Sudah Dipecat PSSI, Kontrak Satoru Mochizuki Diperpanjang, Kok Bisa?

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 08:41 WIB
Sudah Dipecat PSSI, Kontrak Satoru Mochizuki Diperpanjang, Kok Bisa?
Erick Thohir menilai peran baru ini akan lebih sesuai dengan karakter dan keahlian Satoru Mochizuki. (PSSI)

Suara.com - PSSI akhirnya memutuskan untuk memperpanjang kontrak Satoru Mochizuki sebagai bagian dari penguatan struktur timnas putri Indonesia. Keputusan ini diambil setelah evaluasi terhadap performa tim di Kualifikasi Piala Asia Putri 2026.

Meski tak lagi menjabat sebagai pelatih kepala, pria asal Jepang itu dipercaya sebagai Technical Advisor untuk membantu timnas putri dari sisi pembinaan. Hal ini diumumkan langsung oleh Erick Thohir dalam konferensi pers resmi.

"(Satoru) Mochizuki kontraknya sampai Desember kita perpanjang untuk jadi Technical Advisor," kata Erick pada jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis.

Keputusan tersebut menunjukkan bahwa PSSI masih menaruh kepercayaan terhadap pengalaman dan koneksi Mochizuki. Sosok ini dikenal memiliki jejaring luas di dunia sepak bola Jepang, terutama di J League.

Erick menilai peran baru ini akan lebih sesuai dengan karakter dan keahlian Mochizuki. Ia dianggap lebih cocok untuk fokus pada pembinaan dan pengembangan sistem tim.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama pelatih Timnas Wanita Indoensia Satoru Mochizuki. (PSSI)
Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama pelatih Timnas Wanita Indoensia Satoru Mochizuki. (PSSI)

"Saya rasa Mochizuki figur luar biasa, aksesnya luar biasa di J League. Tapi dia memang dia cukup kuat di mentoring dan pembinaan," kata dia.

Untuk posisi pelatih kepala, Erick mengungkapkan bahwa PSSI akan mendatangkan nama baru dari Jepang. Kriteria utama yang diutamakan adalah kemampuan berbahasa Inggris agar komunikasi lebih efektif di lapangan.

"Apalagi sekarang timnas putri ada pemain dari Amerika, Belanda. Kita mencari figur pelatih Jepang yang bisa bahasa Inggris. Supaya di pinggir lapangan bisa guidance. Karena ketika ada 2-3 translator itu cukup kompleks," jelas dia.

PSSI mengakui masih menjalin hubungan profesional yang positif dengan Mochizuki, sehingga masa kerjanya diperpanjang sambil merapikan struktur kepelatihan. Peran barunya diharapkan mampu memperkuat fondasi jangka panjang timnas putri.

baca juga

"Hubungan dengan Mochizuki sangat baik, makanya diperpanjang sambil menata strata timnas putri," kata Erick menambahkan.

Timnas putri senior akan segera mengikuti ajang Piala AFF Putri 2025 yang akan berlangsung di Vietnam. Kompetisi ini akan dimulai pada 6 Agustus mendatang dengan keikutsertaan beberapa pemain diaspora.

Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/Spt)
Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/Spt)

Untuk sementara, posisi pelatih kepala akan diisi oleh Joko Susilo selama turnamen berlangsung. Ia akan menangani tim di tengah proses transisi perekrutan pelatih baru asal Jepang.

Kebijakan rotasi ini menunjukkan bahwa PSSI tengah serius membenahi performa timnas putri secara menyeluruh. Fokus tidak hanya pada hasil pertandingan, tetapi juga pembangunan sistem internal yang kuat.

Keberadaan Mochizuki sebagai Technical Advisor dinilai strategis untuk membimbing pelatih baru dalam memahami karakter timnas putri. Perannya akan menjadi penghubung penting antara strategi dan pembinaan.

Langkah ini juga mencerminkan arah baru pembinaan sepak bola putri yang lebih terstruktur. Kombinasi pengalaman internasional dan komunikasi efektif jadi kunci sukses ke depan.

PSSI kini mengarahkan pandangan ke pelatih asal Jepang yang paham konteks internasional dan mampu menjembatani kebutuhan tim modern. Termasuk mampu menyatukan gaya bermain dari pemain lokal dan diaspora.

Dengan penempatan Joko Susilo sebagai pelatih interim, PSSI memastikan tidak ada kekosongan teknis saat kompetisi berlangsung. Hal ini diambil agar stabilitas tim tetap terjaga dalam setiap laga resmi.

Kehadiran pemain dari Belanda dan Amerika menambah dimensi permainan timnas putri. Oleh karena itu, adaptasi komunikasi dan strategi menjadi hal krusial yang diperhatikan PSSI saat memilih pelatih baru.

PSSI menilai pentingnya peran Technical Advisor sebagai pendamping strategis pelatih kepala yang akan datang. Posisi ini bertugas memberikan panduan teknis yang terukur berdasarkan pengalaman dan analisis taktik.

Pelatih Timnas Wanita, Satoru Mochizuki. (pssi.org)
Pelatih Timnas Wanita, Satoru Mochizuki. (pssi.org)

Langkah ini dipandang sebagai strategi jangka menengah menuju Piala Asia Putri 2026. Kegagalan sebelumnya jadi evaluasi serius agar program pembinaan tidak lagi bersifat reaktif.

Dengan sistem pelapis teknis ini, PSSI berharap tercipta kesinambungan dalam pengembangan gaya bermain. Harapannya, timnas putri mampu bersaing di level Asia Tenggara dan Asia secara luas.

Erick juga menunjukkan komitmennya terhadap inklusi dan kualitas dalam membangun skuad putri. Fokusnya bukan hanya pelatih, tetapi juga metodologi pelatihan yang efektif dan adaptif.

Kebijakan memperpanjang kontrak Mochizuki hingga Desember 2025 dianggap sebagai transisi yang bijak. Ini memberi ruang untuk mempersiapkan pelatih baru secara matang dan terukur.

Selain itu, PSSI juga ingin menciptakan struktur pelatih yang lebih kolektif, bukan hanya bergantung pada satu nama. Konsep kolaboratif ini sejalan dengan visi pembinaan berkelanjutan.

Strategi rekrutmen pelatih dari Jepang tetap menjadi prioritas, dengan syarat tambahan yakni kemahiran berbahasa Inggris. Hal ini untuk menjamin komunikasi lintas budaya berjalan lancar.

Timnas putri akan dihadapkan pada jadwal padat dan level kompetisi yang makin tinggi dalam waktu dekat. Maka dari itu, kesiapan teknis dan nonteknis harus berjalan seimbang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Jay Idzes, Pemain Keturunan Indonesia Resmi Gabung ke AC Milan Dikontrak 1 Tahun

Bukan Jay Idzes, Pemain Keturunan Indonesia Resmi Gabung ke AC Milan Dikontrak 1 Tahun

Bola | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 07:36 WIB

Punya Duit Rp 189 Miliar, Silahkan Bawa Jay Idzes!

Punya Duit Rp 189 Miliar, Silahkan Bawa Jay Idzes!

Bola | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 07:22 WIB

Pintu Masih Dibuka! Jay Idzes Berpeluang Besar Gabung Udinese Karena Ini

Pintu Masih Dibuka! Jay Idzes Berpeluang Besar Gabung Udinese Karena Ini

Bola | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 07:10 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×