PSSI Dikejar Waktu Gaet Nafi Nahdi, Pemain Kelahiran Swiss Bisa Pilih Jerman

Arief Apriadi

Minggu, 20 April 2025 | 17:28 WIB
PSSI Dikejar Waktu Gaet Nafi Nahdi, Pemain Kelahiran Swiss Bisa Pilih Jerman
PSSI Dikejar Waktu Gaet Nafi Nahdi, Pemain Kelahiran Swiss yang Bisa Pilih Bela Jerman. [Dok. futboll.indonesiaa]

Bermain sebagai pemain kidal, Nafi memiliki kemampuan fleksibel. Di musim lalu, saat membela FC Thun U-17, ia tampil sebagai bek kiri dan mencatatkan 24 penampilan, dengan torehan 4 gol di kompetisi kelompok usia U-17 Swiss.

Musim ini, perannya sedikit berubah. Di FC Munsingen, ia lebih sering ditempatkan sebagai winger kanan, yang membuat performanya kian impresif. Dari 9 pertandingan, ia sukses mencetak 6 gol dan 2 assist, sebuah peningkatan mencolok dari musim sebelumnya.

Perjalanan Karier Nafi Nahdi

Nafi memulai perjalanan sepak bolanya sejak usia sangat muda. Di usia 6-9 tahun, ia bermain untuk klub Muri Gumligen di Swiss. Setelah itu, ia bergabung dengan FC Koniz pada usia 9-15 tahun, dan kemudian melanjutkan pengembangan kemampuan sepak bolanya bersama FC Thun dari usia 15 hingga 17 tahun.

Perkembangan pesatnya terlihat ketika ia mulai bermain di tim utama FC Munsingen, di mana posisi dan gaya bermainnya yang ofensif mengundang perhatian. Gaya bermainnya bahkan kerap dibandingkan dengan Dean James, bek kiri Timnas Indonesia yang juga bisa berperan sebagai winger.

Dengan segala potensi dan jejak prestasinya di level klub, Nafi Nahdi menjadi aset berharga yang bisa memperkuat skuad muda Garuda di masa depan.

Meski stok bek kiri Timnas saat ini tergolong melimpah, fleksibilitas Nafi yang bisa bermain sebagai winger kanan atau kiri membuatnya tetap relevan dan menjanjikan.

Lebih dari itu, keinginan pribadinya untuk membela Timnas Indonesia seharusnya menjadi sinyal kuat bagi PSSI untuk segera melakukan pendekatan. Apalagi, ayahnya masih memegang paspor Indonesia, memperkuat peluang untuk memprosesnya tanpa hambatan besar selama batas usia kewarganegaraan belum dilampaui.

Langkah cepat dan strategis dari federasi diperlukan agar Nafi Nahdi tidak lepas ke negara lain, terlebih ia juga berhak memilih Jerman — negara dengan sistem pembinaan sepak bola kelas dunia.

baca juga

Kontributor: Aditia Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Liga 1 Kalah dari Kamboja, Erick Thohir Singgung 'Bersihkan Liga'

Liga 1 Kalah dari Kamboja, Erick Thohir Singgung 'Bersihkan Liga'

Bola | Minggu, 20 April 2025 | 13:12 WIB

Timnas Indonesia Bisa Hadapi Negara Peringkat 35 Dunia pada September!

Timnas Indonesia Bisa Hadapi Negara Peringkat 35 Dunia pada September!

Bola | Minggu, 20 April 2025 | 12:01 WIB

Pundit Belanda: Thom Haye Tidak Mau Bermain

Pundit Belanda: Thom Haye Tidak Mau Bermain

Bola | Minggu, 20 April 2025 | 13:20 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×