Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 Oktober 2025 | 17:36 WIB
Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC
Klub Sriwijaya FC menang menjamu PSMS Medan di Jakabaring, Palembang [dok[
baca 10 detik
  • Achmad Zulkifli dinonaktifkan Sriwijaya FC karena indisipliner.

  • Pelanggaran: Uji coba tanpa izin resmi klub.

  • Sriwijaya FC kini terpuruk di dasar klasemen.

Suara.com - Manajemen Laskar Wong Kito mengambil tindakan tegas dengan menonaktifkan Achmad Zulkifli dari kursi pelatih kepala per tanggal 13 Oktober 2025, menyusul tindakan indisipliner serius yang ia lakukan.

Keputusan krusial ini tidak berhubungan dengan hasil minor tim di lapangan, tetapi murni disebabkan oleh kehadiran Achmad Zulkifli, yang akrab disapa Azul, pada peluncuran tim Nusantara Lampung FC tanpa persetujuan resmi dari otoritas Sriwijaya FC.

Wakil Presiden Sriwijaya FC, Mohammad David, menegaskan di Palembang pada hari Senin bahwa mereka terkejut menerima informasi tentang pertandingan persahabatan tersebut.

"Tadi malam kita dapat kabar ada laga uji coba dengan Nusantara Lampung FC. Dimana saat itu kita memberi surat izin untuk SFC hadir pada launching tersebut dan melakukan pertandingan uji coba Nusantara Lampung FC," katanya.

Achmad Zulkifli disebutkan membawa skuad lapis kedua dan ketiga tim untuk berlaga, yang mirisnya berujung kekalahan telak 0-3 bagi Sriwijaya FC dan skor tersebut kemudian langsung viral di berbagai platform media sosial.

Tindakan Indisipliner Fatal Achmad Zulkifli

David menjelaskan bahwa manajemen sama sekali tidak menerima undangan resmi dari pihak Nusantara Lampung FC untuk acara tersebut.

"Manajemen tidak mendapatkan undangan resmi dari Nusantara Lampung FC. Kita juga tak memberi izin untuk menghadiri. Tapi, coach Azul pergi dan mendapatkan hasil tidak baik. Hasil laga itu viral dan dibully oleh netizen," jelasnya.

Oleh karena itu, aksi Achmad Zulkifli dianggap sebagai pelanggaran indisipliner berat yang tidak dapat dimaafkan dalam klub profesional.

baca juga

Manajemen secara resmi memutuskan untuk memberhentikan Achmad Zulkifli sebagai pelatih utama karena pelanggaran ini yang dinilai melangkahi prosedur klub.

David menggarisbawahi bahwa penonaktifan ini bukanlah akumulasi dari performa buruk di Liga 2 yang membuat tim terpuruk.

"Keputusan ini bukan semata-mata karena hasil lima pertandingan yang hanya menghasilkan satu poin. Memang performa tim sedang menurun, tapi kami masih beri kesempatan. Namun tindakan indispliner ini tidak bisa dibiarkan," kata David.

Sriwijaya FC Kian Terpuruk di Klasemen Liga 2

Performa Sriwijaya FC di awal musim Liga 2 Indonesia 2025/2026 memang sangat mengkhawatirkan dengan catatan lima laga terakhir hanya menghasilkan satu poin berharga.

Poin tunggal tersebut didapat saat hasil imbang 3-3 melawan Persikad Depok di Stadion Pakansari, Bogor, sebagai satu-satunya hasil positif.

Empat pertandingan sisa di Liga 2 berujung kekalahan pahit, yang membuat Laskar Wong Kito kini terperosok di dasar klasemen sementara.

Kejadian yang membuat Achmad Zulkifli harus dinonaktifkan ini menjadi pukulan ganda bagi tim yang sedang berjuang keras keluar dari zona degradasi.

Langkah tegas ini menunjukkan komitmen manajemen untuk menegakkan disiplin internal, terlepas dari tantangan berat di kompetisi Liga 2.

Meskipun Achmad Zulkifli telah dinonaktifkan, Sriwijaya FC harus segera mencari pengganti untuk membalikkan keadaan.

Klub harus fokus memperbaiki struktur dan performa agar bisa kembali bersaing di papan atas kompetisi Liga 2 yang ketat.

Publik dan pendukung berharap masalah indisipliner seperti ini tidak akan terulang lagi, agar fokus utama tetap pada pencapaian target promosi.

Pencarian pelatih baru yang mampu membawa kedisiplinan dan meraih hasil positif di sisa musim adalah prioritas utama Sriwijaya FC pasca penonaktifan Achmad Zulkifli.

Insiden ini menjadi sorotan tajam, mengingatkan bahwa tata kelola dan disiplin adalah fondasi penting dalam sepak bola profesional, bahkan di kancah Liga 2.

Manajemen berharap keputusan menonaktifkan Achmad Zulkifli karena indisipliner ini akan memberikan efek jera bagi seluruh komponen tim.

Achmad Zulkifli secara resmi tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala per 13 Oktober 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Terkini Pemain Persikad Depok usai Gegar Otak di Lapangan

Kondisi Terkini Pemain Persikad Depok usai Gegar Otak di Lapangan

Bola | Senin, 06 Oktober 2025 | 13:17 WIB

Championship 2025/2026 Sudah Bergulir, 8 Tim Masih Tunggak Gaji Pemain

Championship 2025/2026 Sudah Bergulir, 8 Tim Masih Tunggak Gaji Pemain

Bola | Jum'at, 19 September 2025 | 13:08 WIB

Joey Pelupessy Emosional Usai Bikin Rekor Gila: Kemenangan Besar dan Pantas!

Joey Pelupessy Emosional Usai Bikin Rekor Gila: Kemenangan Besar dan Pantas!

Bola | Minggu, 14 September 2025 | 14:15 WIB

Terkini

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

Cashmere Fluffy hingga Korduroi Ringan, Material Hangat Jadi Andalan Gaya Fall/Winter 2026

Cashmere Fluffy hingga Korduroi Ringan, Material Hangat Jadi Andalan Gaya Fall/Winter 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:06 WIB

5 Pilihan HP Murah Bersertifikasi IP Tinggi Harga Rp2 Jutaan, Anti Air dan Debu Ekstrem!

5 Pilihan HP Murah Bersertifikasi IP Tinggi Harga Rp2 Jutaan, Anti Air dan Debu Ekstrem!

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 15:04 WIB

Video Serangan Brutal Jhon van Beukering Beredar, Jadi Bukti Baru? Korban Terlihat Tersungkur

Video Serangan Brutal Jhon van Beukering Beredar, Jadi Bukti Baru? Korban Terlihat Tersungkur

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:04 WIB

Perluas Jaringan, OMODA dan JAECOO Indonesia Buka Dua Dealer Baru di

Perluas Jaringan, OMODA dan JAECOO Indonesia Buka Dua Dealer Baru di

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 15:03 WIB

PM Shehbaz Sharif: Rakyat Pakistan Bersedih Makkah Diserang Bom Drone Houthi

PM Shehbaz Sharif: Rakyat Pakistan Bersedih Makkah Diserang Bom Drone Houthi

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:02 WIB

Menjeda Rutinitas Sejenak, Menemukan Kebahagiaan Sederhana di Tempat Camping

Menjeda Rutinitas Sejenak, Menemukan Kebahagiaan Sederhana di Tempat Camping

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 15:00 WIB

Review Film It's My Time: Seni Menghargai Masa Tua dengan Cara yang Indah

Review Film It's My Time: Seni Menghargai Masa Tua dengan Cara yang Indah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 15:00 WIB

Pergantian Menkeu Tak Serta-merta Bereskan Beban Fiskal, Utang Tembus Rp10.294 T

Pergantian Menkeu Tak Serta-merta Bereskan Beban Fiskal, Utang Tembus Rp10.294 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:59 WIB

×