Kontroversi Naturalisasi Malaysia: Akui Punya Darah dari Kakek Buyut, Langgar Aturan FIFA?

Arif Budi

Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:44 WIB
Kontroversi Naturalisasi Malaysia: Akui Punya Darah dari Kakek Buyut, Langgar Aturan FIFA?
Pemain naturalisasi Malaysia, Facundo Garces ungkap punya darah Malaysia dari kakek buyut. (Instagram/@facundogarces)

Suara.com - Sebuah kontroversi mencuat terkait proses naturalisasi salah satu pemain bintang Timnas Malaysia, Facundo Garces.

Bek yang kini merumput di LaLiga Spanyol bersama Deportivo Alaves itu secara terbuka mengakui memiliki darah Malaysia dari kakek buyutnya atau generasi keempat.

Klaim tersebut justru berpotensi melanggar regulasi FIFA.

Seperti diketahui, aturan FIFA mengenai naturalisasi berdasarkan garis keturunan umumnya membatasi hingga generasi ketiga, yakni kakek atau nenek.

Pengakuan mengejutkan dari Facundo Garces ini pun sontak menimbulkan pertanyaan besar.

“Karena kakek buyut saya (memiliki darah Malaysia). Saya memang sudah tahu asal-usulnya, tapi saya tidak pernah membayangkan hal ini bisa terjadi. Malaysia sedang membangun proyek menarik dan saya sangat bersemangat,” kata Facundo Garces, dikutip dari El Correo.

Situasi ini menjadi sorotan tajam, terutama jika dibandingkan dengan pengalaman PSSI.

Medio tahun lalu, Timnas Indonesia harus menghentikan proses naturalisasi winger potensial, Mauresmo Hinoke karena garis keturunan Indonesianya berasal dari sang buyut.

Ironisnya, Facundo Garces telah melakoni debutnya bersama skuad Harimau Malaya.

baca juga

Ia bermain penuh 90 menit saat Malaysia menang telak 4-0 atas Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027 pada 10 Juni 2025.

Kehadirannya pun langsung memberi dampak signifikan, dan ia diyakini bisa menjadi pilar utama Malaysia untuk lolos ke putaran final.

Kini, pertanyaan besarnya adalah apakah Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) terbukti menyalahi aturan? Jika ya, sanksi apa yang akan dijatuhkan oleh FIFA?

Satu hal yang pasti, PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir selalu menunjukkan kehati-hatian tingkat tinggi dalam proses naturalisasi.

Contohnya adalah penundaan proses naturalisasi eks gelandang Crystal Palace, Jairo Riedewald yang ditengarai karena sang pemain sudah memiliki tiga caps bersama Timnas Belanda.

Publik sepak bola Asia Tenggara pun menanti keabsahan status Facundo Garces.

Apakah bek setinggi 191 sentimeter ini benar-benar sah membela Timnas Malaysia, atau ada aturan FIFA yang dilanggar oleh FAM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gawat! 3 Pemain Timnas Indonesia Tumbang Jelang FIFA Matchday September

Gawat! 3 Pemain Timnas Indonesia Tumbang Jelang FIFA Matchday September

Bola | Senin, 18 Agustus 2025 | 13:04 WIB

BREAKING NEWS! Maarten Paes Cedera, Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia

BREAKING NEWS! Maarten Paes Cedera, Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia

Bola | Senin, 18 Agustus 2025 | 11:47 WIB

Ramadhan Sananta Bikin Merinding Legenda Timnas Malaysia, Kenapa?

Ramadhan Sananta Bikin Merinding Legenda Timnas Malaysia, Kenapa?

Bola | Senin, 18 Agustus 2025 | 11:22 WIB

Harga Tiket Timnas Indonesia vs Kuwait & Lebanon di Surabaya, Mulai Rp75 Ribu

Harga Tiket Timnas Indonesia vs Kuwait & Lebanon di Surabaya, Mulai Rp75 Ribu

Bola | Senin, 18 Agustus 2025 | 11:19 WIB

Sindiran Media Malaysia ke Liga Kevin Diks, Netizen Balik Sindir 'Liga JDT'

Sindiran Media Malaysia ke Liga Kevin Diks, Netizen Balik Sindir 'Liga JDT'

Bola | Senin, 18 Agustus 2025 | 10:48 WIB

Terkini

Bosnya Keciduk, Saham Summarecon Agung Anjlok 6,02 Persen

Bosnya Keciduk, Saham Summarecon Agung Anjlok 6,02 Persen

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:31 WIB

Status Menantu A Rafiq Sebelum Fahd A Rafiq Kena OTT KPK Kasus BPN Bogor

Status Menantu A Rafiq Sebelum Fahd A Rafiq Kena OTT KPK Kasus BPN Bogor

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 11:30 WIB

Review Last Seen: Thriller yang Menekan Emosi, Bukan Cuma Twist Saja

Review Last Seen: Thriller yang Menekan Emosi, Bukan Cuma Twist Saja

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:30 WIB

Polda Metro Sita 518 Cartridge Vape Berisi Etomidate, Satu Pria Ditangkap.

Polda Metro Sita 518 Cartridge Vape Berisi Etomidate, Satu Pria Ditangkap.

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:29 WIB

Ulasan Drakor Head Over Heels: Melawan Takdir Berbalut Romansa Remaja Supernatural

Ulasan Drakor Head Over Heels: Melawan Takdir Berbalut Romansa Remaja Supernatural

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:29 WIB

Pasokan Minyak Dunia Terancam Lumpuh Total Usai Houthi Gempur Arab Saudi

Pasokan Minyak Dunia Terancam Lumpuh Total Usai Houthi Gempur Arab Saudi

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:29 WIB

Pemerintah Perlu Terapkan 5 Langkah untuk Atasi Transfer Pricing dan Underinvoicing CPO

Pemerintah Perlu Terapkan 5 Langkah untuk Atasi Transfer Pricing dan Underinvoicing CPO

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:25 WIB

Milad ke-23 AASI, Industri Asuransi Syariah Jaga Momentum Pertumbuhan

Milad ke-23 AASI, Industri Asuransi Syariah Jaga Momentum Pertumbuhan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:21 WIB

Berawal dari Perubahan Sikap di Sekolah, Aksi Bejat Karyawan Swasta Sodomi Pelajar Terbongkar

Berawal dari Perubahan Sikap di Sekolah, Aksi Bejat Karyawan Swasta Sodomi Pelajar Terbongkar

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:17 WIB

Menkeu Baru Tak Boleh Lagi Bikin Kebijakan Liar yang Sukar Diprediksi Pasar

Menkeu Baru Tak Boleh Lagi Bikin Kebijakan Liar yang Sukar Diprediksi Pasar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:17 WIB

×