Kekalahan ini membuat Sassuolo masih belum meraih satu pun poin di Serie A musim baru.
Sassuolo kini terpuruk di dasar klasemen Liga Italia setelah dua pertandingan awal.
Sebaliknya, kemenangan membuat Cremonese melesat ke puncak klasemen sementara Serie A dengan enam poin dari dua laga.
Cremonese tampil mengejutkan karena mampu menyapu bersih dua pertandingan awal Liga Italia musim ini.
Bagi Sassuolo, hasil buruk ini menjadi sinyal bahaya meskipun kompetisi Serie A masih panjang.
Jay Idzes yang baru saja memulai kariernya di Liga Italia tentu berharap bisa segera membawa Sassuolo keluar dari tekanan.
Performa Jay Idzes di lini pertahanan Sassuolo sebenarnya cukup solid meski akhirnya tim harus kebobolan tiga gol dari Cremonese.
Pengalaman pertama bermain penuh di Serie A menjadi ujian berat bagi Jay Idzes bersama Sassuolo.
Cremonese menunjukkan konsistensi permainan yang rapi meski sempat lengah hingga Sassuolo mampu menyamakan kedudukan.
Baca Juga: Usai Dipermalukan Kiper Timnas Indonesia, AC Milan Akhirnya Petik Kemenangan Perdana
Drama di menit akhir menjadi bukti ketatnya persaingan Liga Italia musim ini, termasuk bagi klub papan tengah seperti Sassuolo.
Pada pekan ketiga Serie A, Cremonese akan menghadapi tantangan sulit ketika bertandang ke markas Hellas Verona.
Sementara Sassuolo akan mencoba bangkit saat menjamu Lazio yang dikenal sebagai salah satu tim kuat di Liga Italia.
Jadwal tersebut tentu akan menjadi kesempatan berikutnya bagi Jay Idzes untuk membuktikan kualitasnya bersama Sassuolo.
Kehadiran Jay Idzes di Serie A Liga Italia mendapat sorotan publik sepak bola Indonesia yang menunggu kontribusinya lebih besar.
Liga Italia memang dikenal sebagai salah satu kompetisi tersulit di Eropa dengan pertahanan yang kuat dan tempo tinggi.