1 Detik Resmi Jadi WNI, Pascal Struijk Langsung Cetak Sejarah untuk Timnas Indonesia di Liga Inggris

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 24 April 2025 | 19:23 WIB
1 Detik Resmi Jadi WNI, Pascal Struijk Langsung Cetak Sejarah untuk Timnas Indonesia di Liga Inggris
Bek keturunan Indonesia, Pascal Struijk yang kini bermain untuk klub Liga Inggris, Leeds United. [Dok. IG Pascal Struijk]

Suara.com - Kabar gembira datang dari jagat sepak bola Inggris. Leeds United resmi mengamankan tiket promosi ke Premier League untuk musim depan usai tampil dominan sepanjang musim. Selain itu Pascal Struijk bisa cetak sejarah untuk Timnas Indonesia begitu 1 detik resmi jadi WNI.

Klub yang akrab dijuluki The Whites atau The Peacocks ini sukses mengakhiri kompetisi dengan torehan impresif, yakni 94 poin. Capaian ini memastikan mereka kembali ke kasta tertinggi setelah sempat terlempar ke Championship.

Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kabar ini membawa dampak lebih dari sekadar euforia promosi. Di balik sukses Leeds, ada satu nama yang mulai menarik perhatian pecinta sepak bola Tanah Air: Pascal Struijk.

Pascal Struijk, pemain keturunan Indonesia yang bisa bela timnas Indonesia. (Instagram/@pascalstruijk)
Pascal Struijk, pemain keturunan Indonesia yang bisa bela timnas Indonesia. (Instagram/@pascalstruijk)

Bek tangguh milik Leeds ini disebut-sebut berpotensi menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia berkat darah keturunannya.

Struijk telah membuktikan dirinya sebagai bek andalan Leeds musim ini. Dengan postur 190 sentimeter, ia menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus lawan. Namun, bukan hanya performanya yang mencuri perhatian.

Latar belakang keluarganya menjadi sorotan karena memiliki keterkaitan dengan Indonesia. Kakek dari pihak ibu, Peter Weydemuller, diketahui berasal dari Surabaya, Jawa Timur. Fakta ini membuka peluang besar baginya untuk membela Merah Putih.

Dalam regulasi FIFA, pemain dengan garis keturunan langsung dari negara tertentu dapat memperkuat tim nasional negara tersebut.

Pascal Struijk, dengan darah Indonesia yang mengalir dalam dirinya, pun menjadi kandidat ideal untuk proyek naturalisasi PSSI yang kini semakin serius mengincar pemain diaspora.

Pascal Struijk bisa membela Indonesia karena darah keturunan yang dimilikinya. Diketahui, kakek dan neneknya berasal dari Hindia Belanda. Karena punya darah keturunan dari kakek dan neneknya yang berasal dari Tanah Air, eks penggawa Ajax Amsterdam ini mengaku terkadang merasa jadi orang Indonesia. (IG Pascal Struijk)
Pascal Struijk bisa membela Indonesia karena darah keturunan yang dimilikinya. Diketahui, kakek dan neneknya berasal dari Hindia Belanda. Karena punya darah keturunan dari kakek dan neneknya yang berasal dari Tanah Air, eks penggawa Ajax Amsterdam ini mengaku terkadang merasa jadi orang Indonesia. (IG Pascal Struijk)

Perbincangan mengenai potensi Struijk bermain untuk Timnas Indonesia semakin memanas usai pelatih kepala Garuda, Patrick Kluivert, tertangkap kamera menghadiri laga antara Oxford United dan Leeds United akhir pekan lalu.

Menariknya, Kluivert terlihat duduk berdampingan dengan Struijk di tribun penonton. Ia tidak sendiri. Asisten pelatih Denny Landzaat dan penasihat teknis PSSI, Jordi Cruyff, turut menemani.

Langkah ini menandai adanya komunikasi langsung yang cukup intens. Meskipun tidak ada pernyataan resmi, pendekatan yang dilakukan oleh jajaran pelatih Timnas Indonesia ini menjadi sinyal kuat akan keseriusan mereka merekrut Struijk ke dalam skuad.

Dukungan terhadap kemungkinan ini juga datang dari media internasional. Salah satu media asal Belanda, Voetbal Primeur, menyebut bahwa Struijk telah mengantongi izin untuk membela Indonesia. Artinya, jalan menuju naturalisasi bukan lagi sekadar isu spekulatif, melainkan sudah berada dalam tahap yang lebih konkret.

Jika proses ini benar-benar terealisasi, maka Pascal Struijk akan mencatat sejarah sebagai pemain pertama Timnas Indonesia yang berkarier di Premier League. Ini bukan sekadar prestise pribadi, tapi juga sebuah pencapaian monumental bagi persepakbolaan Indonesia.

Dalam jangka panjang, kehadirannya berpotensi menjadi motivasi bagi pemain muda Indonesia untuk menembus level tertinggi sepak bola dunia.

PSSI sendiri telah mengisyaratkan bahwa strategi mendatangkan pemain keturunan merupakan bagian dari rencana jangka panjang. Tujuannya jelas: meningkatkan kualitas tim, memperkuat daya saing, serta membentuk skuad yang mampu bersaing di kancah Asia bahkan dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia Diminta Introspeksi Diri Jika Ingin Lolos ke Piala Dunia

Timnas Indonesia Diminta Introspeksi Diri Jika Ingin Lolos ke Piala Dunia

Your Say | Kamis, 24 April 2025 | 18:54 WIB

Pesona Djenna De Jong, Umumkan Batal Bela Timnas Putri

Pesona Djenna De Jong, Umumkan Batal Bela Timnas Putri

Lifestyle | Kamis, 24 April 2025 | 18:28 WIB

8 Pemain Timnas Indonesia yang Pernah Bela Klub Kasta Bawah, Rizky Ridho di Liga 3

8 Pemain Timnas Indonesia yang Pernah Bela Klub Kasta Bawah, Rizky Ridho di Liga 3

Bola | Kamis, 24 April 2025 | 19:05 WIB

Terkini

Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas

Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:16 WIB

Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol

Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:39 WIB

Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan

Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:29 WIB

Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang

Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:05 WIB

Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?

Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib

Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026

Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:11 WIB

Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu

Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:08 WIB

Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia

Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:50 WIB

Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati

Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:33 WIB