Profil Tom Byer, Pengembang Atlet Muda yang Kritik Pembinaan Sepak Bola Indonesia

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 11 Juni 2025 | 22:04 WIB
Profil Tom Byer, Pengembang Atlet Muda yang Kritik Pembinaan Sepak Bola Indonesia
Tom Byer (Twitter)

Suara.com - Profil mantan pesepakbola professional, Tom Byer belakangan naik daun di Tanah Air. Terlebih saat Timnas Indonesia menelan kekalahan telak dari Jepang. Pasukan Patrick Kluivert dibantai 0-6 di Suita City Football Stadium, Selasa (10/6/2025) sore WIB. Kekalahan telak dari Jepang membuat Patrick Kluivert memiliki banyak pekerjaan rumah sebelum Ole Romeny dkk jalani laga babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Tom, yang kini berprofesi sebagai pemburu pemain berbakat muda, pernah mengkritik Keputusan Erick Thohir yang membeli saham DC United. Menurut dia, Erick lebih baik menginvestasikan uangnya pada pembinaan talenta usia muda alih – alih membeli saham dari klub bola asal Amerika Serikat itu.

Namun demikian, Tom Byer memahami bahwa pengusaha seperti Erick Thohir sepertinya tak tertarik dengan pembinaan talenta muda. Apalagi hasilnya tak bisa dipetik secara instan dan jauh dari eksposure media.

Pernyataan Tom Byer ini kemudian ramai di Twitter atau X. Sejumlah netizen ikut menimpali bahwa pendapat Tom Byer ada benarnya. “Disini pembinaan usia muda dianggap sebagai "cost" bukan sebagai investasi,” ujar seorang netizen.

“cape ya pak berurusan sama pejabat Indo yg super rakus tamak angkuh pongah setinggi langit? saya juga cape pak jadi warga Indo rasanya pengen berubah jadi Thanos aja buat lenyapin orang2 itu,” timpal yang lain.

Tom Byer yang mantan pesepakbola profesional itu memang memfokuskan diri pada pembinaan talenta muda, khususnya di Jepang, setelah dirinya tak lagi merumput di lapangan. Saat masih menjadi pemain pada 1980-an, Tom Byer bergabung dengan Leiston FC di Inggris dan klub profesional Jepang Kashiwa Raysol.

Tom pernah membuat pernyataan kontroversial bahwa dirinya telah mencoba melakukan hal serupa di Indonesia namun campur tangan politik terlalu kuat. "Saya sudah mencoba di Indonesia, tetapi politiknya terlalu melelahkan. Indonesia seharusnya menjadi Brasil di Asia Tenggara," tulisnya.

Pembinaan Pemain Muda di Indonesia

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, bicara mengenai perkembangan sepak bola Indonesia, yang menurutnya sudah berada semakin berkembang. Selain itu, sepak bola Indonesia juga susah berada di jalur yang tepat untuk meningkatkan prestasi di kancah internasional. Hal ini disampaikan setelah Timnas Indonesia U-17 berhasil meraih tiket Piala Dunia U-17 2025.

"Setelah Erick Thohir mengambil alih, dia adalah orang yang ingin berinvestasi, dia ingin melakukan sesuatu untuk negara," kata Bojan Hodak.

Menurut Bojan Hodak, keputusan Timnas Indonesia melakukan naturalisasi pemain sudah sesuai dengan aturan FIFA. Sehingga, pihak tidak mempersoalkannya. "Anda bisa lihat banyak yang mengeluh soal pemain-pemain dari Belanda, tapi mereka semua adalah orang yang memiliki keturunan. Mereka semua setengah Belanda, setengah Indonesia, dan itu sah," ujarnya.

Meski demikian, pelatih asal Kroasia ini menilai Indonesia harus tetap fokus dalam pengembangan pemain muda sebagai kunci keberhasilan jangka panjang sepak bola Tanah Air. Menurutnya, pengembangan pemain muda merupakan tantangan di seluruh Asia, bukan hanya di Indonesia sehingga hal itu haru menjadi perhatian. "Ini hal yang baik. Satu-satunya hal sekarang adalah Indonesia harus fokus pada pengembangan usia muda. Ini adalah masalah seluruh Asia, bukan hanya Indonesia," ujarnya.

Dalam hal pengembangan pemain muda, Persib menjadi salah satu klub yang memiliki program pembinaan berjenjang, lantaran skuat Maung Bandung memiliki Akademi. Akademi Persib ini bukan hanya ada di Kota Bandung, namun tersebar di beberapa daerah di Jawa Barat bahkan sampai ke Pati, Jawa Tengah.

Selain itu, hasil binaan Akademi Persib tersebut sudah terlihat bahkan bisa menembus skuat Maung Bandung dan Timnas Indonesia seperti Kakang Rudianto dan Robi Darwis. Tak hanya itu, beberapa nama lainnya saat ini tersebar di tim Liga 1, Liga 2 hingga luar negeri.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ole Romeny Cs Dibantai Jepang, Pundit Asing Sindir Politik di Sepak Bola Indonesia

Ole Romeny Cs Dibantai Jepang, Pundit Asing Sindir Politik di Sepak Bola Indonesia

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 18:29 WIB

Potret Keseruan Nobar di GBK Meski Timnas Indonesia Dibantai Jepang

Potret Keseruan Nobar di GBK Meski Timnas Indonesia Dibantai Jepang

Foto | Selasa, 10 Juni 2025 | 19:31 WIB

10 Kode Redeem FC Mobile Terbaru dari EA Sports, Buruan Klaim sebelum Kadaluwarsa!

10 Kode Redeem FC Mobile Terbaru dari EA Sports, Buruan Klaim sebelum Kadaluwarsa!

Tekno | Selasa, 10 Juni 2025 | 17:24 WIB

Kevin Diks Ukir Sejarah: Jadi Orang Indonesia Pertama di Bundesliga!

Kevin Diks Ukir Sejarah: Jadi Orang Indonesia Pertama di Bundesliga!

Video | Senin, 09 Juni 2025 | 21:26 WIB

Terpopuler Sepak Bola: Bek Kiri Keturunan Rp 3,4 Miliar Tiba, Patrick Kluivert Kasih Peringatan

Terpopuler Sepak Bola: Bek Kiri Keturunan Rp 3,4 Miliar Tiba, Patrick Kluivert Kasih Peringatan

Bola | Minggu, 08 Juni 2025 | 09:02 WIB

Momen Prabowo Beri Selamat kepada Timnas Indonesia usai Kalahkan China

Momen Prabowo Beri Selamat kepada Timnas Indonesia usai Kalahkan China

Foto | Jum'at, 06 Juni 2025 | 07:06 WIB

Terkini

Gairah Bobotoh di GBLA Bakar Semangat Marc Klok Bungkam Persija Jakarta, Meski Laga Pindah

Gairah Bobotoh di GBLA Bakar Semangat Marc Klok Bungkam Persija Jakarta, Meski Laga Pindah

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:06 WIB

Hidetoshi Nakata: Kisah Ikonik Captain Tsubasa Dunia Nyata Jelang Piala Dunia 2026

Hidetoshi Nakata: Kisah Ikonik Captain Tsubasa Dunia Nyata Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:05 WIB

Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping

Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:06 WIB

Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA

Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:53 WIB

Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?

Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:50 WIB

Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja  Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026

Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:36 WIB

Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026

Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:25 WIB

Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026

Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:13 WIB

Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik

Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:02 WIB

Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan

Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:57 WIB