China Kena Damprat Legenda usai Dihajar Timnas Indonesia: Cuma Bisa Backpass

Arief Apriadi

Minggu, 08 Juni 2025 | 11:50 WIB
China Kena Damprat Legenda usai Dihajar Timnas Indonesia: Cuma Bisa Backpass
China Kena Damprat Legenda usai Dihajar Timnas Indonesia: Cuma Bisa Backpass. [Dok. KitaGaruda]

Suara.com - Kekalahan menyakitkan yang dialami Timnas China saat menghadapi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia memicu reaksi keras dari legenda mereka, Sun Jihai.

Mantan pemain Manchester City tersebut tidak bisa menyembunyikan rasa kecewa usai menyaksikan performa negaranya yang dinilai jauh dari harapan.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (5/6), Indonesia berhasil mengalahkan China 1-0 berkat gol penalti Ole Romeny di pengujung babak pertama.

Sun Jihai secara terbuka melontarkan kritik pedas kepada pemain timnas China, terutama terkait strategi mereka di lima menit akhir pertandingan.

Kenapa Timnas Indonesia Tak Bisa Otomatis ke Piala Dunia 2026 Meski Hajar China? [Dok. KitaGaruda]
Kenapa Timnas Indonesia Tak Bisa Otomatis ke Piala Dunia 2026 Meski Hajar China? [Dok. KitaGaruda]

"Saat Anda tertinggal 0-1 di laga tandang, dengan waktu hanya tersisa lima menit, mengapa masih melakukan umpan-umpan di lini belakang? Waktu akan habis begitu saja," ujar Sun Jihai dikutip dari media China, Sohu.

Menurutnya, di situasi seperti itu, pemain seharusnya lebih aktif menyerang lewat sayap atau mengandalkan umpan jauh dengan sudut 45 derajat ke kotak penalti lawan.

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit pertama. Timnas China sempat tampil agresif di awal babak pertama dengan beberapa kali mengancam pertahanan Indonesia yang digalang kokoh oleh Rizky Ridho, Justin Hubner, dan Jay Idzes.

Namun, justru Timnas Indonesia yang berhasil mencetak gol. Penalti diberikan kepada Garuda setelah Ricky Kambuaya dilanggar oleh Yang Zexiang di kotak terlarang.

Awalnya wasit mengira Kambuaya melakukan diving, namun setelah meninjau tayangan VAR, penalti diberikan.

baca juga

Ole Romeny yang tampil sebagai eksekutor, menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Indonesia unggul 1-0 pada menit ke-45.

Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan lebih terbuka. Timnas Indonesia tampil percaya diri sementara China mencoba membalas dengan skema serangan balik.

Di menit ke-68, lini belakang Indonesia sempat diuji lewat serangan cepat dari pemain China.

Namun, solidnya pertahanan Indonesia membuat peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.

Pelatih Patrick Kluivert kemudian melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Beckham Putra Nugraha dan Kevin Diks di menit ke-74.

Masuknya dua pemain ini memberikan angin segar, terutama di sektor sayap. Bahkan Beckham hampir mencatatkan assist di menit ke-78.

Ironisnya, saat memasuki menit-menit akhir, bukannya tampil menekan, pemain China justru kerap melakukan backpass dan mempertahankan bola di area sendiri. Pola permainan inilah yang membuat Sun Jihai sangat geram.

"Saat tertinggal, bukan waktunya mengoper bola ke belakang. Itu tidak ada artinya. Kita harus bermain sesuai situasi pertandingan. Harus menyerang," tegas Sun.

Dengan kemenangan ini, Timnas Indonesia mengemas tambahan tiga poin krusial yang membawa mereka naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup C dengan koleksi 12 poin.

Mereka untuk sementara melewati Arab Saudi yang masih menyisakan laga kontra Bahrain.

Sebaliknya, kekalahan ini makin memperberat langkah China yang peluangnya untuk lolos ke Piala Dunia 2026 praktis sudah tertutup.

Perlu diketahui, hingga kini, Timnas China baru sekali tampil di Piala Dunia, yakni pada edisi 2002.

Meski berbagai strategi sudah dilakukan, termasuk mendatangkan banyak pemain asing ke Liga Super China, mereka belum mampu kembali ke pentas dunia.

Sun Jihai yang ikut membela China di Piala Dunia 2002 memahami bahwa dalam sepak bola, menang dan kalah adalah hal yang lumrah.

Namun ia menyoroti mentalitas bertanding yang dinilainya tidak sesuai standar di laga krusial ini.

"Kita harus tetap bermain dengan mental pemenang, tidak boleh tampil seperti tim yang sudah menyerah. Ini yang saya sayangkan," pungkasnya.

Kini, China masih menyisakan satu laga terakhir di Grup C melawan Bahrain yang akan berlangsung di Chongqing pada Selasa (10/6).

Sayangnya, laga tersebut tak lagi berpengaruh bagi nasib mereka di kualifikasi kali ini.

Sementara itu, Timnas Indonesia terus menjaga asa untuk melangkah lebih jauh dan mencetak sejarah baru di ajang bergengsi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinyal Comeback! Juventus Pamer Clean Sheet Emil Audero

Sinyal Comeback! Juventus Pamer Clean Sheet Emil Audero

Bola | Minggu, 08 Juni 2025 | 11:07 WIB

Luar Biasa! Ini Statistik Kandang Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Luar Biasa! Ini Statistik Kandang Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 08 Juni 2025 | 10:54 WIB

3 Alasan Jepang Ogah Mengalah meski Hasil Lawan Timnas Indonesia Tak Lagi Penting

3 Alasan Jepang Ogah Mengalah meski Hasil Lawan Timnas Indonesia Tak Lagi Penting

Bola | Minggu, 08 Juni 2025 | 10:37 WIB

Menimbang Siapa Pantas Jadi Kiper Utama Lawan Jepang, Emil Audero atau Maarten Paes

Menimbang Siapa Pantas Jadi Kiper Utama Lawan Jepang, Emil Audero atau Maarten Paes

Bola | Minggu, 08 Juni 2025 | 10:21 WIB

Kenapa Peluang Timnas Indonesia Sudah Tertutup untuk Lolos Langsung ke Piala Dunia 2026?

Kenapa Peluang Timnas Indonesia Sudah Tertutup untuk Lolos Langsung ke Piala Dunia 2026?

Bola | Minggu, 08 Juni 2025 | 10:09 WIB

Winger Jepang Mau Permalukan Maarten Paes dan Emil Audero dengan Cara Kejam

Winger Jepang Mau Permalukan Maarten Paes dan Emil Audero dengan Cara Kejam

Bola | Minggu, 08 Juni 2025 | 10:01 WIB

Terkini

Transformasi Digital Buka Peluang Investasi Baru, Ini yang Perlu Dipahami Mahasiswa

Transformasi Digital Buka Peluang Investasi Baru, Ini yang Perlu Dipahami Mahasiswa

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Tren Wellness Meningkat, Kolam Renang dan Sauna Jadi Bagian Gaya Hidup Modern

Tren Wellness Meningkat, Kolam Renang dan Sauna Jadi Bagian Gaya Hidup Modern

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Lomba Nglinting Tembakau Jadi Upaya Temanggung Angkat Ekonomi Lokal

Lomba Nglinting Tembakau Jadi Upaya Temanggung Angkat Ekonomi Lokal

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan

Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan

Banten | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Sulsel | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

58 Persen Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pokok, Harga Sembako Jadi Keluhan Utama!

58 Persen Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pokok, Harga Sembako Jadi Keluhan Utama!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×