Legenda Andrea Pirlo: Gagal di Inter, Dibuang AC Milan, Jadi Raja di Juventus

Arief Apriadi

Rabu, 29 Oktober 2025 | 13:14 WIB
Legenda Andrea Pirlo: Gagal di Inter, Dibuang AC Milan, Jadi Raja di Juventus
Andrea Pirlo, dari gagal di Inter hingga jadi legenda Juventus. [Dok. IG Andrea Pirlo Offciail]
  • Pirlo sempat gagal bersinar di Inter sebelum menemukan peran sejatinya di Brescia.
  • Kejeniusan taktiknya menjadikannya pusat permainan di AC Milan dan Juventus.
  • Warisannya abadi sebagai simbol elegansi dan kecerdasan dalam sepak bola Italia.

Suara.com - Nama Andrea Pirlo selalu menjadi simbol elegansi di dunia sepak bola. Ia bukan hanya seorang gelandang, tetapi arsitek permainan yang mengubah cara pandang terhadap peran playmaker modern

Dengan gaya bermain yang tenang, umpan akurat, dan visi luar biasa, Pirlo menjelma menjadi ikon sepak bola Italia di dua dekade terakhir.

Perjalanan kariernya dimulai di klub kecil Brescia, tempat ia bermain di posisi menyerang di belakang penyerang utama.

Penampilan gemilangnya membawa Brescia promosi ke Serie A dan menarik perhatian Inter Milan, yang merekrutnya pada akhir 1990-an.

Namun, kesempatan bermain di Inter terbatas, membuat Pirlo harus menjalani masa pinjaman di Reggina dan kembali ke Brescia.

Di sanalah takdirnya berubah. Ketika pelatih Carlo Mazzone memutuskan memindahkannya ke posisi lebih dalam untuk memberi ruang bagi Roberto Baggio, Pirlo menemukan jati dirinya.

Dari situlah lahir sosok regista, gelandang pengatur tempo yang memimpin permainan dari lini belakang, bukan sekadar pelayan serangan.

Kemudian datanglah AC Milan. Di bawah arahan Carlo Ancelotti, Pirlo menjadi metronom yang mengatur irama permainan Rossoneri.

Bersama Gennaro Gattuso dan Clarence Seedorf, ia menjadi bagian dari lini tengah legendaris yang membawa Milan menjuarai Liga Champions 2003 dan Serie A 2004.

Momen puncak dalam kariernya datang di Piala Dunia 2006. Dalam tim Italia yang penuh bintang, Pirlo menjadi otak di balik setiap serangan.

Umpan briliannya ke Fabio Grosso di semifinal melawan Jerman menjadi salah satu momen paling ikonik, sebelum akhirnya Italia menjuarai turnamen tersebut lewat adu penalti melawan Prancis.

Namun, masa keemasannya di Milan berakhir pahit.

Dianggap sudah melewati masa terbaiknya, Pirlo dilepas gratis ke Juventus pada 2011, keputusan yang kini disebut sebagai salah satu kesalahan terbesar Milan.

Di bawah Antonio Conte, Pirlo justru bangkit dan memimpin revolusi Juventus.

Dalam empat musim pertamanya di Turin, ia membantu Bianconeri merebut empat Scudetto beruntun, tiga kali dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Serie A, dan menjadi simbol kebangkitan klub setelah skandal Calciopoli.

Pirlo tetap setia pada gayanya, lamban namun jenius, tenang di tengah tekanan, dan mematikan lewat bola mati.

Saat sepak bola Eropa mulai mengagungkan pressing tinggi, Pirlo membuktikan bahwa kecerdasan bisa mengalahkan kecepatan.

Menjelang akhir karier, ia merantau ke MLS bersama New York City FC, bergabung dengan Frank Lampard dan David Villa.

Meski bermain jauh dari sorotan Eropa, aura elegan dan kharismanya tak pernah luntur.

Bagi banyak penggemar, setiap momen Pirlo, entah itu umpan terukur, tendangan bebas indah, atau penalti Panenka melawan Inggris di Euro 2012 adalah pelajaran tentang seni mengendalikan permainan.

Dari Brescia ke Milan, dari Juventus hingga New York, Andrea Pirlo membuktikan bahwa kejeniusan di lapangan tidak selalu datang dari tenaga, tapi dari pikiran dan sentuhan yang penuh ketenangan.

Sebuah warisan yang membuatnya dikenang selamanya sebagai Sang Arsitek Sepak Bola Italia.

Kontributor: Azka Putra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ademola Lookman Jadi Mimpi Buruk AC Milan, Allegri Bongkar Kesalahan Timnya

Ademola Lookman Jadi Mimpi Buruk AC Milan, Allegri Bongkar Kesalahan Timnya

Bola | Rabu, 29 Oktober 2025 | 13:06 WIB

Dari Kemewahan ke Sel Pengap di Brasil, Nasib Miris Eks Real Madrid Robinho

Dari Kemewahan ke Sel Pengap di Brasil, Nasib Miris Eks Real Madrid Robinho

Bola | Rabu, 29 Oktober 2025 | 12:42 WIB

Atalanta Bikin AC Milan Kewalahan, Ivan Juric: Intensitas Kami Tiga Kali Lipat!

Atalanta Bikin AC Milan Kewalahan, Ivan Juric: Intensitas Kami Tiga Kali Lipat!

Bola | Rabu, 29 Oktober 2025 | 09:57 WIB

Terkini

Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini

Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:57 WIB

'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026

'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:08 WIB

Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?

Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:00 WIB

Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran

Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:46 WIB

Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026

Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:35 WIB

Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil

Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:23 WIB

Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026

Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:14 WIB

Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:00 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat

Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:44 WIB

Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti

Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:21 WIB