Eks Asisten Shin Tae-yong Pimpin Latihan Fisik Persebaya, Lelahnya Buat Pemain Sampai Sujud

Irwan Febri

Sabtu, 05 Juli 2025 | 17:55 WIB
Eks Asisten Shin Tae-yong Pimpin Latihan Fisik Persebaya, Lelahnya Buat Pemain Sampai Sujud
Mantan asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Shin Sang-gyu, pimpin latihan Persebaya Surabaya, pemain sampai sujud tak berdaya. (Dok. Persebaya)

Suara.com - Persebaya Surabaya membuat gebrakan menjelang bergulirnya musim baru BRI Liga 1 2025/2026. Salah satu langkah paling mencuri perhatian adalah perombakan dalam jajaran tim pelatih yang dilakukan oleh manajemen klub.

Dalam persiapan intensif menghadapi musim baru, Persebaya secara resmi menghadirkan sosok baru yang memiliki latar belakang menarik, yakni Shin Sang-gyu, mantan asisten pelatih fisik Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.

Kehadiran Shin Sang-gyu membawa semangat dan metode baru dalam latihan fisik skuad Bajul Ijo. Pria asal Korea Selatan ini tidak asing dengan atmosfer sepak bola Indonesia.

Pengalamannya sebagai bagian dari tim kepelatihan Timnas Indonesia bersama Shin Tae-yong membuatnya sangat memahami karakteristik fisik pemain lokal, termasuk apa saja yang harus ditingkatkan agar mampu bersaing di level tertinggi.

Sejak memimpin sesi latihan bersama Persebaya, Shin Sang-gyu langsung tancap gas. Ia memperkenalkan metode latihan fisik yang intensif, terstruktur, dan penuh perhitungan.

Tidak heran, para pemain Persebaya dibuat pontang-panting dalam latihan.

Dalam beberapa dokumentasi yang beredar, tampak para pemain terkulai lemas, bahkan ada yang sampai bersujud di lapangan, seolah meminta ampun karena begitu beratnya program latihan yang dijalankan.

"Sebagai pemain profesional, kita harus mengukur sejauh mana tingkat kebugaran seluruh pemain dengan detail. Tidak hanya masa otot dan body fat, kami juga harus mengukur keseimbangan cairan tubuh pemain," ujar Shin Sang-gyu.

Menurutnya, program latihan fisik tak bisa dilakukan secara sembarangan.

baca juga

Ia dan tim pelatih melakukan pengukuran secara menyeluruh terhadap aspek kebugaran pemain, mulai dari massa otot, kadar lemak tubuh (body fat), hingga keseimbangan cairan dalam tubuh.

Semua itu dilakukan bukan hanya untuk dokumentasi, tapi menjadi dasar dalam penyusunan program latihan mandiri bagi tiap pemain.

"Pengukuran dilakukan rutin setiap dua pekan. Dengan begitu, kami bisa memastikan bahwa para pemain benar-benar dalam kondisi ideal saat kompetisi resmi dimulai nanti," lanjutnya.

Shin juga mengungkapkan bahwa masih ada sejumlah pemain Persebaya yang menganggap enteng persoalan kadar lemak tubuh. Padahal, menurutnya, body fat adalah salah satu indikator penting dalam performa fisik. Kadar lemak berlebih dapat mengganggu kecepatan, kelincahan, dan daya tahan pemain di atas lapangan.

"Hal ini kami ukur setiap dua pekan sekali, untuk memastikan pemain dalam kondisi ideal saat Liga 1 2025-2026 dimulai nanti," kata Shin Sang-gyu.

"Dengan data ini, kami bisa menyusun latihan mandiri untuk masing-masing pemain di luar sesi latihan bersama. Masih ada yang menganggap sepele soal kadar lemak, padahal ini sangat berpengaruh terhadap performa di lapangan," tuturnya menambahkan.

Shin Sang-gyu juga menerapkan sistem latihan ganda, latihan kolektif di bawah pengawasan langsung serta latihan individual berdasarkan data kebugaran masing-masing pemain.

Dengan pendekatan ini, setiap pemain bisa fokus memperbaiki aspek fisik yang menjadi kelemahan mereka masing-masing.

Tak pelak, suasana latihan Persebaya kini berubah drastis. Intensitas yang tinggi dan tekanan dari program latihan fisik membuat suasana menjadi sangat serius.

Para pemain benar-benar ditempa secara fisik dan mental, dan tak sedikit dari mereka yang terlihat kepayahan.

Bahkan, dalam beberapa momen, pemain sampai tersungkur ke tanah, bersujud saking beratnya latihan yang dijalani, sebuah pemandangan yang menggambarkan betapa kerasnya standar yang diterapkan Shin Sang-gyu.

Meski demikian, hal ini justru menunjukkan bahwa Persebaya kini tengah bersiap untuk menjadi tim yang jauh lebih kompetitif dari musim sebelumnya. Fisik yang prima menjadi fondasi utama dalam menjalani kompetisi Liga 1 yang ketat dan panjang.

Kini, pertanyaan besar pun muncul: Akankah kerja keras dan latihan berat yang diterapkan Shin Sang-gyu mampu meningkatkan ketahanan dan kualitas fisik skuad Bajul Ijo secara signifikan?

Jawabannya tentu baru akan terlihat saat kompetisi resmi dimulai dan Persebaya mulai bertarung di lapangan hijau.

Namun satu hal yang pasti, manajemen dan staf pelatih Persebaya kini menaruh perhatian besar pada aspek kebugaran. Mereka menyadari bahwa dalam sepak bola modern, kesiapan fisik bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi salah satu penentu utama kesuksesan tim.

Persebaya sudah mengambil langkah besar. Kini, tinggal menanti bagaimana hasil kerja keras tersebut akan berbuah dalam perjuangan mereka di musim baru BRI Liga 1 2025/2026.

Kontributor: Eko

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Alasan ASEAN Club Champhionship Tak Penting untuk Klub Indonesia, Poin Tak Diakui AFC?

3 Alasan ASEAN Club Champhionship Tak Penting untuk Klub Indonesia, Poin Tak Diakui AFC?

Bola | Jum'at, 04 Juli 2025 | 16:42 WIB

Akun STY Foundation Diretas, Shin Tae-yong: Mohon Jangan...

Akun STY Foundation Diretas, Shin Tae-yong: Mohon Jangan...

Bola | Jum'at, 04 Juli 2025 | 13:45 WIB

Shin Tae-yong Umumkan Kabar Buruk, Akun Instagram STY Foundation Diretas

Shin Tae-yong Umumkan Kabar Buruk, Akun Instagram STY Foundation Diretas

Bola | Jum'at, 04 Juli 2025 | 13:29 WIB

Apakah ASEAN Club Championship Berpengaruh Terhadap MA Ranking Liga Indonesia?

Apakah ASEAN Club Championship Berpengaruh Terhadap MA Ranking Liga Indonesia?

Bola | Jum'at, 04 Juli 2025 | 01:10 WIB

3 Kerugian AFF usai Menolak Partisipasi Persebaya dan Malut United di ASEAN Club Championship

3 Kerugian AFF usai Menolak Partisipasi Persebaya dan Malut United di ASEAN Club Championship

Bola | Jum'at, 04 Juli 2025 | 11:31 WIB

Persebaya Segera Perkenalkan Skuad Resmi, Gelar Tur hingga Launching Game

Persebaya Segera Perkenalkan Skuad Resmi, Gelar Tur hingga Launching Game

Your Say | Kamis, 03 Juli 2025 | 17:26 WIB

Terkini

Draf RUU Reforma Agraria Disorot, AGRA Pertanyakan Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Subjek

Draf RUU Reforma Agraria Disorot, AGRA Pertanyakan Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Subjek

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:25 WIB

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:07 WIB

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

×