Heboh Brandon Scheunemann dan Pascal Struijk Dikira Kembar

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 22 Juli 2025 | 10:24 WIB
Heboh Brandon Scheunemann dan Pascal Struijk Dikira Kembar
Brandon Scheunemann Anak Siapa (Instagram/brandon.scheunemann)

Suara.com - Penampilan Brandon Scheunemann bersama Timnas Indonesia U-23 mendadak jadi bahan perbincangan hangat di media sosial. Foto dirinya yang disandingkan dengan pemain Leeds United, Pascal Struijk, langsung menyita perhatian netizen. Keduanya dianggap memiliki wajah yang sangat mirip meski berbeda kewarganegaraan.

Kemiripan antara Brandon Scheunemann dan Pascal Struijk bahkan membuat banyak warganet penasaran. Mereka menyebut penampilan fisik keduanya seperti kakak dan adik, terutama karena gaya rambut serta bentuk wajah yang hampir identik.

Media sosial Instagram menjadi tempat pertama kemunculan perbandingan wajah Brandon dan Struijk. Dalam unggahan akun @lionssfanss, terlihat potret kedua pemain bek tersebut dengan caption yang menanyakan pendapat publik mengenai kemiripan mereka.

“Banyak yang bilang Brandon Scheunemann dan Pascal Struijk wajahnya mirip, emang benar ya? Gimana menurut kalian,” tanya akun @lionssfanss.

Mundur ke tahun 2020, Pascal Struijk pernah diwawancarai media Belanda, Sport Magazine. Dalam wawancara itu, ia bercerita banyak soal latar belakangnya. (IG Pascal Struijk)
Mundur ke tahun 2020, Pascal Struijk pernah diwawancarai media Belanda, Sport Magazine. Dalam wawancara itu, ia bercerita banyak soal latar belakangnya. (IG Pascal Struijk)

Postingan ini langsung mendapat perhatian ribuan pengguna media sosial. Berbagai komentar bermunculan, banyak di antaranya mengakui bahwa keduanya memang punya wajah yang sangat serupa.

Komentar dari para netizen pun cukup beragam, namun sebagian besar menyepakati bahwa wajah Brandon Scheunemann dan Pascal Struijk memang mirip. Meski demikian, beberapa juga menyoroti perbedaan fisik lainnya, terutama postur tubuh.

“Muka mirip sekali. Fisiknya jauh,” tulis komentar akun @f****z.

“Mirip sama-sama wajah bule,” tulis komentar akun @_****a.

“98% identik,” tulis komentar akun @r***s.

baca juga

Isu Hubungan Darah: Apakah Brandon dan Struijk Saudara?

Kemiripan penampilan antara Brandon dan Struijk membuat publik berspekulasi tentang kemungkinan adanya hubungan keluarga. Apakah benar mereka memiliki darah yang sama atau bahkan saudara kandung?

Profil Brandon Scheunemann pemain anyar Arema FC. [Instagram Brandon Scheunemann]
Profil Brandon Scheunemann pemain anyar Arema FC. [Instagram Brandon Scheunemann]

Namun setelah ditelusuri lebih dalam, ternyata anggapan tersebut tidak benar. Kedua pemain tidak memiliki hubungan darah meskipun sama-sama keturunan Jawa Timur dan memiliki wajah yang dianggap identik.

Brandon Scheunemann: Keturunan Jerman, Lahir di Kediri

Brandon Scheunemann adalah putra dari pelatih asal Jerman, Timo Scheunemann.

Ia lahir dan besar di Kediri, Jawa Timur, menjadikannya sebagai salah satu pemain keturunan yang memiliki ikatan kuat dengan Indonesia.

Brandon memulai karier sepak bolanya dari usia muda di SSB Putra Gemilang.

Ia kemudian meniti karier profesionalnya melalui akademi PSIS Semarang, lalu membela klub-klub seperti Persis Solo, Persipura Jayapura, dan kini memperkuat Arema FC.

Pascal Struijk: Pemain Leeds United yang Berdarah Surabaya

Sementara itu, Pascal Struijk memiliki darah Indonesia dari jalur kakek neneknya yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur. Ia lahir di Belgia dan tumbuh besar di Belanda.

Karier sepak bolanya dimulai dari akademi ADO Den Haag, kemudian bergabung ke Ajax Amsterdam, sebelum akhirnya menjadi bagian dari tim utama Leeds United di Inggris.

Meski sama-sama berdarah Indonesia, pilihan keduanya dalam urusan membela negara berbeda. Brandon Scheunemann memilih membela Timnas Indonesia U-23 karena ia memang lahir dan besar di Tanah Air.

Sedangkan Struijk meski memiliki opsi bermain untuk Indonesia, lebih memilih membela Timnas Belanda. Hal ini juga didukung oleh fakta bahwa ia pernah tampil bersama tim kelompok umur De Oranje.

Perjalanan karier Brandon dan Struijk bisa dibilang berbeda dunia. Brandon berkembang di sistem sepak bola Indonesia, yang tentunya memiliki tantangan dan ritme tersendiri.

Sementara Struijk mendapatkan pendidikan sepak bola yang ketat dan terstruktur sejak muda di Eropa. Lingkungan kompetitif ini menjadikannya salah satu bek tangguh yang kini bermain di Liga Inggris.

Meski publik mengira keduanya bersaudara, kenyataannya Brandon dan Struijk hanya memiliki satu kesamaan, yakni darah keturunan dari Jawa Timur. Namun, mereka berasal dari keluarga yang benar-benar berbeda latar belakang.

Brandon berasal dari ayah warga negara Jerman dan ibu Indonesia, sedangkan Struijk memiliki darah Indonesia dari kakek-nenek, bukan dari orang tua langsung.

Fenomena pemain keturunan yang membela Timnas Indonesia makin marak dalam beberapa tahun terakhir. Kehadiran pemain seperti Brandon Scheunemann dianggap memberi angin segar bagi sepak bola nasional.

Kebijakan naturalisasi atau perekrutan pemain keturunan membuka jalan bagi talenta-talenta diaspora untuk mengangkat prestasi sepak bola Indonesia di level internasional.

Dengan usianya yang masih muda, Brandon memiliki potensi besar untuk menjadi bek andalan Timnas Indonesia di masa depan. Permainannya yang tenang dan punya visi menjanjikan masa depan cerah.

Sedangkan Struijk sudah menjelma sebagai pemain kunci di Leeds United dan terus memperkuat posisinya di Liga Inggris. Ia juga masih berpeluang dipanggil Timnas Belanda senior.

Peran media sosial sangat besar dalam memunculkan perbandingan wajah Brandon dan Struijk. Dalam waktu singkat, unggahan akun @lionssfanss menjadi viral karena memantik rasa penasaran banyak netizen.

Fenomena viral ini memperlihatkan betapa kuatnya pengaruh media sosial dalam membentuk opini publik, terutama di dunia olahraga.

Meskipun kemiripan wajah mereka sangat mencolok, fakta membuktikan bahwa Brandon Scheunemann dan Pascal Struijk tidak memiliki hubungan darah. Mereka adalah dua pemain keturunan berbeda, dengan jalan hidup dan karier yang sangat kontras.

Namun satu hal yang pasti, keduanya menunjukkan bahwa pemain keturunan Indonesia bisa bersinar baik di level lokal maupun internasional. Ini menjadi harapan baru bagi masa depan sepak bola nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu Lahir dan Besar di Jakarta, Pemain Werder Bremen Ini Bisa Bela Timnas Indonesia?

Ibu Lahir dan Besar di Jakarta, Pemain Werder Bremen Ini Bisa Bela Timnas Indonesia?

Bola | Selasa, 22 Juli 2025 | 10:08 WIB

Pemain Keturunan Timnas Indonesia Jadi Striker Klub Liga 2 Persela Lamongan

Pemain Keturunan Timnas Indonesia Jadi Striker Klub Liga 2 Persela Lamongan

Bola | Selasa, 22 Juli 2025 | 09:59 WIB

Sebelum Main di Klub Baru, Ethan Kohler Ngulek Sambal hingga Belanja ke Pasar

Sebelum Main di Klub Baru, Ethan Kohler Ngulek Sambal hingga Belanja ke Pasar

Bola | Selasa, 22 Juli 2025 | 09:47 WIB

Terkini

TPA Galuga Ditutup Sementara Akibat Kebakaran, Pengiriman Sampah Bogor Lumpuh Seharian

TPA Galuga Ditutup Sementara Akibat Kebakaran, Pengiriman Sampah Bogor Lumpuh Seharian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 05:13 WIB

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

×