-
Arsenal mengalahkan Atletico Madrid 4-0 di Liga Champions.
-
Viktor Gyokeres mencetak dua gol untuk Arsenal, mengakhiri paceklik.
-
Kemenangan ini menempatkan Arsenal di posisi ketiga klasemen.
Suara.com - Kekuatan superior dipamerkan Arsenal saat menghajar Atletico Madrid dengan skor telak 4-0 dalam pertandingan fase liga Liga Champions.
Laga yang dihelat di Stadion Emirates, London, pada Rabu dini hari WIB, menjadi saksi bisu dominasi total Meriam London atas klub raksasa dari Liga Spanyol.
Kemenangan mutlak ini memastikan Arsenal bercokol di posisi ketiga klasemen fase liga, dengan koleksi sembilan poin dari tiga pertandingan.
Sebaliknya, hasil memalukan ini membuat perolehan poin Atletico Madrid tertahan dan terperosok ke peringkat ke-18 dengan hanya mengantongi tiga poin.
Selama 90 menit penuh, skuad asuhan Mikel Arteta memegang kendali permainan dan menunjukkan kualitas serangan yang sangat klinis.
Striker andalan, Viktor Gyokeres, kembali menemukan ketajamannya dengan mencetak dua gol penting, setelah sempat mandul dalam enam pertandingan terakhir.
Dua gol kemenangan Arsenal lainnya disumbangkan oleh Gabriel Magalhaes dan winger lincah Gabriel Martinelli, demikian catatan resmi dari UEFA.
Arsenal menunjukkan inisiatif menyerang sejak peluit awal dibunyikan, langsung memberikan ancaman serius ke jantung pertahanan tim tamu.
Atletico Madrid beruntung ketika tendangan keras dari Eberechi Eze berhasil dibendung dan dimentahkan oleh barisan belakang mereka.
Eze kemudian kembali menciptakan kesempatan berbahaya, namun kali ini upaya tembakannya cepat disambar oleh penjaga gawang Atletico, Jan Oblak, yang bergerak maju.
Di awal paruh kedua, Atletico sempat memberikan perlawanan mengejutkan, di mana tembakan Julian Alvarez membentur mistar gawang Arsenal.
Gawang Jan Oblak terus mendapat tekanan hebat, bahkan kiper Slovenia itu harus berjibaku menyelamatkan tembakan akurat dari Viktor Gyokeres.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan di menit ke-57, manakala Gabriel Magalhaes mencatatkan namanya di papan skor.
Gol Magalhaes tercipta setelah ia memanfaatkan bola hasil tendangan bebas terukur yang dilepaskan oleh Declan Rice.
Hanya berselang tujuh menit, kegembiraan publik Emirates kembali membuncah setelah Gabriel Martinelli menggandakan kedudukan.
Martinelli dengan dingin mengkonversi umpan matang yang cerdik dikirimkan oleh Myles Lewis-Skelly di menit ke-64.
Tiga menit kemudian, Arsenal mengubah skor menjadi 3-0 melalui lesakan gol pertama Viktor Gyokeres yang tidak mampu dihentikan oleh Jan Oblak.
"Kami menunjukkan karakter yang luar biasa dan semangat juang yang tinggi. Hasil ini adalah bukti kerja keras tim," kata pelatih Arsenal, Mikel Arteta, merespons performa timnya.
Gyokeres melengkapi malam indahnya dengan gol keduanya di menit ke-70, menyambut umpan lambung dari Gabriel Magalhaes melalui sundulan mematikan.
Statistik menunjukkan dominasi Arsenal, di mana mereka unggul tipis dalam penguasaan bola dengan angka 53 persen.
Total, The Gunners menciptakan 18 peluang ke gawang lawan, dengan delapan di antaranya tercatat tepat sasaran.
Meskipun Atletico Madrid berupaya keras untuk bangkit dan memperkecil ketertinggalan, pertahanan Arsenal tetap kokoh dan disiplin.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor telak 4-0 untuk kemenangan Arsenal tidak berubah.
Kemenangan besar ini memberikan dorongan moral yang signifikan bagi skuad The Gunners dalam persaingan ketat di ajang Liga Champions Eropa.
Pola permainan menyerang dan penguasaan bola yang efektif menjadi kunci keberhasilan Arsenal menghancurkan pertahanan tim tamu.
Keberhasilan Viktor Gyokeres mengakhiri puasa golnya menjadi sinyal positif bagi lini depan Arsenal untuk laga-laga berikutnya.
Laga ini jelas menunjukkan betapa jauhnya perbedaan kualitas dan efektivitas antara kedua tim di Emirates Stadium.