Terbongkar Naturalisasi 2 Pemain Keturunan untuk Ronde 4 Belum Pasti karena...

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 25 Juli 2025 | 17:05 WIB
Terbongkar Naturalisasi 2 Pemain Keturunan untuk Ronde 4 Belum Pasti karena...
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengonfirmasi bahwa hingga kini dokumen penting dari kedua pemain tersebut belum lengkap. Masalah ini membuat PSSI belum bisa memulai proses naturalisasi pemain keturunan untuk memperkuat skuad Kualifikasi Piala Dunia 2026. (IG Mauro)

Suara.com - Dua pemain keturunan yang sebelumnya disebut akan segera dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia justru terancam batal karena masalah administrasi. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengonfirmasi bahwa hingga kini dokumen penting dari kedua pemain tersebut belum lengkap. Masalah ini membuat PSSI belum bisa memulai proses naturalisasi pemain keturunan untuk memperkuat skuad Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Menurut Erick, kedua pemain tersebut sudah menyatakan kesiapannya membela Timnas Indonesia, namun proses tetap tidak bisa dilanjutkan jika belum memenuhi seluruh persyaratan dokumen. PSSI tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tidak ingin memaksakan sesuatu yang belum legal secara administratif.

Meski belum mengungkap identitas dua pemain keturunan tersebut, Erick menyatakan bahwa prosesnya bisa saja sejajar dengan naturalisasi Mauro Zijlstra. Pemain muda yang juga berdarah Indonesia ini disebut-sebut menjadi bagian penting dalam rencana PSSI menghadapi putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang akan digelar Oktober mendatang.

"Kita sedang menunggu surat-surat dari dua pemain ini... Kita tidak mau menghalalkan segala cara," ujar Erick Thohir kepada awak media. Komitmen PSSI untuk tetap menjaga integritas dan nilai-nilai dalam proses naturalisasi menjadi fokus utama dalam upaya memperkuat skuad Timnas Indonesia.

Kolase foto Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans [Suara.com]
Kolase foto Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans [Suara.com]

Proses Akan Dikebut Agustus 2025

Dalam pernyataan terbarunya, Erick Thohir menyebut bahwa ia akan menemui langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memohon percepatan proses ini. Diharapkan, pada awal Agustus 2025, berkas para pemain bisa masuk dan proses naturalisasi berjalan mulus sehingga bisa melengkapi komposisi skuad Garuda untuk menghadapi tantangan di grup berat.

“Jadi kita akan mendaftarkannya Agustus. Mudah-mudahan kita dapat kemudahan. Saya sendiri akan menghadap ke Pak Presiden,” ujar Erick menegaskan. Semua langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk membawa Timnas Indonesia lebih kompetitif di kancah internasional.

Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Kedua negara tersebut memiliki sejarah dan prestasi yang cukup kuat, sehingga dibutuhkan pemain-pemain dengan kualitas tinggi, baik dari dalam negeri maupun keturunan luar negeri, untuk bersaing secara optimal.

Sebelum itu, Indonesia akan melakoni laga uji coba FIFA matchday melawan Kuwait dan Lebanon pada September 2025. Pertandingan tersebut akan menjadi ajang evaluasi sekaligus persiapan terakhir sebelum melakoni laga kompetitif di ajang resmi.

Mauro Zijlstra (instagram.com/@maurozijlstra)
Mauro Zijlstra (instagram.com/@maurozijlstra)

Pentingnya Adaptasi Sejak Awal

PSSI menargetkan agar seluruh proses administrasi, termasuk naturalisasi pemain keturunan, rampung sebelum daftar final skuad dikirim ke AFC. Hal ini penting agar para pemain baru dapat mengikuti latihan intensif bersama pelatih Shin Tae-yong dan langsung menyatu dengan taktik serta ritme permainan Timnas Indonesia.

baca juga

Jika hal ini terlambat, maka ada kemungkinan pemain yang telah dinaturalisasi belum siap secara teknis maupun fisik untuk menghadapi laga berat. Karena itu, seluruh tahapan perlu dirancang secara detail agar kekuatan baru ini bisa langsung memberi dampak.

Dalam situasi seperti ini, peran suporter Timnas Indonesia menjadi sangat penting. Erick Thohir berharap masyarakat mendukung penuh proses naturalisasi ini dan tidak mudah berspekulasi soal identitas pemain. Ia juga menegaskan bahwa pemain yang akan dinaturalisasi bukan datang karena iming-iming finansial, tetapi karena semangat dan darah Indonesia yang mereka miliki.

“Prototipe yang kita sudah sukses jalani selama ini bahwa mereka bergabung karena kecintaan, tentu, merah-putih, punya darah Indonesia...” ujar Erick kembali menekankan.

Menjawab Kebutuhan di Lini-Lini Lemah

Tambahan pemain dari proses naturalisasi Timnas Indonesia memang diharapkan mengisi posisi yang selama ini menjadi titik lemah. Kehadiran pemain keturunan yang memiliki pengalaman dan kualitas internasional menjadi solusi ideal untuk meningkatkan daya saing Timnas Indonesia di laga besar seperti Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Diharapkan kombinasi pemain lokal muda dan pemain naturalisasi ini akan menghasilkan tim yang lebih matang, kompak, dan punya kapasitas mencetak sejarah baru untuk sepak bola nasional.

Di tengah harapan tinggi masyarakat, Erick Thohir memastikan bahwa PSSI tetap berjalan sesuai aturan dan tidak sembarangan dalam menetapkan pilihan. Dukungan dari pemerintah, DPR, dan presiden menjadi bagian penting dari proses ini. Ia berharap sinergi yang dibangun bisa membawa dampak positif bagi perkembangan Timnas Indonesia secara keseluruhan.

“Alhamdulillah respon dari kedua pemain dan orang tuanya positif. Tapi, kertasnya (dokumen) belum masuk,” jelas Erick tentang situasi terakhir. Hal ini menunjukkan pentingnya proses yang terstruktur dan profesional dalam menghadirkan pemain berkualitas untuk Garuda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemain Keturunan Purwokerto Tiba di Indonesia, Diproses Naturalisasi?

Pemain Keturunan Purwokerto Tiba di Indonesia, Diproses Naturalisasi?

Bola | Jum'at, 25 Juli 2025 | 16:58 WIB

Resmi! Pemain Rp 4,78 Miliar Tak Diizinkan Main di Semifinal Timnas Indonesia vs Thailand U-23

Resmi! Pemain Rp 4,78 Miliar Tak Diizinkan Main di Semifinal Timnas Indonesia vs Thailand U-23

Bola | Jum'at, 25 Juli 2025 | 16:14 WIB

Jelang Timnas U-23 vs Thailand, Hokky Caraka Dilarang Emosi

Jelang Timnas U-23 vs Thailand, Hokky Caraka Dilarang Emosi

Bola | Jum'at, 25 Juli 2025 | 16:10 WIB

Terkini

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

×