Simon Tahamata Peluk 2 Legenda Belanda, Inikah Calon Kuat Pelatih Timnas Indonesia Baru

Pebriansyah Ariefana

Senin, 20 Oktober 2025 | 13:31 WIB
Simon Tahamata Peluk 2 Legenda Belanda, Inikah Calon Kuat Pelatih Timnas Indonesia Baru
Simon Tahamata (Suara.com)
baca 10 detik
  • Simon Tahamata mengunggah 'kode' pelatih baru Timnas Indonesia.

  • Frank de Boer, legenda Eredivisie, menjadi kandidat kuat PSSI.

  • PSSI mencari pelatih baru setelah gagal lolos Piala Dunia 2026.

Suara.com - Sebuah unggahan dari Simon Tahamata, Kepala Pencari Bakat PSSI, pada Senin (20/10) langsung memantik spekulasi pelatih panas terkait Timnas Indonesia yang menyeret nama besar pemenang Eredivisie, Frank de Boer.

Netizen dihebohkan oleh foto kebersamaan Tahamata yang tengah berangkulan akrab bersama Frank de Boer dan Archil Arveladze, menguatkan indikasi adanya negosiasi serius di tubuh PSSI untuk posisi juru taktik Timnas Indonesia usai kegagalan di kualifikasi Piala Dunia 2026.

Meskipun hanya menyematkan tanda hati dan tag nama, postingan Frank de Boer tersebut langsung dianggap sebagai ‘kode’ keras bahwa legenda empat kali juara Eredivisie itu akan segera mengisi kursi panas Timnas Indonesia yang ditinggalkan Patrick Kuivert di bawah naungan PSSI yang mendambakan perbaikan.

Ramainya kolom komentar unggahan PSSI melalui perwakilan Tahamata ini adalah respons dari publik yang merindukan sosok berkualitas tinggi, layaknya Frank de Boer, untuk membawa perubahan signifikan pada Timnas Indonesia, sebuah spekulasi pelatih yang sangat dinantikan.

Kehebohan ini semakin memuncak karena sebelumnya mantan pelatih Belanda lain, Louis van Gaal, juga sempat dikaitkan dengan pengumuman penting pada tanggal yang sama, menambah panas spekulasi pelatih bagi Timnas Indonesia yang sedang dipertaruhkan reputasi PSSI dengan hadirnya Frank de Boer.

Latar belakang dari pusaran spekulasi pelatih ini adalah kursi kepelatihan Timnas Indonesia yang memang tengah kosong setelah PSSI mengambil keputusan tegas untuk mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kuivert.

Kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 menjadi pemicu utama dicopotnya Kuivert, memaksa PSSI bergerak cepat mencari pengganti berkaliber internasional seperti Frank de Boer, yang terkenal dengan filosofi permainan menyerang saat menjuarai Eredivisie beruntun.

Jika nama Frank de Boer benar-benar menjadi pilihan PSSI sebagai arsitek baru, itu bukan keputusan spekulasi pelatih sembarangan karena rekam jejaknya sebagai pemain dan pelatih sangat mumpuni bagi Timnas Indonesia.

Pelatih asal Belanda yang kini berusia 55 tahun ini membawa modal pengalaman yang sangat kaya, menjadikannya kandidat yang ideal bagi PSSI untuk mengangkat kualitas permainan Timnas Indonesia di tengah ketatnya persaingan, terlepas dari spekulasi pelatih yang beredar.

baca juga

Keputusan PSSI untuk mengincar nama sekelas Frank de Boer menunjukkan ambisi besar untuk mengembalikan kejayaan sepak bola nasional, terutama setelah suksesnya ia membawa klub Ajax Amsterdam meraih gelar Eredivisie yang prestisius empat kali, sebuah pertimbangan penting dalam spekulasi pelatih Timnas Indonesia.

Karier bermain Frank de Boer adalah sejarah emas di kancah sepak bola dunia, yang akan menjadi motivasi besar bagi para pemain muda Timnas Indonesia jika PSSI meresmikan spekulasi pelatih ini.

Sosok Frank de Boer dikenal sebagai salah satu legenda terbesar Belanda, sebuah Spekulasi Pelatih yang membawa beban ekspektasi tinggi dari publik sepak bola Timnas Indonesia terhadap kinerja PSSI.

Sebagai pemain, Frank de Boer pernah membela raksasa Eropa, yaitu Ajax Amsterdam, Barcelona, hingga Galatasaray, sebuah portofolio yang jarang dimiliki oleh calon arsitek Timnas Indonesia incaran PSSI dalam setiap spekulasi pelatih.

Kontribusi Frank de Boer di level internasional tidak main-main, dengan catatan 112 penampilan bersama Timnas Belanda antara tahun 1990 hingga 2004, sebuah pengalaman yang sangat berharga untuk disalurkan kepada Timnas Indonesia jika PSSI sukses dalam spekulasi pelatih ini.

Pengalaman internasional Frank de Boer yang mumpuni ini diharapkan dapat menjadi kunci untuk meningkatkan mentalitas bersaing para pemain Timnas Indonesia dalam laga-laga Eredivisie kancah Asia, sebuah target besar PSSI pasca kegagalan di kualifikasi Piala Dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Alex Pastoor, Ini Lima Pelatih Terbaik Pengganti Patrick Kluivert Versi ChatGPT

Tak Ada Alex Pastoor, Ini Lima Pelatih Terbaik Pengganti Patrick Kluivert Versi ChatGPT

Bola | Senin, 20 Oktober 2025 | 13:10 WIB

Thom Haye Temukan Pelipur Lara di Persib Usai Gagal ke Piala Dunia 2026

Thom Haye Temukan Pelipur Lara di Persib Usai Gagal ke Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 20 Oktober 2025 | 13:07 WIB

Gaji Hussein Ammouta Jauh Lebih Murah dari Patrick Kluivert, Bisa Dilirik Timnas Indonesia?

Gaji Hussein Ammouta Jauh Lebih Murah dari Patrick Kluivert, Bisa Dilirik Timnas Indonesia?

Bola | Senin, 20 Oktober 2025 | 13:06 WIB

Terkini

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

×