Psywar Pelatih China: Ejek Fondasi Timnas Indonesia tapi Takut dengan Jay Idzes Cs

Rabu, 21 Mei 2025 | 11:34 WIB
Psywar Pelatih China: Ejek Fondasi Timnas Indonesia tapi Takut dengan Jay Idzes Cs
Remehkan Pemain Lokal Timnas Indonesia, Pelatih China Takut dengan Jay Idzes Cs [Instagram Branko Ivankovic]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pelatih tim nasional China, Branko Ivankovic menyebut Timnas Indonesia lemah dari segi fondasi pemain lokal, tapi tidak dengan kekuatan keturunannya.

Oleh sebab itu, tim nasional China harus mengerahkan seluruh kemampuan saat melawan Timnas Indonesia di hadapan puluhan rinu suporter lawan.

Timnas Indonesia akan menghadapi China dalam laga lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada 5 Juni mendatang.

Laga melawan Timnas Indonesia jadi pertandingan penentu nasib China memperpanjang nasib demi bisa berlaga di Piala Dunia 2026.

Pengakuan blak-blakan pelatih China, Branko Ivankovic untuk timnas Indonesia. (Instagram/@ivankovic_branko)
Pengakuan blak-blakan pelatih China, Branko Ivankovic untuk timnas Indonesia. (Instagram/@ivankovic_branko)

Akan tetapi, Ivankovic menjelaskan mengalahkan Timnas Indonesia tidak mudah begitu saja.

Meski Timnas Indonesia lemah dari segi fondasi pemain lokal, tapi dengan dihuni pemain-pemain keturunan skuad Garuda menjadi berbahaya.

"Kami harus mengerahkan 100 persen usaha kami," katanya dilansir dari Media China, Sohu, Rabu (21/5/1205).

"Meskipun Indonesia tidak memiliki fondasi tim yang kuat secara tradisional, susunan pemain yang dinaturalisasi membuat hal itu sulit untuk dihadapi,” ujar Ivankovic.

Lebih lanjut, Ivankovic menyebut pemain-pemain naturalisasi Timnas Indonesia punya kemampuan yang baik.

Baca Juga: Drama Transfer Shayne Pattynama: Bhayangkara FC Disalip Buriram di Detik Terakhir

Beberapa dari mereka seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, dan Mees Hilgers bermain di tim besar Eropa.

Oleh karena itu China harus habis-habisan demi bisa meraih kemenangan di Stadion GBK, Jakarta.

"Sebagian besar pemain naturalisasi Indonesia berusia sekitar 26 tahun, yang merupakan masa keemasan dalam karier olahraga mereka," jelasnya.

"Bergabungnya mereka akan sangat meningkatkan daya juang mereka," tutup Ivankovic.

Kemenangan melawan China sangat penting didapatkan oleh Timnas Indonesia buat menjaga asa lolos ke fase berikutnya.

Sebab, skuad Garuda akan melakoni laga berat di laga selanjutnya menghadapi Jepang, di mana hasil seri pun sudah didapatkan.

Oleh karena itu, kesiapan fisik dan mental pemain akan menjadi fokus utama selama pemusatan latihan di Bali yang rencananya bergulir pada 26 Mei 2025.

Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes saat membela Venezia (tmssl.akamaized.net)
Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes saat membela Venezia (tmssl.akamaized.net)

Meski belum ada pengumuman resmi dari PSSI terkait daftar pemain yang dipanggil, sejumlah nama diperkirakan sudah masuk radar pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.

Pemusatan latihan di Bali juga dinilai ideal karena suasana yang lebih tenang dapat membantu pemain fokus, serta mempercepat pemulihan bagi mereka yang mengalami kelelahan setelah kompetisi panjang bersama klub masing-masing.

Selain itu, cuaca dan kondisi lapangan di Bali dianggap mendukung untuk latihan intensif.

Dengan hanya dua laga tersisa, setiap keputusan yang diambil, termasuk pemilihan pemain untuk TC di Bali, akan sangat menentukan perjalanan Timnas Indonesia menuju babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Para pemain dituntut menunjukkan performa terbaik mereka, baik dalam latihan maupun pertandingan, demi membawa Garuda terbang lebih tinggi di level Asia.

Selain aspek teknis, dukungan publik Indonesia akan sangat berperan dalam laga melawan China.

Animo suporter yang diprediksi memadati SUGBK pada 5 Juni diharapkan menjadi kekuatan tambahan bagi skuad Garuda.

Lolos ke babak keempat kualifikasi bukan hanya akan jadi sejarah baru bagi sepak bola nasional, tapi juga membuka jalan lebih lebar menuju impian terbesar: tampil di putaran final Piala Dunia 2026, untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

Meski saat ini berada di peringkat keempat, peluang Timnas Indonesia untuk melangkah ke babak keempat kualifikasi masih terbuka.

Posisi ketiga di Grup C yang bisa membuka jalur ke babak play-off menjadi target realistis, mengingat kuatnya Jepang dan Australia di posisi dua teratas.

Jika Marselino Ferdinan dan kawan-kawan mampu meraih kemenangan pada 5 Juni, Timnas Indonesia akan melampaui China secara poin dan membuka lebar peluang untuk finis di tiga besar.

Adapun pertandingan melawan Jepang lima hari kemudian akan menjadi tantangan tersendiri.

Namun karena Jepang sudah dipastikan lolos, besar kemungkinan mereka akan melakukan rotasi pemain.

Hal ini bisa dimanfaatkan Indonesia untuk mencuri satu poin atau bahkan menciptakan kejutan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI