Suporter Garuda Bisa Sulap SUGBK Jadi Kandang Setan di Laga Timnas Indonesia vs China

Galih Prasetyo

Rabu, 04 Juni 2025 | 00:48 WIB
Suporter Garuda Bisa Sulap SUGBK Jadi Kandang Setan di Laga Timnas Indonesia vs China
Suporter Timnas Indonesia (pssi.org)

Suara.com - Jelang pertandingan Timnas Indonesia vs China dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, publik China ketar-ketir dengan militansi suporter Garuda.

Salah satu media China menyebut di luar kemewahan Timnas Indonesia yang dihuni pemain naturalisasi, suporter jadi faktor yang bisa membuat pemain China tertekan.

Menurut media China itu, suporter Garuda bisa menyulap tempat pertandingan Timnas Indonesia vs China, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi kandang setan.

"Suporter Garuda sangat fanatik dan bisa membuat kondisi stadion layaknya kandang setan," tulis media China Chengdu Cover News seperti dikutip Suara.com, Rabu (4/6).

Suporter Timnas Indonesia memberi dukungan dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Suporter Timnas Indonesia memberi dukungan dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Suasana seperti ini akan sangat mendongkrak moral tim tuan rumah dan menciptakan tekanan psikologis pada tim tamu. Keunggulan tuan rumah ini tidak boleh diremehkan," sambung media China tersebut.

Meski begitu, media China itu menuliskan bahwa kondisi Timnas Indonesia saat ini di sisi lain sangat menguntungkan anak asuh Branko Ivankovic.

"Striker utama Indonesia itu sempat terpuruk setelah sempat bermain di Liga Australia," sebut media China itu.

"Selain itu, dua gelandang mereka juga terkena sanksi larangan bermain. Semua itu jadi kabar baik untuk timnas China,"

China Larang Media Indonesia Meliput

baca juga

Media asal Indonesia dilarang meliput latihan tim nasional China yang berlangsung di Lapangan A, Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (3/6/2025) malam WIB.

Bukan cuma itu saja, aroma tidak sedap seperti bau sampah menyengat di area lapangan tempat China berlatih.

Tidak diketahui dari mana asal bau sampah itu berasal, namun membuat awak media asal Indonesia yang berada di depan pintu gerbang lapangan A merasa tidak nyaman.

Belum diketahui apakah aroma tidak sedap tersebut sampai ke dalam lapangan yang bisa saja mengganggu latihan.

Adapun rombongan China datang menggunakan bus sekitar pukul 18.45 WIB untuk berlatih.

Pengawalan ketat langsung dilakukan ketika tim nasional China datang hingga memasuki area lapangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontroversi Latihan Tertutup Timnas China : Aroma Tak Sedap dan Pembatasan Media Indonesia

Kontroversi Latihan Tertutup Timnas China : Aroma Tak Sedap dan Pembatasan Media Indonesia

Video | Selasa, 03 Juni 2025 | 21:02 WIB

Erick Thohir Ingin Naturalisasi Penyerang Lagi, 3 Pemain Keturunan Ini Bisa Jadi Opsi

Erick Thohir Ingin Naturalisasi Penyerang Lagi, 3 Pemain Keturunan Ini Bisa Jadi Opsi

Bola | Selasa, 03 Juni 2025 | 20:41 WIB

Bau Busuk Sambut China di SUGBK: Media Indonesia Dilarang Meliput!

Bau Busuk Sambut China di SUGBK: Media Indonesia Dilarang Meliput!

Bola | Selasa, 03 Juni 2025 | 20:32 WIB

Debut Lawan Cina, Emil Audero Ungkap Kondisi Terkini Skuad Timnas Indonesia

Debut Lawan Cina, Emil Audero Ungkap Kondisi Terkini Skuad Timnas Indonesia

Your Say | Selasa, 03 Juni 2025 | 19:49 WIB

Dalih Pelatih Malaysia yang Tolak Tantangan dari Timnas Indonesia

Dalih Pelatih Malaysia yang Tolak Tantangan dari Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 03 Juni 2025 | 18:59 WIB

Terkini

Perintah Prabowo ke Polri: Sikat Korporasi Penyebab Karhutla, Cabut Izinnya Bila Perlu!

Perintah Prabowo ke Polri: Sikat Korporasi Penyebab Karhutla, Cabut Izinnya Bila Perlu!

News | Senin, 07 September 2026 | 14:32 WIB

Sukses Tumbangkan Borneo FC, Shin Tae-yong Garansi Persija Akan Lebih Sangar Lawan Persib

Sukses Tumbangkan Borneo FC, Shin Tae-yong Garansi Persija Akan Lebih Sangar Lawan Persib

Bola | Senin, 07 September 2026 | 14:32 WIB

Ratusan Pengungsi Gunung Sinabung Mulai Pulang ke  Kuta Tengah

Ratusan Pengungsi Gunung Sinabung Mulai Pulang ke Kuta Tengah

Sumut | Senin, 07 September 2026 | 14:30 WIB

Ulasan Bapakmu Kiper: Drama Ayah dan Anak dalam Sepak Bola Tarkam

Ulasan Bapakmu Kiper: Drama Ayah dan Anak dalam Sepak Bola Tarkam

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 14:30 WIB

Anak Krakatau dan Lewotobi Erupsi, Pemerintah Australia Ungkap Bahaya Lain yang Mengintai Turis

Anak Krakatau dan Lewotobi Erupsi, Pemerintah Australia Ungkap Bahaya Lain yang Mengintai Turis

News | Senin, 07 September 2026 | 14:23 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026 Jadi Gerakan untuk Sehatkan Manusia dan Lingkungan

Pertamina Eco RunFest 2026 Jadi Gerakan untuk Sehatkan Manusia dan Lingkungan

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:22 WIB

Ancaman Bencana Kepung Jogja, DPRD Sindir Pemda: Anggaran Beli Tanah Ada, Keselamatan Warga Tak Ada

Ancaman Bencana Kepung Jogja, DPRD Sindir Pemda: Anggaran Beli Tanah Ada, Keselamatan Warga Tak Ada

Jogja | Senin, 07 September 2026 | 14:21 WIB

Praktisi Hukum Dukung Perampasan Aset Tanpa Pidana untuk Kejar Harta Koruptor

Praktisi Hukum Dukung Perampasan Aset Tanpa Pidana untuk Kejar Harta Koruptor

News | Senin, 07 September 2026 | 14:16 WIB

Purbaya Tunggu Prosedur Clear untuk Bayar Cicilan Koperasi Desa Merah Putih

Purbaya Tunggu Prosedur Clear untuk Bayar Cicilan Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:16 WIB

12 Arti Mimpi Ditangkap Polisi atau Dikejar Orang Menurut Primbon

12 Arti Mimpi Ditangkap Polisi atau Dikejar Orang Menurut Primbon

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 14:15 WIB

×