Menghitung Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 di Grup Neraka

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 19 Juli 2025 | 21:05 WIB
Menghitung Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 di Grup Neraka
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi tuan rumah Arab Saudi di laga pembuka (ig Timnas Indonesia)

Suara.com - Drawing resmi putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia telah digelar oleh AFC pada Kamis, 17 Juli 2025, di Kuala Lumpur, Malaysia.

Hasil undian menempatkan Timnas Indonesia dalam tantangan berat setelah tergabung di Grup B bersama dua kekuatan besar Timur Tengah, yakni Irak dan Arab Saudi.

Format baru yang diterapkan di babak ini menghadirkan sistem round-robin atau setengah kompetisi, di mana setiap tim akan memainkan dua laga.

Semua pertandingan akan berlangsung secara terpusat di Arab Saudi pada tanggal 8 hingga 14 Oktober 2025.

Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi tuan rumah Arab Saudi di laga pembuka pada 8 Oktober, lalu bertemu Irak tiga hari kemudian pada 11 Oktober.

Dalam sistem ini, hanya dua juara grup dari masing-masing grup (A dan B) yang akan langsung lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.

Sedangkan runner-up dari dua grup tersebut akan dipertemukan dalam laga playoff satu kali demi merebut satu tiket ke babak antar-konfederasi, yang nantinya berhadapan dengan tim dari zona lain seperti Amerika Selatan, Afrika, atau Oseania.

Skuad Timnas Indonesia di laga melawan Jepang pada kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ronde ketiga (the-afc.com)
Skuad Timnas Indonesia di laga melawan Jepang pada kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ronde ketiga (the-afc.com)

Skenario Lolos Timnas Indonesia

Hitungan paling sederhana bagi Indonesia agar bisa melaju langsung ke Piala Dunia adalah memenangkan kedua pertandingan melawan Arab Saudi dan Irak.

Dengan koleksi enam poin, maka posisi puncak klasemen otomatis akan diamankan tanpa harus bergantung pada hasil lain.

baca juga

Namun, jika hasil pertandingan tak berjalan sempurna, maka berbagai skenario harus diperhitungkan.

Misalnya, jika Indonesia hanya mampu bermain imbang saat melawan Arab Saudi, maka kemenangan atas Irak menjadi syarat mutlak.

Dalam situasi seperti itu, nasib Timnas masih tergantung dari hasil pertandingan Arab Saudi kontra Irak.

Bila Arab Saudi mampu mengalahkan Irak, maka Indonesia harus bersaing dengan tim Timur Tengah tersebut melalui hitungan selisih gol dan produktivitas gol.

Dalam skenario lain, jika Arab Saudi justru kalah dari Irak, maka Indonesia tetap bisa lolos dengan koleksi empat poin, selama memiliki selisih gol lebih baik dari pesaingnya.

Patrick Kluivert, pelatih Timnas Indonesia saat mengunjungi Bali United Training Center. (ligaindonesiabaru.com)
Patrick Kluivert, pelatih Timnas Indonesia saat mengunjungi Bali United Training Center. (ligaindonesiabaru.com)

Jika Gagal di Laga Pertama, Masih Ada Harapan

Skenario menjadi lebih rumit jika Indonesia mengalami kekalahan pada laga pertama melawan Arab Saudi. Meski demikian, peluang masih terbuka dengan catatan Garuda mampu menang besar atas Irak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cetak Gol Lawan Filipina, Hokky Caraka Puas Ikuti Instruksi Pelatih dengan Baik

Tak Cetak Gol Lawan Filipina, Hokky Caraka Puas Ikuti Instruksi Pelatih dengan Baik

Bola | Sabtu, 19 Juli 2025 | 07:26 WIB

Javier Mariona Puji Timnas Indonesia U-23 Tim Kuat, Akui Petik Pelajaran

Javier Mariona Puji Timnas Indonesia U-23 Tim Kuat, Akui Petik Pelajaran

Bola | Sabtu, 19 Juli 2025 | 07:17 WIB

INFO A1! Mauro Zijlstra Bukan untuk Timnas Indonesia Senior

INFO A1! Mauro Zijlstra Bukan untuk Timnas Indonesia Senior

Bola | Sabtu, 19 Juli 2025 | 07:19 WIB

Terkini

Tidak Harus Lulus Cepat: Fenomena Gap Year dan Pendidikan Non-Linear

Tidak Harus Lulus Cepat: Fenomena Gap Year dan Pendidikan Non-Linear

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:45 WIB

Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Siap Meluncur, Ini Bocorannya

Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Siap Meluncur, Ini Bocorannya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:42 WIB

Jangan Ragu Sama BBTN, Cuannya Tebel Saham Bisa Melenggang ke Rp1.500

Jangan Ragu Sama BBTN, Cuannya Tebel Saham Bisa Melenggang ke Rp1.500

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

5 Kota di Jepang yang Cocok untuk Perjalanan Pertama

5 Kota di Jepang yang Cocok untuk Perjalanan Pertama

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

Family Treasure Hunt 2026: Berburu Harta Karun Bersama Keluarga

Family Treasure Hunt 2026: Berburu Harta Karun Bersama Keluarga

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

Disuruh Cari Negara Lain, WNI Malah 'Dipajaki' Saat Hendak Pergi

Disuruh Cari Negara Lain, WNI Malah 'Dipajaki' Saat Hendak Pergi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

Bursa Saham London Bakal Diperdagangkan 24 Jam Pada 2027

Bursa Saham London Bakal Diperdagangkan 24 Jam Pada 2027

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

Atap Kelas Ambruk, Siswa SD di Grobogan Terpaksa Belajar Bergantian

Atap Kelas Ambruk, Siswa SD di Grobogan Terpaksa Belajar Bergantian

Foto | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:35 WIB

Kasus Bom MAN 3 Padang, KemenPPPA Sebut Ada Indikasi Paparan Paham Radikal

Kasus Bom MAN 3 Padang, KemenPPPA Sebut Ada Indikasi Paparan Paham Radikal

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:34 WIB

Tarif Lepas WNI Naik, Negara Cuma Kejar PNBP tapi Lupa Jaga Anak Bangsa?

Tarif Lepas WNI Naik, Negara Cuma Kejar PNBP tapi Lupa Jaga Anak Bangsa?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:34 WIB

×