Sengaja Serius, Pebandingan Susunan Pemain Timnas Jepang saat Lawan Australia dan Indonesia

Irwan Febri

Rabu, 11 Juni 2025 | 14:32 WIB
Sengaja Serius, Pebandingan Susunan Pemain Timnas Jepang saat Lawan Australia dan Indonesia
Timnas Jepang. (Dok. JFA)

Suara.com - Timnas Jepang dinilai lebih serius ketika menghadapi Timnas Indonesia ketimbang berjumpa Timnas Australia pada dua laga terakhir Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Sebab, dari dua pertandingan ini, pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, terlihat menurunkan komposisi pemain yang berbeda, baik saat mereka kalah 0-1 dari Australia, kemudian menang 6-0 atas Indonesia.

Saat menghadapi Timnas Indonesia, skuad Samurai Biru dinilai tampil lebih serius ketimbang laga sebelumnya melawan Australia. Hal itu dapat dilihat dari komposisi skuad yang diturunkan dalam sebelas pemain pertama.

Jika Jepang menurunkan lebih banyak pemain-pemain debutan saat menghadapi Australia dan disertai beberapa pemain pelapis, Samurai Biru menurunkan sederet pemain andalannya melawan skuad Garuda.

Berikut Suara.com menyajikan perbandingan starting eleven Timnas Jepang ketika menghadapi Australia dan Indonesia pada laga terakhir putaran ketiga fase kualifikasi ini.

Starting XI Jepang vs Australia

Jepang (3-4-3): Kosei Tani; Hiroki Sekine, Koki Machida, Tsuyoshi Watanabe; Hirakawa, Kaishu Sano, Joel Chima Fujita, Kota Tawaratsu; Daichi Kamada, Yuki Ohashi, Yuito Suzuki;

Apabila diteliti lebih mendalam, sebetulnya pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, terlihat memasang para pemain debutan ketika menghadapi Australia. Sedangkan nama-nama lainnya masih minim pengalaman karena berstatus sebagai pelapis.

Nama debutan yang masuk dalam starter ialah Kota Tawaratsu, Hiroki Sekine, serta Yu Hirakawa. Semua pemain ini baru mengukir caps pertamanya bersama Samurai Biru ketika menghadapi Timnas Australia.

baca juga

Sementara itu, ada pula pemain-pemain pelapis seperti Koki Machida, Tyusoshi Watanabe, Yuki Ohashi, Yuito Suzuki, yang juga masuk dalam daftar sebelas pemain pertama melawan Socceroos.

Starting XI Jepang vs Indonesia

Jepang (3-4-3): Keisuke Osako; Kota Takai, Ayumu Seko, Yuito Suzuki; Ryoya Morishita, Kaishu Sano, Wataru Endo, Shunsuke Mito; Takefusa Kubo, Daichi Kamada, Shuto Machino;

Apabila merujuk pada daftar sebelas pemain pertama di atas, pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, memang menurunkan para pemain andalannya yang saat ini dipanggil untuk menghadapi Timnas Indonesia.

Setidaknya, ada tiga pemain dengan caps tertinggi di skuad Samurai Biru pada periode ini, yakni Wataru Endo (69 caps), Takefusa Kubo (43 caps), serta Daichi Kamada (41 caps).

Dengan kata lain, Timnas Jepang memang cenderung lebih serius ketika menghadapi Timnas Indonesia akrena menurunkan pemain-pemain terbaiknya ketimbang saat duel menghadapi Timnas Australia.

Itulah alasan mengapa banyak pihak menilai Jepang tampil lebih serius saat menghadapi Timnas Indonesia dibandingkan ketika bertemu Australia.

Keputusan Hajime Moriyasu untuk menurunkan pemain-pemain utama seperti Wataru Endo, Daichi Kamada, dan Takefusa Kubo menjadi indikator kuat bahwa laga kontra Indonesia dianggap penting oleh sang pelatih, baik dari sisi gengsi maupun untuk menjaga momentum positif jelang fase selanjutnya.

Selain dari komposisi pemain, pendekatan permainan Jepang pun terasa berbeda. Saat melawan Australia, Samurai Biru lebih banyak bereksperimen dengan pola serangan dan mencoba menyesuaikan ritme pertandingan.

Hal ini wajar mengingat kehadiran banyak pemain debutan dan pelapis yang perlu waktu untuk beradaptasi dalam sistem permainan tim nasional.

Namun saat melawan Indonesia, Jepang langsung tampil agresif sejak menit awal. Dominasi penguasaan bola, variasi serangan dari sisi sayap dan tengah, hingga pressing ketat menjadi bukti keseriusan mereka.

Kecepatan serangan yang diperagakan oleh Kubo dan Kamada, serta peran vital Endo dalam mengatur tempo permainan di lini tengah, benar-benar membuat Indonesia kesulitan mengembangkan permainan.

Apapun alasannya, perbedaan pendekatan dan komposisi pemain tersebut memberi pesan jelas bahwa Jepang tidak menganggap remeh Indonesia. Justru sebaliknya, skuad Garuda dianggap sebagai lawan yang layak diwaspadai, sehingga butuh kekuatan penuh untuk memastikan kemenangan.

Timnas Jepang memang menunjukkan dua wajah berbeda dalam dua laga terakhir Grup C. Eksperimen dan rotasi saat melawan Australia menjadi ajang uji coba, sedangkan pertandingan melawan Indonesia menjadi panggung unjuk kekuatan.

Perbedaan ini mempertegas bagaimana strategi dan target Jepang disesuaikan secara spesifik tergantung pada lawan yang dihadapi, sesuatu yang harus dipelajari oleh tim-tim lain, termasuk Indonesia, untuk menyesuaikan taktik di level internasional.

Kontributor: Muh Faiz Alfarizie

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemain Keturunan Berbandrol Rp208 M Kirim Kode Keras Ingin Bela Timnas Indonesia

Pemain Keturunan Berbandrol Rp208 M Kirim Kode Keras Ingin Bela Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 10:41 WIB

Kalah dari Jepang 6-0, Kualitas Sepakbola Indonesia Memang Jauh Tertinggal

Kalah dari Jepang 6-0, Kualitas Sepakbola Indonesia Memang Jauh Tertinggal

Your Say | Rabu, 11 Juni 2025 | 10:23 WIB

Tim Indonesia Babak Belur di Osaka, Erick Thohir Tak Mau Larut dalam Kecewa

Tim Indonesia Babak Belur di Osaka, Erick Thohir Tak Mau Larut dalam Kecewa

Your Say | Rabu, 11 Juni 2025 | 10:20 WIB

12.000 Km dari Kampung Halaman, Ole Romeny Hidup di Dua Dunia

12.000 Km dari Kampung Halaman, Ole Romeny Hidup di Dua Dunia

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 10:11 WIB

Timnas Indonesia Merana, Jepang Nobatkan Diri Sebagai Tim Terkuat di Grup C

Timnas Indonesia Merana, Jepang Nobatkan Diri Sebagai Tim Terkuat di Grup C

Your Say | Rabu, 11 Juni 2025 | 10:01 WIB

Daftar 6 Tim yang Lolos ke Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia Dikepung Liga Arab

Daftar 6 Tim yang Lolos ke Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia Dikepung Liga Arab

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 09:50 WIB

Terkini

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

×