Suara.com - Thom Haye, gelandang Timnas Indonesia, dipastikan tak akan memperkuat NAC Breda pada musim 2025/2026.
Meskipun status Thom Haye saat ini bebas transfer usai Almere City terdegradasi dari Eredivisie, namun peluang kembali ke klub lamanya sirna.
Nama Thom Haye sebenarnya sempat disebut-sebut masuk radar NAC Breda, namun proses negosiasi tidak mencapai kesepakatan.
Menurut laporan dari Voetbal International, pihak NAC lebih memilih pemain yang dinilai lebih murah dan memiliki potensi jangka panjang.
Padahal Thom Haye disebut terbuka untuk kembali ke Breda dan telah melakukan komunikasi dengan pihak klub.

"Kembalinya Thom Haye tampaknya tidak mungkin terjadi," tulis Voetbal International.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa Haye sebenarnya memiliki harga yang lebih terjangkau dibanding target lainnya seperti Mats Rits.
Namun adanya perbedaan pandangan di internal manajemen membuat kesepakatan tidak bisa terealisasi.
"Di dalam klub, beberapa orang tidak setuju dengan reuni ini," lanjut laporan tersebut.
Pelatih NAC, Carl Hoefkens, kabarnya lebih memilih mendatangkan pemain baru dibanding memulangkan Thom Haye.
Fakta bahwa Haye tidak memiliki klub pun ternyata tak cukup menarik bagi NAC untuk segera mengamankan jasanya.
![Kisah Lucu di Balik Kekalahan 6-0 Timnas Indonesia: Thom Haye Kesal dengan Ole Romeny [Tangkap layar Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/06/23/14478-ole-romeny-dan-thom-haye.jpg)
Kini masa depan Thom Haye masih abu-abu karena belum ada kejelasan dari klub mana pun soal perekrutannya.
Meski begitu, kabar terbaru menyebut ia sudah mulai didekati beberapa klub dari luar Belanda, termasuk dari kompetisi Super League Asia.
Kualitas Thom Haye dinilai masih sangat kompetitif dan layak bermain di level Eropa meskipun usianya telah mencapai 30 tahun.
Namun hingga saat ini belum ada pernyataan resmi mengenai klub mana yang akan menjadi tujuan selanjutnya.