- AS Roma punya pertahanan terbaik di Serie A musim ini, hanya kebobolan dua gol.
- Inter Milan tampil buas dengan 17 gol dari enam laga dan lima kemenangan beruntun.
- Gasperini ingin akhiri rekor buruk Roma yang tak pernah menang atas Inter di Olimpico sejak 2016.
Suara.com - Pertarungan seru akan tersaji di Stadio Olimpico, Sabtu (18/10/2025) malam WIB, saat AS Roma menjamu Inter Milan dalam lanjutan Serie A.
Duel ini mempertemukan dua tim papan atas dengan gaya bermain kontras, Roma sebagai tim dengan pertahanan terbaik, dan Inter dengan serangan paling tajam di Italia musim ini.
AS Roma Incar Kemenangan Pertama atas Inter
AS Roma tampil impresif di bawah arahan pelatih anyar Gian Piero Gasperini.
Dari enam laga Serie A musim ini, Giallorossi meraih lima kemenangan dan hanya sekali kalah.
Salah satu kemenangan paling berkesan adalah saat menumbangkan rival sekota, Lazio, di Derby della Capitale.
Pertahanan menjadi kunci sukses Roma sejauh ini.
Mereka baru kebobolan dua gol di liga — terbaik di Serie A dan kiper Mile Svilar telah mencatatkan beberapa clean sheet penting.
Dalam laga terakhir sebelum jeda internasional, Roma menang 2-1 di markas Fiorentina lewat gol Matias Soule dan Bryan Cristante.
Meski begitu, ada satu kutukan yang belum terpecahkan.
Roma belum pernah menang di kandang atas Inter sejak 2016, dengan lima kekalahan dari delapan pertemuan terakhir di Olimpico.
Gasperini pun tentu ingin menghapus rekor buruk tersebut, apalagi Inter-lah yang pernah memberikan kekalahan terbesar sepanjang kariernya, 1-7 saat masih melatih Atalanta pada 2017.
Inter dalam Performa Mengerikan
Di sisi lain, Inter Milan datang ke Roma dengan kepercayaan diri tinggi.
Tim asuhan Cristian Chivu sedang dalam tren luar biasa, mencatat lima kemenangan beruntun di semua kompetisi, termasuk dua kemenangan di Liga Champions.
Inter juga baru saja membantai Cremonese 4-1 dan kini menjadi tim tersubur di Serie A dengan 17 gol dari enam pertandingan.
Menariknya, sembilan pemain berbeda sudah mencatatkan nama di papan skor, bukti betapa berbahayanya lini depan Nerazzurri.
Kapten Lautaro Martinez tetap menjadi andalan utama di lini serang, mencetak empat gol dalam tiga laga terakhir, sementara pemain muda seperti Francesco Pio Esposito dan Ange-Yoan Bonny juga mulai mencuri perhatian.
Namun, Chivu harus berhati-hati dengan pertahanan timnya.
Setengah dari gol yang mereka kebobolan musim ini datang di 15 menit terakhir pertandingan — celah yang bisa dimanfaatkan Roma jika laga berlangsung ketat.
Prediksi Susunan Pemain
AS Roma (3-4-2-1):
Svilar; Celik, Mancini, Ndicka; Wesley, Cristante, Kone, Tsimikas; Soule, Pellegrini; Dovbyk
Inter Milan (3-5-2):
Sommer; Akanji, Acerbi, Bastoni; Dumfries, Barella, Calhanoglu, Mkhitaryan, Dimarco; Bonny, Martinez
Prediksi Skor: AS Roma 1-2 Inter Milan
Kontributor: M.Faqih