Kronologis Shin Tae-yong Dikabarkan Kembali Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 14 Oktober 2025 | 13:20 WIB
Kronologis Shin Tae-yong Dikabarkan Kembali Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Shin Tae-yong (IG STY)
baca 10 detik
  • Shin Tae-yong tolak kembali latih Garuda.

  • Patrick Kluivert terancam dipecat PSSI.

  • Timnas gagal total Piala Dunia 2026.

Suara.com - Shin Tae-yong secara terbuka menyanggah spekulasi mengenai peluangnya kembali menduduki kursi kepelatihan Timnas Indonesia.

Pria berkebangsaan Korea Selatan itu memberikan klarifikasi kepada media Korea Selatan, KBS, setelah masa kerjanya yang singkat, sekitar dua bulan, bersama klub Ulsan HD berakhir dengan pemecatan.

"Saya juga ingin menegaskan bahwa rumor tentang kemungkinan saya kembali melatih di Indonesia sama sekali tidak benar," ujar Shin Tae-yong.

Penegasan tersebut mencuat di tengah tekanan hebat yang mengarah pada pelatih Timnas Indonesia saat ini, Patrick Kluivert.

Shin Tae-yong sendiri memiliki rekam jejak lima tahun (2020-2025) memimpin skuad Garuda dan timnas berbagai level usia.

Peran Penting STY dan Keputusan PSSI

Di bawah arahan Shin Tae-yong, Indonesia berhasil mencatatkan sejarah lolos ke Piala Asia 2023, untuk pertama kalinya setelah 16 tahun penantian.

Pencapaian bersejarah itu menjadi bukti kontribusi besar Shin Tae-yong dalam membangkitkan performa Timnas Indonesia di kancah Asia.

Meski demikian, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memutuskan untuk memecat Shin Tae-yong pada Januari 2025.

baca juga

Pergantian kepemimpinan ini menempatkan Patrick Kluivert sebagai juru taktik baru pengganti Shin Tae-yong.

Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong bahkan mampu bersaing di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan capaian mengesankan, termasuk kemenangan atas Arab Saudi dan hasil imbang melawan Australia.

Posisi Patrick Kluivert di Ujung Tanduk

Namun, situasi terkini berbalik, posisi Patrick Kluivert sebagai arsitek Timnas Indonesia kian terancam.

Gelombang desakan agar Kluivert meletakkan jabatannya muncul menyusul kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026.

Skuad Garuda dipastikan tersingkir setelah selalu menelan kekalahan di Putaran Keempat Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, termasuk dari Arab Saudi dan Irak.

Dua kekalahan beruntun ini membuat Timnas Indonesia tidak mampu bersaing di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kegagalan ini menambah sorotan tajam terhadap keputusan PSSI dan kinerja Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala.

Kutipan tegas dari Shin Tae-yong ini menutup celah harapan para penggemar yang merindukan sosoknya kembali memimpin Garuda.

Masa depan Patrick Kluivert kini sepenuhnya bergantung pada evaluasi dan keputusan Komite Eksekutif PSSI.

Kehadiran Shin Tae-yong di masa lalu telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan Timnas Indonesia.

Keputusan PSSI mengganti Shin Tae-yong dengan Patrick Kluivert pada awal 2025 kini menuai kritik keras di kalangan publik dan penggemar.

Saat ini, fokus Timnas Indonesia dan PSSI adalah menentukan langkah strategis berikutnya untuk memperbaiki kinerja tim pasca kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Negara Debutan yang Ukir Sejarah Lolos ke Piala Dunia 2026, Dua dari Benua Asia

3 Negara Debutan yang Ukir Sejarah Lolos ke Piala Dunia 2026, Dua dari Benua Asia

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:59 WIB

BTN Minta PSSI Tak Lagi Lembek, Tegaskan Evaluasi Patrick Kluivert!

BTN Minta PSSI Tak Lagi Lembek, Tegaskan Evaluasi Patrick Kluivert!

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:57 WIB

Waketum Akui PSSI Tak akan Pecat Patrick Kluivert Begitu Saja, Bocoran Sumardji Kuncinya

Waketum Akui PSSI Tak akan Pecat Patrick Kluivert Begitu Saja, Bocoran Sumardji Kuncinya

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:43 WIB

Terkini

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

×