Bukan Piala Dunia, Ini Janji Manis yang Gagal Ditepati Patrick Kluivert di Timnas Indonesia

Arief Apriadi

Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:23 WIB
Bukan Piala Dunia, Ini Janji Manis yang Gagal Ditepati Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
Patrick Kluivert gagal memenuhi janjinya membangun gaya main modern di Timnas Indonesia. Delapan laga saja cukup untuk mengakhiri masa singkatnya di kursi pelatih Garuda. (instagram)
baca 10 detik
  • PSSI resmi berpisah dengan Patrick Kluivert setelah delapan pertandingan.
  • Gaya bermain modern yang dijanjikan tak pernah terlihat di lapangan.
  • Kekalahan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 jadi puncak keterpurukan Timnas Indonesia.

Suara.com - PSSI akhirnya mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert pada Kamis (16/10/2025).

Keputusan tersebut diumumkan sebagai hasil “kesepakatan bersama”, namun performa buruk Timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih asal Belanda itu tampak jadi alasan utama di balik perpisahan ini.

Pemutusan kontrak itu juga mencakup seluruh staf pelatih yang bekerja di bawah Kluivert—termasuk tim pendukung untuk level senior, U-23, hingga U-20.

Langkah ini menandai berakhirnya masa singkat sang legenda Belanda setelah hanya memimpin delapan pertandingan.

Ketika pertama kali diperkenalkan pada Januari 2025, Kluivert datang membawa reputasi besar.

Ia dikenal sebagai ikon Ajax, Barcelona, dan timnas Belanda, dengan janji menghadirkan gaya bermain agresif dan modern bagi skuad Garuda.

Sayangnya, delapan laga berlalu tanpa terlihat arah yang jelas dari janji tersebut.

Selama masa kepemimpinannya, Timnas Indonesia mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan.

Kemenangan tipis atas Bahrain dan China sempat menyalakan harapan, namun semuanya meredup setelah hasil imbang melawan Lebanon yang memicu penurunan performa drastis.

baca juga

Sebelum itu pun, Kluivert tetap kukuh dengan sistem 4-3-3 khas Eropa, tapi tak mampu menyesuaikan formasi itu dengan karakter pemain Indonesia.

Hasilnya fatal: Indonesia dihantam Jepang 0-6 dan Australia 1-5, dua kekalahan telak yang menegaskan bahwa pendekatan taktiknya gagal berjalan efektif.

Puncak kekecewaan datang di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Indonesia tumbang 2-3 dari Arab Saudi dan kalah 0-1 dari Irak.

Ironisnya, dua gol Indonesia ke gawang Arab Saudi bahkan hanya tercipta lewat eksekusi penalti—cerminan tumpulnya lini depan Garuda.

Kini, Kluivert meninggalkan proyek besar yang belum sempat rampung—sebuah era yang diawali dengan harapan besar, tapi berakhir dengan kekecewaan.

Janji membawa wajah baru Timnas Indonesia pun tak pernah benar-benar ditepati di lapangan.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dunia Ikut Soroti PSSI Pecat Patrick Kluivert, Dibahas Jurnalis Kawakan Negeri Pizza

Dunia Ikut Soroti PSSI Pecat Patrick Kluivert, Dibahas Jurnalis Kawakan Negeri Pizza

Bola | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:16 WIB

Pelatih Timnas Indonesia U-20 Frank van Kempen Nasibnya Lebih Tragis dari Patrick Kluivert, Kenapa?

Pelatih Timnas Indonesia U-20 Frank van Kempen Nasibnya Lebih Tragis dari Patrick Kluivert, Kenapa?

Bola | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:09 WIB

PSSI Putus Hubungan dengan Patrick Kluivert, Pelatih Belanda Ini Akui Berat Melatih di Indonesia

PSSI Putus Hubungan dengan Patrick Kluivert, Pelatih Belanda Ini Akui Berat Melatih di Indonesia

Bola | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:08 WIB

Terkini

Jadi Penyalur Minyakita hingga Gas Melon, KDKMP Diklaim Bikin Irit Rp300 Ribu Tiap Bulan

Jadi Penyalur Minyakita hingga Gas Melon, KDKMP Diklaim Bikin Irit Rp300 Ribu Tiap Bulan

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28 WIB

Jadi Pengingat Darurat Sampah Jakarta, Puluhan Ribu Botol Plastik Berlayar di Danau Sunter

Jadi Pengingat Darurat Sampah Jakarta, Puluhan Ribu Botol Plastik Berlayar di Danau Sunter

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Review The Good Son: Thriller Psikologis yang Siap Mengacaukan Pikiranmu

Review The Good Son: Thriller Psikologis yang Siap Mengacaukan Pikiranmu

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:15 WIB

BPBD Hulu Sungai Selatan Apresiasi Kepedulian Anak Usaha AALI Tangani Karhutla di Lahan Warga

BPBD Hulu Sungai Selatan Apresiasi Kepedulian Anak Usaha AALI Tangani Karhutla di Lahan Warga

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Perbedaan Sunscreen Wardah Kuning, Oranye, dan Biru Sesuai Jenis Kulit

Perbedaan Sunscreen Wardah Kuning, Oranye, dan Biru Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Dari Premanisme ke Politik Kekuasaan: Ormas Jalanan di Era Pasca Reformasi

Dari Premanisme ke Politik Kekuasaan: Ormas Jalanan di Era Pasca Reformasi

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Kejurnas Menembak PPAD 2026: Dedi Iswanto Juara, PPAL 2 Berjaya di Beregu

Kejurnas Menembak PPAD 2026: Dedi Iswanto Juara, PPAL 2 Berjaya di Beregu

Sport | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:50 WIB

5 Tanda Donat Overproof, Adonan Terlalu Mengembang hingga Kempes

5 Tanda Donat Overproof, Adonan Terlalu Mengembang hingga Kempes

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kreasi Warga Cengkareng, Bikin Perahu Unta dengan 3.000 Lebih Sampah Botol Plastik

Kreasi Warga Cengkareng, Bikin Perahu Unta dengan 3.000 Lebih Sampah Botol Plastik

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:39 WIB

KPK Tak Bertaji, Tersangka Korupsi Dana Bencana Tidak Dijerat Pakai Pasal Hukuman Mati

KPK Tak Bertaji, Tersangka Korupsi Dana Bencana Tidak Dijerat Pakai Pasal Hukuman Mati

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:39 WIB

×