Usai Disanksi FIFA, Sistem Data Sepak Bola Malaysia Kini Diretas dan Diancam Dihapus

Arif Budi

Selasa, 07 Oktober 2025 | 13:34 WIB
Usai Disanksi FIFA, Sistem Data Sepak Bola Malaysia Kini Diretas dan Diancam Dihapus
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). (Dok. FAM)
baca 10 detik
  • Sistem Manajemen Kompetisi (CMS) FAM diretas, peretas menuntut tebusan dan mengancam menghapus seluruh basis data dalam 13 jam

  • Data penting sepak bola Malaysia terancam hilang, termasuk catatan pemain, statistik, dan dokumen pendaftaran tim

  • Peretasan terjadi di tengah krisis FAM, setelah sebelumnya disanksi FIFA atas skandal pemalsuan dokumen naturalisasi

Suara.com - Masalah seolah tak henti-hentinya menerpa Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Belum usai drama sanksi berat dari FIFA terkait skandal pemalsuan dokumen naturalisasi, kini mereka dihadapkan pada ancaman siber karena Sistem Manajemen Kompetisi (CMS) mereka dilaporkan telah diretas.

Para peretas tidak hanya berhasil menembus sistem, tetapi juga meninggalkan pesan ancaman pemerasan yang gamblang.

Mereka menuntut pembayaran dalam waktu singkat, jika tidak seluruh basis data akan dihapus secara permanen.

"Jika Anda adalah pemilik domain, klik tombol di bawah ini untuk melakukan pembayaran. Untuk tujuan keamanan, jika pembayaran tidak dilakukan dalam waktu 13 jam, semua basis data akan dihapus secara otomatis," bunyi pesan ancaman seperti dilansir dari akun X @NewsBFM.

Situasi ini jelas menjadi pukulan telak yang kedua kalinya bagi FAM. Sistem CMS yang diretas merupakan jantung dari data sepak bola Malaysia.

Di dalamnya tersimpan berbagai informasi krusial, mulai dari catatan detail pemain, statistik pertandingan, dokumen pendaftaran tim, hingga data penting kompetisi lainnya.

"CMS yang dikelola oleh FAM menyimpan data penting termasuk catatan pemain, statistik pertandingan, pendaftaran tim, dan dokumen kompetisi," sambung laporan itu.

Hingga kini FAM belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden peretasan ini. Mereka diperkirakan akan menunggu hasil penyelidikan keamanan internal sebelum memberikan keterangan kepada publik.

Ironisnya serangan siber ini terjadi di saat FAM tengah berada di bawah sorotan tajam dunia akibat sanksi skorsing bagi tujuh pemain naturalisasi mereka yang terbukti menggunakan dokumen palsu.

baca juga

Ini bukanlah kali pertama sistem FAM menjadi sasaran peretasan. Pada tahun 2014, situs web mereka juga pernah diretas, yang diduga dilakukan oleh kelompok suporter asal Vietnam sebagai respons atas penyerangan yang dialami fans mereka di Stadion Shah Alam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FIFA Temukan Bukti Valid Kecurangan Naturalisasi, Menpora Malaysia Marah Besar

FIFA Temukan Bukti Valid Kecurangan Naturalisasi, Menpora Malaysia Marah Besar

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 12:58 WIB

Cara Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 Langsung, Wajib Rebut Posisi Ini

Cara Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 Langsung, Wajib Rebut Posisi Ini

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 12:27 WIB

Terungkap! 4 Permintaan Tak Tahu Diri Malaysia ke FIFA Sebelum Disanksi

Terungkap! 4 Permintaan Tak Tahu Diri Malaysia ke FIFA Sebelum Disanksi

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 12:07 WIB

Pengamat Vietnam: Hanya Orang Bodoh yang Percaya Naturalisasi Malaysia Sah

Pengamat Vietnam: Hanya Orang Bodoh yang Percaya Naturalisasi Malaysia Sah

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 12:00 WIB

4 Negara Asia Tenggara Dapat Sanksi Denda dari AFC, Ada Indonesia

4 Negara Asia Tenggara Dapat Sanksi Denda dari AFC, Ada Indonesia

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 11:50 WIB

Terkini

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

×