Media Vietnam Skakmat Erick Thohir Soal Main Keras, Justru Timnas Indonesia yang Brutal

Pebriansyah Ariefana

Senin, 28 Juli 2025 | 11:43 WIB
Media Vietnam Skakmat Erick Thohir Soal Main Keras, Justru Timnas Indonesia yang Brutal
Pertandingan final Piala AFF U-23 2025 yang mempertemukan Timnas Indonesia U-23 dengan Vietnam diprediksi akan berlangsung panas. (Alfian)

Suara.com - Pertandingan final Piala AFF U-23 2025 yang mempertemukan Timnas Indonesia U-23 dengan Vietnam diprediksi akan berlangsung panas.

Duel sengit ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa malam, 29 Juli 2025, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan menjadi sorotan banyak pihak karena mengulang final yang sama dua tahun lalu.

Atmosfer pertandingan semakin memanas setelah media Vietnam menuding Indonesia akan bermain keras, sebuah pernyataan yang menyulut kontroversi.

Media Vietnam menyebut bahwa berdasarkan pengalaman pada final Piala AFF U-23 2023, Timnas Indonesia U-23 melakukan banyak pelanggaran saat melawan Vietnam.

Pemain Timnas Indonesia U-23 Achmad Maulana Syarif berebut bola dengan pemain Thailand U-23 saat pertandingan semifinal Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (25/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pemain Timnas Indonesia U-23 Achmad Maulana Syarif berebut bola dengan pemain Thailand U-23 saat pertandingan semifinal Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (25/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Kala itu, Garuda Muda harus mengakui keunggulan Vietnam setelah kalah dalam adu penalti dengan skor 5-6. Hal ini menjadi dasar bagi media Vietnam menilai potensi permainan keras akan kembali terjadi di final kali ini.

Erick Thohir Minta Timnas Indonesia U-23 Tidak Takut Bermain Keras

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut memberikan komentar terkait laga besar ini.

Ia menekankan bahwa Timnas Indonesia U-23 wajib membalas kekalahan pada final sebelumnya dan tampil dominan di hadapan publik sendiri.

Menurut Erick, bila Vietnam bermain keras, Indonesia tidak boleh gentar dan harus mampu memberi respons yang sepadan.

"Ini adalah kedua kalinya Timnas Indonesia U-23 bertemu Vietnam di final Piala AFF U-23. Namun, saya yakin kali ini akan berbeda karena pada turnamen U-23 AFF 2023 di Thailand, pertandingannya cukup keras," kata Erick dalam unggahan di Instagram.

baca juga

Pernyataan dari Erick Thohir itu menegaskan bahwa semangat juang Timnas Indonesia U-23 harus berkobar tinggi.

Bermain sebagai tuan rumah, Garuda Muda dituntut tidak hanya tampil apik tetapi juga memiliki mental juara dalam menghadapi tekanan dari lawan.

Pemain Timnas Indonesia U-23 Muhammad Alfharezzi berselebrasi usai mencetak gol dalam laga adu penalti saat pertandingan semifinal Piala AFF U-23 2025 melawan Thailand U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (25/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pemain Timnas Indonesia U-23 Muhammad Alfharezzi berselebrasi usai mencetak gol dalam laga adu penalti saat pertandingan semifinal Piala AFF U-23 2025 melawan Thailand U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (25/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Media Vietnam Klaim Indonesia Lebih Kasar dalam Statistik Pelanggaran

Media Vietnam bernama The Thao menanggapi pernyataan Erick dengan mengklaim bahwa justru Indonesia yang kerap bermain keras di lapangan.

Dalam laporan mereka, The Thao menyebut bahwa pada final 2023 lalu, Timnas Indonesia U-23 tercatat melakukan lebih banyak pelanggaran dibanding Vietnam, termasuk aksi tekel dua kaki yang membahayakan.

"Faktanya, pertandingan antara U-23 Indonesia dan U-23 Vietnam tidaklah mudah karena banyak terjadi pelanggaran, bahkan tekel dua kaki terhadap pemain U-23 Vietnam. Mereka melakukan 23 pelanggaran dan menerima 5 kartu kuning dari wasit; sementara U-23 Vietnam melakukan 14 pelanggaran dan 3 kartu kuning," tulis The Thao.

Data tersebut menjadi argumen kuat bagi media Vietnam untuk mempertanyakan etika bermain Indonesia.

Statistik itu kini menjadi bahan diskusi hangat di media sosial menjelang laga puncak yang dinantikan oleh jutaan pecinta sepak bola.

Kekhawatiran Vietnam Terhadap Wasit dan Keputusan VAR

Tidak hanya menyoroti permainan keras, The Thao juga menyinggung kekhawatiran mengenai kinerja wasit di final nanti.

Mereka mengingatkan publik soal insiden adu penalti dalam laga semifinal antara Indonesia dan Thailand yang menurut mereka sarat kontroversi.

Timnas Indonesia U-23 dianggap diuntungkan oleh keputusan wasit dalam situasi penting tersebut.

"Selain itu, panitia penyelenggara mempertimbangkan kemungkinan penggunaan VAR di pertandingan final, tetapi bagaimanapun, para pemain U-23 Vietnam tetap berhati-hati terhadap wasit dalam laga ini. Di semifinal, Thailand dibuat frustrasi oleh keputusan wasit dalam adu penalti 11 menit," kata media itu.

Dengan meningkatnya tensi jelang pertandingan, isu netralitas wasit dan keberadaan teknologi VAR menjadi topik hangat yang turut memengaruhi psikologis kedua tim.

Namun sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia U-23 diharapkan mampu menjaga sportivitas sembari tetap menunjukkan dominasi di lapangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Perlu Gentar, Ini 3 Alasan Timnas Indonesia Bisa Juarai Piala AFF U-23 2025

Tak Perlu Gentar, Ini 3 Alasan Timnas Indonesia Bisa Juarai Piala AFF U-23 2025

Your Say | Senin, 28 Juli 2025 | 11:41 WIB

Bocorkan Kondisi Timnas Indonesia U-23, Media Vietnam: Tiga Pemain Pilar Cedera!

Bocorkan Kondisi Timnas Indonesia U-23, Media Vietnam: Tiga Pemain Pilar Cedera!

Bola | Senin, 28 Juli 2025 | 11:34 WIB

Brandon Scheunemann Jadi Pemain Paling Unik di Timnas Indonesia U-23, Masa Depan Timnas Senior

Brandon Scheunemann Jadi Pemain Paling Unik di Timnas Indonesia U-23, Masa Depan Timnas Senior

Bola | Senin, 28 Juli 2025 | 11:21 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:54 WIB

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:52 WIB

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:48 WIB

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

×