Dear Erick Thohir! Mau Kalahkan Vietnam U-23 Tak Cukup Hanya Main Keras

Galih Prasetyo

Senin, 28 Juli 2025 | 10:01 WIB
Dear Erick Thohir! Mau Kalahkan Vietnam U-23 Tak Cukup Hanya Main Keras
Dear Erick Thohir! Mau Kalahkan Vietnam U-23 Tak Cukup Hanya Main Keras (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/)

Suara.com - Ketum PSSI Erick Thohir bilang Timnas Indonesia U-23 harus bermain keras saat menghadapi Vietnam di final Piala AFF U-23 2025.

“Ingat ini pertandingan yang keras. Jadi kita harus fokus selama 90 menit,” kata Erick dalam unggahan di akun Instagram pribadinya.

"Mereka sudah tiga kali masuk final, dua di antaranya juara. Di sini kita tuan rumah. Kita harus berani main keras. Tapi bukan buat mencederai ya," tambah Erick.

Lantas ampuhkan hanya bermain keras bisa membuat Vietnam U-23 bisa dikalahkan Timnas Indonesia U-23?

Timnas Indonesia U-23. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/mrh/tom/am.)
Timnas Indonesia U-23. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/mrh/tom/am.)

Tentu tidak, setidaknya Timnas Indonesia U-23 harus bisa mematikan umpan crossing dan sundulan-sundulan mematikan dari striker Nguyen Dinh Bac.

Vietnam U-23 datang ke final Piala AFF U23 2025 dengan kejutan besar, sundulan, yang selama ini dianggap kelemahan, kini menjadi senjata mematikan mereka.

Tim asuhan Kim Sang-sik mencetak 4 dari 7 gol melalui sundulan, mengubah stereotip sepak bola Vietnam yang identik dengan permainan teknis dan umpan pendek.

Selama ini, sepak bola Vietnam dikenal dengan koordinasi apik dalam kelompok kecil, tetapi kerap kesulitan menghadapi bola-bola panjang dan duel udara.

Namun, di Piala AFF U23 2025, Vietnam U23 membuktikan perubahan besar.

baca juga

Striker Nguyen Dinh Bac menjadi sorotan dengan kemampuan sundulannya yang impresif, didukung strategi terorganisir yang mengejutkan lawan.

“Gol-gol sundulan Vietnam bukan kebetulan, melainkan hasil dari organisasi sistematis dan intensional,” ungkap komentator Ngo Quang Tung, yang juga Wakil Direktur Viettel Sports.

Pelatih Kim Sang-sik membawa pendekatan baru tanpa mengandalkan “keajaiban” untuk meningkatkan fisik pemain.

Ia mengubah pola pikir tim, menekankan bahwa duel udara bukan soal tinggi badan, melainkan kesadaran ruang, waktu, dan keberanian.

Serangan udara Vietnam dirancang dengan presisi tinggi, mulai dari pergerakan tanpa bola hingga umpan silang yang akurat.

Timnas Vietnam U-23. (Dok. VFF)
Timnas Vietnam U-23. (Dok. VFF)

Pemain yang tidak terlibat langsung dalam duel udara berperan “mengunci” lawan untuk menciptakan ruang bagi rekan setim.

“Umpan silang sangat efektif, dan organisasi serangan udara Vietnam membuat lawan kerepotan,” tambah Ngo Quang Tung seperti dikutip dari Quan doi Nhan Dan

Selain taktik, faktor psikologis juga menjadi kunci.

“Bola-bola tinggi kini adalah taktik sengaja, bukan sekadar opsi saat terdesak. Sundulan tercipta dari rangkaian aksi terencana,” ujar Ngo.

Keunggulan ini membuat Vietnam U23 tampil percaya diri, terutama setelah berhasil membingungkan lawan dengan pendekatan tak terduga ini.

Menghadapi Indonesia U23 di final, senjata sundulan Vietnam bisa menjadi penentu kemenangan, terutama mengingat kerentanan Garuda Muda dalam menghadapi serangan balik dan duel udara, seperti terlihat saat melawan Thailand.

Dengan ambisi mencetak sejarah sebagai juara tiga kali beruntun, Vietnam siap memanfaatkan kelemahan Indonesia untuk mengukir kemenangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Piala AFF U-23: Timnas Indonesia Diminta Main Keras saat Ladeni Vietnam

Piala AFF U-23: Timnas Indonesia Diminta Main Keras saat Ladeni Vietnam

Your Say | Senin, 28 Juli 2025 | 09:46 WIB

Jay Idzes Turun Kasta, Eks Pelatih Alami Tekanan Berat Sampai Dibantu Psikolog

Jay Idzes Turun Kasta, Eks Pelatih Alami Tekanan Berat Sampai Dibantu Psikolog

Bola | Senin, 28 Juli 2025 | 09:36 WIB

Waspada! Dua Kelemahan Krusial Timnas Indonesia yang Bisa Gagalkan Mimpi Juara AFF U-23 2025

Waspada! Dua Kelemahan Krusial Timnas Indonesia yang Bisa Gagalkan Mimpi Juara AFF U-23 2025

Bola | Senin, 28 Juli 2025 | 09:26 WIB

2 Pemain Timnas Indonesia Berbandrol Rp4,54 M Plus Jens Raven Bikin Gemetar Vietnam U-23

2 Pemain Timnas Indonesia Berbandrol Rp4,54 M Plus Jens Raven Bikin Gemetar Vietnam U-23

Bola | Senin, 28 Juli 2025 | 09:18 WIB

Rekam Jejak Warta Kusuma Legenda Timnas Indonesia Asal Bekasi yang Tutup Usia

Rekam Jejak Warta Kusuma Legenda Timnas Indonesia Asal Bekasi yang Tutup Usia

Bola | Senin, 28 Juli 2025 | 09:00 WIB

Emil Audero Buka Babak Baru di Cremonese: Kebangkitan Kiper Timnas Indonesia

Emil Audero Buka Babak Baru di Cremonese: Kebangkitan Kiper Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 Juli 2025 | 08:41 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×