Namun, dalam laga kali ini, Skuad Garuda tampil dengan mental yang lebih siap dan strategi yang matang, yang terbukti mampu menahan dominasi lawan.
Selain faktor teknis, peningkatan performa Timnas Indonesia dalam beberapa laga terakhir tidak lepas dari peran pelatih serta sistem pembinaan pemain yang semakin terstruktur.
Sejak era Shin Tae-yong, perkembangan tim nasional secara bertahap terlihat signifikan, baik dari segi taktik, kedisiplinan, hingga mental bertanding.
Saat ini, fokus publik mulai mengarah ke pertandingan berikutnya, di mana Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Jepang pada 10 Juni mendatang.
Namun, Jay Idzes memilih untuk menikmati momen kemenangan atas China terlebih dahulu sebelum memikirkan laga berat melawan tim kuat Asia tersebut.
Ia menegaskan bahwa setelah euforia ini selesai, barulah fokus tim akan diarahkan sepenuhnya untuk menghadapi Jepang dengan strategi dan persiapan matang.
Pertandingan melawan Jepang diprediksi menjadi ujian terberat bagi Indonesia di Grup C.
Jepang, yang dikenal sebagai salah satu kekuatan terbesar di sepak bola Asia, memiliki skuad yang diisi pemain-pemain kelas dunia.
Pertandingan Grup C ini berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk keunggulan Indonesia.
Gol semata wayang dicetak oleh Ole Romeny melalui titik penalti menjelang akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-45.
Eksekusi Ole Romeny yang tenang menjadi penentu kemenangan yang sangat dibutuhkan dalam perjalanan menuju babak keempat kualifikasi.
Kemenangan ini membawa Timnas Indonesia naik sementara ke posisi ketiga klasemen Grup C.