsung terwujud. Sesuai regulasi FIFA, pemain yang sudah pernah membela negara lain di kompetisi resmi harus melalui proses hukum di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) untuk bisa berganti federasi.

baca juga

Meski prosesnya panjang, PSSI tetap aktif memantau perkembangan sang pemain.

2. Million Manhoef – Kecepatan dan Fleksibilitas di Lini Serang

Karier Million Manhoef sejauh ini menunjukkan grafik yang stabil. (IG Million Manhoef)
Karier Million Manhoef sejauh ini menunjukkan grafik yang stabil. (IG Million Manhoef)

Million Manhoef memang belum sepopuler bintang-bintang lain, namun potensinya tidak bisa dipandang sebelah mata. Pemain berdarah campuran Indonesia dan Suriname ini saat ini memperkuat Stoke City di Liga Championship Inggris.

Manhoef dikenal sebagai pemain serba bisa yang dapat bermain di posisi winger kanan, kiri, maupun bek sayap. Meski telah mencatatkan 19 penampilan untuk Timnas Belanda U-21, ia belum pernah dipanggil ke tim senior.

Situasi ini membuka peluang lebar bagi PSSI untuk mempertimbangkan naturalisasinya demi memperkuat sektor sayap Garuda.

3. Mauro Zijlstra – Proses Naturalisasi yang Sudah Dimulai

Pemain keturunan Indonesia, Mauro Zijlstra mengakui PSSI ingin dirinya membela tim nasional tetapi di U-23. [Dok. Instagram/@maurozijlstra]
Pemain keturunan Indonesia, Mauro Zijlstra mengakui PSSI ingin dirinya membela tim nasional tetapi di U-23. [Dok. Instagram/@maurozijlstra]

Salah satu talenta muda yang mulai mencuat dan menjadi perhatian PSSI adalah Mauro Zijlstra. Pemain muda Volendam U-21 ini belum memiliki rekam jejak bersama Timnas Belanda di level mana pun, sehingga secara administratif proses naturalisasinya diperkirakan lebih mudah.

Zijlstra bahkan sudah memberikan sinyal kuat terkait keseriusannya untuk menjadi Warga Negara Indonesia.

Pada akhir tahun 2024, ia menyatakan bahwa proses naturalisasi sedang berlangsung, menjadikannya salah satu kandidat potensial untuk masa depan Timnas Indonesia.

4. Pascal Struijk – Pilar Bertahan Potensial dari Leeds United

Pemain Keturunan Indonesia Pascal Struijk (IG Pascal Struijk)
Pemain Keturunan Indonesia Pascal Struijk (IG Pascal Struijk)

Pascal Struijk, bek tengah milik Leeds United, juga masuk dalam daftar pemain keturunan Indonesia yang belum pernah memperkuat Timnas Belanda senior.

Meskipun sempat mencicipi panggung internasional bersama Belanda U-17 sebanyak tiga kali, ia belum mengunci nasibnya di level senior.

Dengan kemampuan bermain sebagai bek tengah, bek kiri, dan gelandang bertahan, serta latar belakang kuat dari akademi Ajax Amsterdam, Struijk bisa menjadi tambahan yang solid di lini belakang Timnas Indonesia. Usianya yang masih 25 tahun membuatnya sangat cocok untuk proyek jangka panjang Garuda.

Keberhasilan Timnas Indonesia menembus babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia menjadi magnet tersendiri bagi para pemain diaspora.

Apalagi kemenangan mengejutkan atas Arab Saudi dengan skor 2-0 membuktikan bahwa skuad Garuda kini bukan sekadar tim penggembira di kawasan Asia.

Momentum ini menjadi faktor penting dalam memikat pemain keturunan yang belum memiliki tempat di tim nasional negara asal mereka. Didukung komitmen pemerintah dan federasi sepak bola nasional, program naturalisasi menjadi langkah strategis dan realistis demi membangun tim nasional yang lebih kompetitif.

PSSI tampaknya memahami bahwa talenta lokal perlu disandingkan dengan pemain berdarah Indonesia yang telah terbentuk di sistem sepak bola Eropa.

Dengan begitu, kualitas permainan bisa meningkat secara signifikan dan ambisi tampil di panggung dunia bukan sekadar mimpi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maaf Tersingkir di Piala Asia, Nova Arianto: Bersyukur Kami ke Piala Dunia U-17 2025

Maaf Tersingkir di Piala Asia, Nova Arianto: Bersyukur Kami ke Piala Dunia U-17 2025

Bola | Selasa, 15 April 2025 | 06:27 WIB

Reaksi Erick Thohir Timnas Indonesia U-17 Dibantai Korea Utara, Nova Arianto Mau Diapain?

Reaksi Erick Thohir Timnas Indonesia U-17 Dibantai Korea Utara, Nova Arianto Mau Diapain?

Bola | Selasa, 15 April 2025 | 06:09 WIB

Media Asing Bongkar Kualitas Asli Timnas Indonesia U-17 Semalam, Pantas Saja Dibantai Korea Utara

Media Asing Bongkar Kualitas Asli Timnas Indonesia U-17 Semalam, Pantas Saja Dibantai Korea Utara

Bola | Selasa, 15 April 2025 | 05:51 WIB

Terkini

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:39 WIB

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:48 WIB

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

×