Dominasi Brasil dalam Perebutan Top Skor BRI Liga 1, Negeri Samba Lagi-lagi yang Teratas

Irwan Febri

Kamis, 24 April 2025 | 17:56 WIB
Dominasi Brasil dalam Perebutan Top Skor BRI Liga 1, Negeri Samba Lagi-lagi yang Teratas
Pesepak bola Dewa United Alex Martins (tengah) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persik Kediri pada pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (21/7/2023). Dewa United menang atas Persik Kediri dengan skor 3-0. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/nym.

Suara.com - BRI Liga 1 musim 2024/2025 telah memasuki pekan ke-30, dan satu hal yang kembali menjadi sorotan adalah minimnya kontribusi striker lokal dalam perburuan gelar top skor.

Tren ini terus berulang dalam beberapa musim terakhir, dan musim ini tampaknya akan kembali menghadirkan cerita serupa, bahkan lebih mencolok dari sebelumnya.

Di posisi puncak daftar pencetak gol terbanyak sementara, nama Alex Martins dari Dewa United masih berdiri kokoh sebagai pemuncak klasemen top skor.

Striker asal Brasil ini tampil sangat konsisten sepanjang musim dan telah mengemas 23 gol. Jumlah ini membuatnya unggul jauh dari para pesaing, terutama striker-striker lokal yang kesulitan bersaing dari sisi produktivitas.

Tepat di bawah Alex Martins ada nama Gustavo Almeida, penyerang andalan Persija Jakarta yang juga berasal dari Brasil. Gustavo sejauh ini berhasil mencetak 16 gol, terpaut tujuh gol dari Alex.

Dengan hanya menyisakan empat laga sisa hingga musim berakhir, jarak tersebut bisa dibilang cukup lebar dan akan sulit untuk dikejar kecuali terjadi sesuatu yang luar biasa.

Dua nama dari Negeri Samba ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa Liga 1 saat ini dikuasai oleh talenta asing, khususnya asal Brasil, dalam hal urusan mencetak gol.

Para striker lokal nyaris tak terdengar di papan atas daftar top skor, bahkan dalam posisi 10 besar pun mereka minim representasi.

Fenomena ini bukan sesuatu yang baru. Dalam tiga musim terakhir, gelar pencetak gol terbanyak selalu diraih oleh pemain asal Brasil.

baca juga

Musim lalu, David da Silva mencatatkan 30 gol bersama Persib Bandung dan membawa klubnya meraih gelar juara Liga 1 2023/2024.

Musim sebelumnya, giliran Matheus Pato yang unjuk gigi bersama Borneo FC. Ia sukses mencetak 25 gol dan mengakhiri musim sebagai top skor Liga 1 2022/2023.

Jika tren ini terus berlanjut, maka musim 2024/2025 akan menjadi musim ketiga secara beruntun di mana top skor Liga 1 dikuasai oleh pemain Brasil.

Bahkan sejak era dominasi David da Silva dan Matheus Pato dimulai, banyak striker asing lain dari Eropa seperti Ilija Spasojevic (naturaliasi), Marko Simic (Kroasia), Aleksandar Rakic (Serbia), hingga Sylvano Comvalius (Belanda) yang mulai kehilangan pamor dan produktivitas.

Ilija Spasojevic dan David da Silva menjadi dua dari sedikit pemain yang mampu mengawinkan gelar top skor dengan gelar juara Liga 1.

Spaso mencatatkan prestasi itu saat membawa Bali United menjadi kampiun musim 2021/2022, sementara David da Silva melakukannya di musim lalu bersama Persib Bandung.

Namun di balik prestasi para pemain Brasil ini, ada pertanyaan besar bagi sepak bola nasional: ke mana striker lokal?

Minimnya peran penyerang lokal di papan atas top skor menunjukkan adanya celah besar dalam pembinaan, kepercayaan pelatih, atau bahkan kesempatan bermain di posisi utama.

Beberapa nama striker lokal memang muncul, tetapi tak satupun yang benar-benar mendekati konsistensi dan efektivitas striker-striker asing. Padahal, posisi striker merupakan salah satu posisi krusial dalam membentuk tim nasional yang tangguh.

Dengan hanya beberapa pekan tersisa, kecil kemungkinan posisi Alex Martins di puncak akan tergeser. Dan jika itu terjadi, maka bisa dibilang dominasi Brasil di Liga 1 akan semakin kukuh, setidaknya untuk empat musim terakhir.

Kondisi ini menjadi refleksi penting bagi klub-klub Indonesia, PSSI, serta pihak pengelola liga untuk mulai memberikan lebih banyak ruang bagi talenta lokal untuk berkembang, khususnya di lini depan.

Karena jika tidak, cerita “top skor Liga 1 adalah milik Brasil” bisa jadi akan terus berulang musim demi musim.

Kontributor: Eko

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini: Arema FC Main Dua Kali dalam 4 Hari

Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini: Arema FC Main Dua Kali dalam 4 Hari

Bola | Kamis, 24 April 2025 | 13:08 WIB

Ingin Persib Juara Lebih Cepat, Beckham Putra Harapkan Dewa United dan Persebaya Tergelincir

Ingin Persib Juara Lebih Cepat, Beckham Putra Harapkan Dewa United dan Persebaya Tergelincir

Bola | Kamis, 24 April 2025 | 12:31 WIB

Carlos Pena Soroti Magis Pakansari, Tak Menyesal Persija Didepak dari JIS?

Carlos Pena Soroti Magis Pakansari, Tak Menyesal Persija Didepak dari JIS?

Your Say | Kamis, 24 April 2025 | 09:55 WIB

Ingin Buat Bali United Gigit Jari, PSM Makassar Belajar dari Masa Lalu?

Ingin Buat Bali United Gigit Jari, PSM Makassar Belajar dari Masa Lalu?

Your Say | Kamis, 24 April 2025 | 06:39 WIB

Nasib Terkini Badak Lampung FC, Klub di Lampung sebelum Digusur Bhayangkara FC

Nasib Terkini Badak Lampung FC, Klub di Lampung sebelum Digusur Bhayangkara FC

Bola | Rabu, 23 April 2025 | 19:31 WIB

Blak-blakan! Bojan Hodak Ingin Datangkan Jordi Amat hingga Saddil Ramdani

Blak-blakan! Bojan Hodak Ingin Datangkan Jordi Amat hingga Saddil Ramdani

Your Say | Rabu, 23 April 2025 | 18:31 WIB

Terkini

Pesan Terakhir Hasbiah Sebelum Virgo Transport 8 Tenggelam: 'Jaga Cucu-Cucuta'

Pesan Terakhir Hasbiah Sebelum Virgo Transport 8 Tenggelam: 'Jaga Cucu-Cucuta'

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 15:47 WIB

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:45 WIB

KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN

KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 15:44 WIB

Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Mendasar Purbaya Usai Dicopot Prabowo, Komunikasi dan Substansi

Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Mendasar Purbaya Usai Dicopot Prabowo, Komunikasi dan Substansi

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:42 WIB

Link Live Streaming FC Seoul vs Persib Bandung Sore Ini, Cara Nonton dan Jadwal Lengkap

Link Live Streaming FC Seoul vs Persib Bandung Sore Ini, Cara Nonton dan Jadwal Lengkap

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:42 WIB

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:41 WIB

Cara Ampuh Bersihkan Jamur Kaca Spion Mobil dengan Bahan Sederhana

Cara Ampuh Bersihkan Jamur Kaca Spion Mobil dengan Bahan Sederhana

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 15:39 WIB

Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan

Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:38 WIB

OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon

OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 15:37 WIB

Menteri Diktisaintek Ungkap Dampak Kemiskinan: Anak Sulit Dapat Pendidikan, Pilihan Kerja Terbatas

Menteri Diktisaintek Ungkap Dampak Kemiskinan: Anak Sulit Dapat Pendidikan, Pilihan Kerja Terbatas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:35 WIB

×