Selamat Datang 3 Pemain Keturunan Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Jelang Lawan China dan Jepang

Pebriansyah Ariefana

Senin, 05 Mei 2025 | 17:06 WIB
Selamat Datang 3 Pemain Keturunan Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Jelang Lawan China dan Jepang
Pemain keturunan Indonesia, Jayden Oosterwolde (kanan) saat masih membela FC Twente di Liga Belanda. [Dok. Instagram/@jaydenoosterwolde]

Suara.com - Sebanyak 3 pemain keturunan Indonesia yang saat ini merumput di kompetisi Eropa tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Mereka digadang-gadang akan segera menjalani proses naturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia dalam waktu dekat, terutama untuk menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Ketiganya bukan nama sembarangan. Performa konsisten dan kualitas individu mereka telah mencuri perhatian di level klub. PSSI bersama pelatih anyar Patrick Kluivert pun tak tinggal diam. Pendekatan serius dilakukan agar proses naturalisasi dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi skuad Garuda.

Ketiga calon pemain ini berasal dari Belanda dan mengisi posisi vital dalam sepak bola modern—dua berposisi sebagai bek, sementara satu lainnya bermain di lini tengah menyerang. Komposisi tersebut sejalan dengan kebutuhan taktis tim nasional yang tengah dibangun ulang pasca era Shin Tae-yong.

Jayden Oosterwolde: Pilar Potensial di Sektor Kiri Pertahanan

Pesepak bola keturunan Indonesia yang bermain di Fenerbahce, Jayden Oosterwolde. (Instagram/jaydenoosterwolde)
Pesepak bola keturunan Indonesia yang bermain di Fenerbahce, Jayden Oosterwolde. (Instagram/jaydenoosterwolde)

Salah satu nama yang paling menyita perhatian adalah Jayden Oosterwolde. Bek kiri berusia 23 tahun ini saat ini memperkuat Fenerbahce, salah satu klub elite di Liga Super Turki. Kecepatan, kekuatan fisik, dan kemampuan bertahan membuatnya menjadi figur bek modern yang sangat diidamkan.

Kiprahnya di pentas Eropa menjadikan Oosterwolde sebagai kandidat kuat untuk memperkuat lini pertahanan Garuda. Dalam sepak bola modern, posisi bek kiri yang mampu menyerang dan bertahan dengan sama baiknya merupakan aset langka. Jika Jayden bisa dinaturalisasi, kehadiran Jayden bisa langsung mengisi celah yang selama ini dianggap rapuh.

Miliano Jonathans: Playmaker Muda dengan Insting Gol Tajam

Tinggi Badan Miliano Jonathans (Instagram/mijnvitesse)
Tinggi Badan Miliano Jonathans (Instagram/mijnvitesse)

Nama berikutnya adalah Miliano Jonathans, pemain muda yang saat ini tampil membela Jong Utrecht di Eerste Divisie Belanda. Lahir tahun 2004, ia dikenal sebagai gelandang serang fleksibel yang juga bisa ditempatkan di sektor sayap maupun sebagai penyerang bayangan.

Pada musim 2024/2025, ia mencatatkan enam gol dan dua assist dalam 10 pertandingan—sebuah torehan impresif untuk pemain seusianya. Dengan nilai pasar mencapai hampir Rp9 miliar, Jonathans dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi Timnas Indonesia.

baca juga

Patrick Kluivert bisa jadi melihat Miliano sebagai sosok yang cocok dengan filosofi permainan menyerang cepat dan transisi tajam yang sedang ia terapkan. Kehadiran gelandang kreatif seperti Jonathans akan menambah opsi variasi serangan yang selama ini kerap menemui jalan buntu di lini tengah.

Tristan Gooijer: Tembok Kuat dari Liga Belanda

Tristan Gooijer. (instagram.com/@tristangooijer)
Tristan Gooijer. (instagram.com/@tristangooijer)

Sosok ketiga dalam daftar adalah Tristan Gooijer, bek tengah yang kini bermain untuk PEC Zwolle di Eredivisie Belanda. Meski usianya masih tergolong muda, Gooijer telah menunjukkan kedewasaan bermain yang luar biasa, terutama dalam membaca permainan dan melakukan intersepsi.

Dikenal piawai dalam duel udara serta memiliki postur ideal untuk bek tengah modern, Gooijer digadang-gadang menjadi solusi jangka panjang untuk lini belakang Timnas Indonesia yang kerap kerepotan menghadapi bola-bola atas. Pemain berdarah Indonesia ini bisa menjadi target prioritas dalam proyek naturalisasi tahun ini.

Strategi Naturalisasi yang Lebih Terstruktur

Berbeda dari pendekatan di masa lalu, PSSI kini mengedepankan strategi yang lebih selektif dan terukur dalam mencari pemain keturunan.

Di bawah arahan Patrick Kluivert, proses identifikasi pemain diaspora dilakukan secara menyeluruh, dengan menekankan pada kecocokan taktik serta keinginan tulus dari sang pemain untuk membela Merah Putih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Piala AFF U-23, Timnas Indonesia Tak Perlu Paksakan Para Pemain Diaspora Bergabung!

Piala AFF U-23, Timnas Indonesia Tak Perlu Paksakan Para Pemain Diaspora Bergabung!

Your Say | Senin, 05 Mei 2025 | 16:28 WIB

Profil Patrick Kisnorbo, Pelatih Baru yang Tangani Sandy Walsh di Yokohama F Marinos

Profil Patrick Kisnorbo, Pelatih Baru yang Tangani Sandy Walsh di Yokohama F Marinos

Bola | Senin, 05 Mei 2025 | 16:27 WIB

Elkan Baggott Soal Momen di Timnas Indonesia: Tertekan tapi Juga Bangga

Elkan Baggott Soal Momen di Timnas Indonesia: Tertekan tapi Juga Bangga

Bola | Senin, 05 Mei 2025 | 16:46 WIB

Terkini

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:23 WIB

×