Pengamat Vietnam: Hanya Orang Bodoh yang Percaya Naturalisasi Malaysia Sah

Irwan Febri

Selasa, 07 Oktober 2025 | 12:00 WIB
Pengamat Vietnam: Hanya Orang Bodoh yang Percaya Naturalisasi Malaysia Sah
Pengamat sepak bola Vietnam, Quang Huy. (Dok. Kenh14)
baca 10 detik
  • Pengamat Vietnam Quang Huy menyebut skandal naturalisasi pemain Malaysia sebagai yang terbesar dalam sejarah sepak bola negeri itu.
  • Ia menilai alasan FAM tidak masuk akal dan hanya bisa dipercaya oleh orang yang bodoh atau tidak tahu apa-apa.
  • Quang Huy juga menegaskan FAM tak bisa menyalahkan pemain karena justru merekalah yang mengatur dan membiayai proses naturalisasi ilegal tersebut.

Suara.com - Kasus skandal naturalisasi pemain yang menimpa Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terus menjadi sorotan di kawasan Asia Tenggara.

Setelah FIFA menjatuhkan sanksi karena pelanggaran terkait status pemain naturalisasi, kini komentar pedas datang dari pengamat sepak bola Vietnam, Quang Huy.

Menurut Quang Huy, alasan yang disampaikan oleh pihak FAM sama sekali tidak masuk akal. Ia bahkan menyebut hanya orang bodoh yang bisa mempercayainya.

“Saya pikir ini adalah skandal terbesar dalam sejarah sepak bola Malaysia. Mereka memang pernah terlibat kasus pengaturan skor, tetapi kali ini lebih parah karena menyangkut bendera dan kehormatan negara," ujar Quang Huy, dilansir dari Soha.

"Mereka melakukan segala cara untuk menaturalisasi pemain ilegal. Jujur saja, hanya orang yang terlalu bodoh atau tidak tahu apa-apa yang bisa menganggap hal ini sah,” lanjutnya.

Ia menilai bahwa kasus ini sebenarnya sudah lama menjadi rahasia umum, hanya saja belum ditemukan bukti kuat. Namun, kini FIFA sudah mengungkap fakta yang sebenarnya.

“Selama ini kita semua merasa curiga, hanya belum punya bukti saja. Tapi kalau dibilang para pemain Malaysia itu punya leluhur dari benua Amerika atau tempat jauh lainnya, tentu tidak masuk akal. Artinya ada pihak tertentu yang sengaja menyusun skema agar semua proses itu terlihat sah,” lanjutnya.

Saat ini, publik Vietnam menanti langkah lanjutan dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terkait kemungkinan hukuman tambahan terhadap Malaysia.

Sejumlah media di Vietnam bahkan memprediksi Malaysia bisa dinyatakan kalah 0-3 dari Timnas Vietnam pada laga sebelumnya, karena menurunkan tujuh pemain naturalisasi yang dianggap tidak sah.

baca juga

Malaysia dijadwalkan menghadapi Laos pada 9 dan 14 Oktober 2025 di Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027, sementara Vietnam akan berhadapan dengan Nepal pada tanggal yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FIFA Keluarkan Bukti 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Ilegal, Sanksi Berat Menanti

FIFA Keluarkan Bukti 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Ilegal, Sanksi Berat Menanti

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 07:31 WIB

Masih Ngeyel, FAM Tidak Terima Disebut FIFA Palsukan Dokumen

Masih Ngeyel, FAM Tidak Terima Disebut FIFA Palsukan Dokumen

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 07:18 WIB

Resmi Pemalsuan Dokumen, FIFA Ungkap Asal Usul Asli 7 Pemain Naturalisasi Malaysia

Resmi Pemalsuan Dokumen, FIFA Ungkap Asal Usul Asli 7 Pemain Naturalisasi Malaysia

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 07:06 WIB

Patrick Kluivert Keluhkan Kedatangan Pemain Timnas Indonesia untuk TC Terlambat

Patrick Kluivert Keluhkan Kedatangan Pemain Timnas Indonesia untuk TC Terlambat

Bola | Senin, 06 Oktober 2025 | 12:31 WIB

Pengamat Vietnam Prediksi Timnas Malaysia akan Dibanned dari Kompetisi Internasional

Pengamat Vietnam Prediksi Timnas Malaysia akan Dibanned dari Kompetisi Internasional

Bola | Senin, 06 Oktober 2025 | 14:05 WIB

Pengamat Vietnam Sebut Ada Peran Uang Jutaan Dolar di Balik Skandal Naturaliasi Malaysia

Pengamat Vietnam Sebut Ada Peran Uang Jutaan Dolar di Balik Skandal Naturaliasi Malaysia

Bola | Senin, 06 Oktober 2025 | 13:00 WIB

Nasib Tragis Facundo Garces, Buang Peluang Jadi Bintang demi Proyek Naturalisasi Abal-Abal

Nasib Tragis Facundo Garces, Buang Peluang Jadi Bintang demi Proyek Naturalisasi Abal-Abal

Your Say | Senin, 06 Oktober 2025 | 06:33 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×